Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
Mendadak Polda Riau Tes Urine 3.963 Personel Termasuk Kapolda, Ini Hasilnya
Senin 23 Februari 2026, 14:39 WIB

Mendadak Polda Riau Tes Urine 3.963 Personel Termasuk Kapolda, Ini Hasilnya

PEKANBARU, RIAU MADANI. COM - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan pemeriksaan urine secara mendadak, Senin (23/2/2026) pagi. Cek urine ini diikuti seluruh personel polisi yang ada di Riau. Total personel yang dicek urine sebanyak 3.963 orang. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di kalangan polisi.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan cek urine diikuti seluruh personel hingga para pejabat utama, termasuk Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

"Tidak hanya personel yang dicek urine, tetapi juga seluruh pejabat, termasuk Pak Kapolda Riau," kata Pandra saat diwawancarai wartawan di Mapolda Riau di Pekanbaru, Senin. (23/2/2026) pagi

Terkait hasil cek urine, sebut Pandra, belum semuanya keluar. Namun, hasil cek urine Kapolda Riau dan pada pejabat utama hasilnya negatif narkotika. 

"Belum keluar semua hasilnya. Yang Pak Kapolda dan para PJU (pejabat utama) sudah keluar, hasilnya negatif semua," sebut Pandra.

Kegiatan cek urine ini, tambah Pandra, merupakan komitmen Polda Riau dalam mewujudkan institusi yang bersih dari narkoba.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

"Tidak ada ampun bagi personel Polda Riau yang terbukti, baik itu sebagai pengguna. Pengguna saja kalau terbukti akan dikenai aturan tegas sesuai aturan, apalagi yang terlibat dalam transaksi narkotika," tegas Herry.

Dia menuturkan, sebelum menindak masyarakat, institusi kepolisian harus terlebih dahulu memastikan kondisi internalnya bersih dan terbebas dari narkoba. Pemeriksaan urine ini dikawal ketat oleh Bidang Propam dan tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.

Herry mengingatkan agar personel tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng institusi. Polda Riau tidak akan memberikan toleransi bagi personel yang terlibat.

"Yang terbukti melakukan pelanggaran atau kejahatan, bergabung dengan sindikat kejahatan terutama narkoba, tidak ada ampun. Karena dari awal saya sampaikan 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'," ujarnya. 

KOMPAS

 

 




Editor : Tis
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top