Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
PUASA RAMADHAN 1447H/2026M
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
Rabu 18 Februari 2026, 07:51 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

JAKARTA.RIAU MADANI.COM – Pemerintah memastikan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026 besok lusa.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta dihadiri tim Hisab dan Rukyat, perwakilan ormas Islam, dan para duta besar negara sahabat.

Dalam konferensi pers usai sidang, Nasaruddin menegaskan bahwa secara astronomi posisi hilal belum memenuhi parameter yang disepakati negara-negara Asia Tenggara.

“Secara hisab, data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria hilal MABIMS. Disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

Penetapan awal Ramadan merujuk pada kriteria imkanur rukyat yang disepakati Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Standar tersebut mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Berdasarkan pemantauan di ratusan titik rukyatulhilal di seluruh Indonesia, posisi bulan belum mencapai batas minimal tersebut. Karena itu, bulan Syakban disempurnakan (istikmal) menjadi 30 hari.

Sidang isbat berlangsung dalam tiga tahapan utama:

1. Pemaparan Data Hisab

Tim Hisab dan Rukyat Kemenag menyampaikan hasil perhitungan astronomi posisi hilal mulai pukul 17.00 WIB.

2. Sidang Tertutup

Digelar setelah salat Magrib, membahas hasil hisab dan laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah.

3. Pengumuman Resmi

Menteri Agama menyampaikan keputusan kepada publik melalui konferensi pers.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia akan mulai melaksanakan salat Tarawih pada Rabu malam (18/2/2026), dan ibadah puasa dimulai Kamis (19/2/2026).

Penetapan ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci.

Pemerintah juga mengimbau seluruh umat Islam menjaga ukhuwah dan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan.

Keputusan sidang isbat menjadi rujukan resmi nasional dalam menentukan awal Ramadan, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah menjaga keselarasan antara pendekatan ilmiah (hisab) dan pengamatan langsung (rukyat).

Sumber: detik.com

 

 

 




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top