Sudah 13 Korban Jiwa
Ladang Migas PT. PHR Kembali Memakan Korban Jiwa
Selasa 25 November 2025, 18:20 WIB
Ladang Migas PT. PHR Kembali Memakan Korban Jiwa
DURI. RIAU MADANI. COM - Masih teringiang di telinga publik yang bahwa insiden maut merengrut dua nyawa melayang F.W (2th) F.H (4th) kakak beradik yang terjadi dikolam bekas kegiatan drilling milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada 22 April 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, peristiwa maut yang memilukan tersebut terjadi di lokasi Migas milik PT Pertamina Hulu Rokan tepatnya di kolam mud pit Petani 55, tepatnya di Dusun Mekar Sari Km 24 Jalan Asoka, RT 01 RW 01 Rokan Hilir.
Insiden merenggut nyawa tenaga kerja itu kembali terjadi dunia Rig Berduka, Seorang pekerja dari perusahaan mitra Pertamina Hulu Rokan (PHR) inisial A (43th) dilaporkan meninggal dunia.
Sementara, dua pekerja lainnya mengalami patah tulang pinggang.
Korban tewas diketahui berprofesi sebagai derrickman (tukang derek) operator menara rig dari PT Arthindo Utama (AU).
Peristiwa insiden tersebut dibenarkan oleh Corporate Secretary PT. PHR Eviyanti Rofraida melalui rilisnya kepada sejumlah media online yang bertugas di lingkungan ladang minyak dan Gas di Wilayah Kerja Blok Rokan.
Menurut informasi awal yang dihimpun awak media dilapangan menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban dan dua rekannya tengah bertugas di anjungan pengeboran. Namun, pihak PHR meluruskan dalam rilisnya, bahwa insiden maut tersebut terjadi pada pukul 09.45 WIB.
Sesuai rilis yang diterima oleh sejumlah pemburu berita dari pihak PT. PHR kejadian awal bermula mast (menara) rig AU-17 bengkok dan rebah ke arah catwalk.
Seorang derrickman-2 rig AU-17, inisial A (43th) yang sedang berada di monkey board ikut terbawa oleh menara yang rebah.
Selanjutnya, menara menimpa counterweight mobile crane yang sedang terparkir.
Insiden laka kerja maut terjadi di area kerja PT. PHR lokasi rig AU 17, HO-Duri pada Senin 24- 11-2025 pagi sekitar pukul 09.45 WIB pagi.
Kecelakaan kerja di Blok Rokan juga terjadi pada Jumat, 24-2-2023 yang menimpa tiga pekerja kontraktor perusahaan minyak.
Ketiga pekerja tersebut meninggal dunia diketahui atas nama Hendri (54th) bekerja sebagai PMCOW, Ade (37th) bekerja sebagai Operator Dewatring dan Dedi (44th), bekerja sebagai Operator Evaporator. Ketiga korban meninggal dunia yang terjatuh ke dalam kontainer limbah. PT. PPLI di CMTF Balam Selatan Rohil.
Tidak hanya itu saja, Insiden mengenaskan juga terjadi pada Rabu 18-1-2023) yang menimpa DS (22) karyawan PT Asrindo Citra Seni Satria yang merupakan perusahaan rekanan PT PHR.
Korban mengalami luka berat pada bagian kepala karena tertimpa besi sehingga ia tewas ditempat.
Korban tewas karena tertimpa besi POSV dari Rig 06 yang digunakan pada proses service sumur minyak bumi.
Proses pemakaman korban dilaksanakan pada, Jum’at (20/1/2023) di tanah kelahirannya Sumatera Utara.
Berdasarkan keterangan Kabid Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Rival Lino pada Selasa 24-1-2023 kepada sejumlah media juga menyebutkan, tujuh karyawan mitra kerja tersebut antara lain:
1. SDI, karyawan PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi. Meninggal dunia pada 27 Juli 2022.
2. FDI, karyawan PT PHR. Meninggal pada Sabtu 30 Juli 2022.
3. HTO, karyawan PT Asrindo Citra Seni Satria. Meninggal pada Kamis, 17 November 2022.
4. YDI, karyawan PT Asia Petrocom Service. Meninggal pada Minggu, 20 November 2022.
5. EZN, karyawan PT Andalan Permata Buana. Meninggal pada Minggu, 20 November 2022.
6. SPD, karyawan PT Berkat Karunia Pahala. Meninggal pada Sabtu, 24 Desember 2022.
7. DS, karyawan PT Asrindo Citra Seni Satria. Meninggal pada Rabu, 18 Januari 2023.
Sehingga sejak dikelola oleh PT PHR sejak Juli 2022 hingga Januari 2025 total korban pekerja yang tewas di Blok Rokan sudah mencapai 13 orang.
Timbul pertanyaan, kapan pihak PT. PHR mampu mencegah untuk tidak makan korban nyawa di Wilayah Operasinya? harus berapa banyak lagi nyawa pekerja sebagai korban dalam operasi Ladang Migas dibawah PT. PHR ini?
Sebagai informasi untuk diketahui publik yang bahwa, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ditunjuk oleh pemerintah bertindak sebagai operator tunggal di Blok Rokan, yang memiliki kewajiban untuk bertanggung jawab penuh terhadap pengawasan keselamatan seluruh pekerjaan dan operasional kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
PT. PHR harus bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan tenaga kerja (K3) wajib memastikan standar keselamatan tertinggi diterapkan dalam semua aktivitas operasi dan oleh semua mitra kerja (kontraktor/vendor) untuk mencegah kecelakaan dan insiden, serta menjaga keamanan aset negara. (*Rls*)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan