Wilayah Perbatasan
Plt Sekda Rohil, H Surya Arfan, Kepala BPP, Wazirwan Yunus dan
narasumber dari BPP Riau dan BNPP, saat acara sosialisasi kebijakan
wilayah perbatasan di Hotel Kusuma, Bagansiapiapi, Selasa [1/12/2015]
Plt Sekda : Pusat dan Daerah akan Bangun Infrastruktur Wilayah Perbatasan
Rabu 02 Desember 2015, 07:50 WIB
Plt Sekda Rohil, H Surya Arfan, Kepala BPP, Wazirwan Yunus dan
narasumber dari BPP Riau dan BNPP, saat acara sosialisasi kebijakan
wilayah perbatasan di Hotel Kusuma, Bagansiapiapi, Selasa [1/12/2015]
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani.com - untuk menjaga batas wilayah negara kesatuan Republik Indonsia, Pemerintah pusat dan daerah siap memberikan perhatian dengan membanguan infrastruktur yang diperlukan, khusus wilayah perbatasan.
Hal itu diungkapkan Plt Sekda Rohil, H Suray Arfan, saat membuka acara Sosialisasi Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan wilayah Startegis dan Cepat Tumbuh Dalam Rangka Pembangunan Kawaan Perbatasan, Selasa [1/12/2015], di Hotel Kusuma, Jalan Riau, Bagansiapiapi.
"Perbatasan ini sangat urgent sebagai bentuk kedaulatan negara yang harus dipertahankan. jangan sampai dicomot negara tetangga wilayah kita seperti yang pernah terjadi," kata Sekda.
Untuk itulah, pembangunan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan sebagai bentuk upaya untuk menjaga wilayah perbatasan Rokan Hilir, khususnya dengan kabupatan dan negara-negara tetangga.
Kabupaten Rokan Hilir membentuk Badan Pengelola Perbatasan [BPP] tahun 2014 lalu untuk mempermudah komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk membanguan kawasan perbatasan. "Kita ada 5 lokasi priorotas. Awalnya hanya 3, namun kita kembangkan agar cakupannya lebih luas," kata Sekda.
Adapun 5 Kecamatan itu di antaranya, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Bangko, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pekaitan dan Kecamatan Kubu Babussalam. Setiap wilayah prioritas di Rohil memiliki potensi dan kekayaan alam yang luar biasa. Misalnya di Pasir Limau Kapas dengan Pulau Jemur yang langsung berada di Selat Malaka dan berbatasan dengan negara Jiran Malaysia.
4 Kecamatan lainnya juga sangat potensi untuk hasil ikan yang melimpah dan sampai saat ini masih terus menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat. Sekda berpesan, sosialsiais yang dilakukan bisa diikuti dengan baik, koordinasi antara Pemda dan unsur aparat TNI-AL, Kepolisian, Bea Cukai, Syahbandar, serta Imigrasi, sangat diperlukan, agar wilayah perbatasan tetap utuh dengan koordinasi yang baik.
Sementara itu Kepala BPP Rohil, H Wazirwan unus, mengatakan, sosialisasi ini mengundang unsur vertikal, dengan tujuan untuk menjaga dan membangun wilayah perbatasan Rohil. "Pembangunan tahun ini dari pusat sudah masuk, misalnya kantor Camat di Pasir Limau Kapas akan dibangun, juag sarana lainnya di Pulau Jemur," kata Wazirwan.
Meskipun baru berumur 1 tahun, namun BPP telah melakukan komunikasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Riau dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan [BNPP] untuk pembangunan jangka pendek, menengah dan panjang. "Kita akan bangaun lokasi 5 kecamatan ini secara bertahap, baik dari dana pusat maupun daerah," katanya.[Adv-humas]
Hal itu diungkapkan Plt Sekda Rohil, H Suray Arfan, saat membuka acara Sosialisasi Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan wilayah Startegis dan Cepat Tumbuh Dalam Rangka Pembangunan Kawaan Perbatasan, Selasa [1/12/2015], di Hotel Kusuma, Jalan Riau, Bagansiapiapi.
"Perbatasan ini sangat urgent sebagai bentuk kedaulatan negara yang harus dipertahankan. jangan sampai dicomot negara tetangga wilayah kita seperti yang pernah terjadi," kata Sekda.
Untuk itulah, pembangunan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan sebagai bentuk upaya untuk menjaga wilayah perbatasan Rokan Hilir, khususnya dengan kabupatan dan negara-negara tetangga.
Kabupaten Rokan Hilir membentuk Badan Pengelola Perbatasan [BPP] tahun 2014 lalu untuk mempermudah komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk membanguan kawasan perbatasan. "Kita ada 5 lokasi priorotas. Awalnya hanya 3, namun kita kembangkan agar cakupannya lebih luas," kata Sekda.
Adapun 5 Kecamatan itu di antaranya, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Bangko, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pekaitan dan Kecamatan Kubu Babussalam. Setiap wilayah prioritas di Rohil memiliki potensi dan kekayaan alam yang luar biasa. Misalnya di Pasir Limau Kapas dengan Pulau Jemur yang langsung berada di Selat Malaka dan berbatasan dengan negara Jiran Malaysia.
4 Kecamatan lainnya juga sangat potensi untuk hasil ikan yang melimpah dan sampai saat ini masih terus menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat. Sekda berpesan, sosialsiais yang dilakukan bisa diikuti dengan baik, koordinasi antara Pemda dan unsur aparat TNI-AL, Kepolisian, Bea Cukai, Syahbandar, serta Imigrasi, sangat diperlukan, agar wilayah perbatasan tetap utuh dengan koordinasi yang baik.
Sementara itu Kepala BPP Rohil, H Wazirwan unus, mengatakan, sosialisasi ini mengundang unsur vertikal, dengan tujuan untuk menjaga dan membangun wilayah perbatasan Rohil. "Pembangunan tahun ini dari pusat sudah masuk, misalnya kantor Camat di Pasir Limau Kapas akan dibangun, juag sarana lainnya di Pulau Jemur," kata Wazirwan.
Meskipun baru berumur 1 tahun, namun BPP telah melakukan komunikasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Riau dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan [BNPP] untuk pembangunan jangka pendek, menengah dan panjang. "Kita akan bangaun lokasi 5 kecamatan ini secara bertahap, baik dari dana pusat maupun daerah," katanya.[Adv-humas]
| Editor | : | Ihshaq,y.HR |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham