Gebyar Piala Dunia 2014 Brazil
Poto Para Model Brazil
Piala Dunia Dimata Para Model Brazil
Jumat 13 Juni 2014, 02:52 WIB
Poto Para Model Brazil
BRAZIL. Riaumadani.com - Piala Dunia 2014 yang dimulai hari ini di Brasil, tak hanya menciptakan euforia tersendiri bagi segenap pencinta bola di dunia. Gempita pertandingan bola terbesar di dunia ini nyatanya juga membangkitkan semangat para supermodel dunia kelahiran Brasil, Raquel Zimmermann, Adriana Lima, Alessandra Ambrosio, dan Isabeli Fontana.
Mereka masing-masing mengaku bangga dengan perhelatan Piala Dunia 2014 yang berlangsung di tanah kelahiran mereka. "Kami menyebutnya futebol," kata Lima.
Lima mengatakan, ia percaya sepak bola sudah menjadi DNA dalam diri setiap orang Brasil. "Saya benar-benar percaya DNA sepak bola adalah hadiah pertama yang diterima semua anak di Brasil. Begitu mereka bisa bicara, mereka akan mengatakan, "Here, take the ball," kata Ambrosio.
Sepakat dengan ungkapan rekan sejawatnya, Fontana mengatakan, bagi masyarakat Brasil, sepak bola itu ibarat agama, sekaligus ekspresi cinta dan budaya yang selalu dijunjung tinggi.
Sudah bukan rahasia kalau Brasil punya tim nasional yang sangat hebat. Bahkan hampir satu abad, Brasil sudah lima kali memegang gelar juara dunia. Namun, prestasi pada masa lalu tidak akan terus berlanjut tanpa upaya dan kerja keras para pemain tim nasional.
"Sejarah saja tak cukup untuk bisa menang lagi. Kami bisa menang dengan keajaiban yang disebut ginga. Ginga adalah gambaran bagaimana pemain Brasil menggerakkan kaki mereka. Ini mirip seperti sebuah tarian yang mengalir. Sepak bola adalah balet Brasil," ujar Lima.
Idolakan Neymar
Euforia sepak bola tak hanya terpusat pada permainannya, tetapi juga pada pemain-pemainnya. Salah satu pemain bola yang menarik perhatian mereka berempat adalah Neymar.
Antusiasme seputar Neymar ternyata membuatnya setara dengan laki-laki supermodel di mata perempuan-perempuan cantik ini. "Dia bahkan lebih besar daripada seorang supermodel, karena dia memiliki popularitas yang termashyur," kata Lima.
Mereka masing-masing mengaku bangga dengan perhelatan Piala Dunia 2014 yang berlangsung di tanah kelahiran mereka. "Kami menyebutnya futebol," kata Lima.
Lima mengatakan, ia percaya sepak bola sudah menjadi DNA dalam diri setiap orang Brasil. "Saya benar-benar percaya DNA sepak bola adalah hadiah pertama yang diterima semua anak di Brasil. Begitu mereka bisa bicara, mereka akan mengatakan, "Here, take the ball," kata Ambrosio.
Sepakat dengan ungkapan rekan sejawatnya, Fontana mengatakan, bagi masyarakat Brasil, sepak bola itu ibarat agama, sekaligus ekspresi cinta dan budaya yang selalu dijunjung tinggi.
Sudah bukan rahasia kalau Brasil punya tim nasional yang sangat hebat. Bahkan hampir satu abad, Brasil sudah lima kali memegang gelar juara dunia. Namun, prestasi pada masa lalu tidak akan terus berlanjut tanpa upaya dan kerja keras para pemain tim nasional.
"Sejarah saja tak cukup untuk bisa menang lagi. Kami bisa menang dengan keajaiban yang disebut ginga. Ginga adalah gambaran bagaimana pemain Brasil menggerakkan kaki mereka. Ini mirip seperti sebuah tarian yang mengalir. Sepak bola adalah balet Brasil," ujar Lima.
Idolakan Neymar
Euforia sepak bola tak hanya terpusat pada permainannya, tetapi juga pada pemain-pemainnya. Salah satu pemain bola yang menarik perhatian mereka berempat adalah Neymar.
Antusiasme seputar Neymar ternyata membuatnya setara dengan laki-laki supermodel di mata perempuan-perempuan cantik ini. "Dia bahkan lebih besar daripada seorang supermodel, karena dia memiliki popularitas yang termashyur," kata Lima.
| Editor | : | Sumber : TRn |
| Kategori | : | Hiburan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham