Program Pemanfaatan Hasil Hutan
Lebah Madu
Pemkab Rohil Canangkan Program Pemanfaatan Hasil Hutan Untuk Budidaya Lebah Madu
Rabu 18 November 2015, 06:49 WIB
Lebah Madu
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Selama ini hasil hutan terkesan sangat merusak lingkungan dan alam, agar hal itu tidak berlanjut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui dinas kehutanan (Dishut) telah memprogramkan memanfaatkan hasil hutan untuk membudidayakan lebah madu tanpa merusak alam. Program Cemerlang itu akan dipusatkan dikecamatan Rimba Melintang.
"Kita lihat Rohil memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan budidaya lebah madu, makanya kita memmanfaatkan hasil hutan dlewat program budidaya ini, "kata Kadishut rohil, H Rahmatul Zamri S sOS Melalui Kabid Produksi Dishut rohil, Auzar usai membuka acara pengembangan hasil hutan non kayu alih teknologi budidaya lebah madu, Selasa (17/11/2015) diaula kantor camat Rimba melintang.
"secara nasional kebutuhan madu mencapai 10-15 ribu, sementara produsi saat ini baru mencapai 3-5 ribu, jadi peluang kita untuk memproduksinya masih sangat besar, "kata Auzar. Dikatakan, Dishut melakukan kegiatan ini untuk diberikan pemahaman terkait budidaya lebah madu, karena saat ini masyrakat setempat juga telah banyak memulai budidaya itu secara pribadi, makanya kita berikan pemahaman agar lingkungan tidak rusak, "terangnya.
Dilanjutkan Auzar, Setiap peserta akan mendapatkan kloni lebah yang didatangkan dari Kuok, Kabupaten Kampar. Peserta dibekali pengetahuan budidaya lebah madu dan diberikqn baju serta masker. Tak hanya itu peserta juga diberikan smoker alat untuk panen lebah.
Apabila berhasil budidaya lebah madu ini akan bisa menambah penghasikan bagi masyarakat. Bahkan apabila ditekuni bisa menjadi penghasilan utama bagi masyarakat. "Inilah potensi yang besar yang akan kita garap dengan tetap menjaga kelestarian hutan di rokan hilir, "jelasnya.
Kecamatan Rimba Melintang terangnya sangat memiliki potensi besar, Saat ini masih banyak wilayah hutan yang subur serta didominasi oleh wilayah pertanian. "Kalau petani padi biasanya gigih, makanya sasaran kita adalah para petani yang mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu ini, "Katanya.
Kalau lebahnya menyebar tentu saja bermanfaat untuk Kenaikkan produksi tanaman pertanian. Kecamatan Rimba Melintang tidak terlepas dari tanaman pertanian dan perkebunan menjadi sumber pakan. Budidaya Lebah Madu ini dinilai juga sangat ramah lingkungan dan tidak merusak alam. Semoga dengan kegiatan ini nantinya melahirkan peternak lebah madu yang baik dan tangguh, "harap Auzar.
Untuk Propinsi Riau yang sudah berhasil membudidaya lebah madu baru daerah Kuok, Kabupaten Kampar. Makanya kita bertekad menyamai bahkan lebih berhasil untuk rohil sebagai sentra penghasil Lebah Madu di Riau, "harapnya. (adv/hms)
"Kita lihat Rohil memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan budidaya lebah madu, makanya kita memmanfaatkan hasil hutan dlewat program budidaya ini, "kata Kadishut rohil, H Rahmatul Zamri S sOS Melalui Kabid Produksi Dishut rohil, Auzar usai membuka acara pengembangan hasil hutan non kayu alih teknologi budidaya lebah madu, Selasa (17/11/2015) diaula kantor camat Rimba melintang.
"secara nasional kebutuhan madu mencapai 10-15 ribu, sementara produsi saat ini baru mencapai 3-5 ribu, jadi peluang kita untuk memproduksinya masih sangat besar, "kata Auzar. Dikatakan, Dishut melakukan kegiatan ini untuk diberikan pemahaman terkait budidaya lebah madu, karena saat ini masyrakat setempat juga telah banyak memulai budidaya itu secara pribadi, makanya kita berikan pemahaman agar lingkungan tidak rusak, "terangnya.
Dilanjutkan Auzar, Setiap peserta akan mendapatkan kloni lebah yang didatangkan dari Kuok, Kabupaten Kampar. Peserta dibekali pengetahuan budidaya lebah madu dan diberikqn baju serta masker. Tak hanya itu peserta juga diberikan smoker alat untuk panen lebah.
Apabila berhasil budidaya lebah madu ini akan bisa menambah penghasikan bagi masyarakat. Bahkan apabila ditekuni bisa menjadi penghasilan utama bagi masyarakat. "Inilah potensi yang besar yang akan kita garap dengan tetap menjaga kelestarian hutan di rokan hilir, "jelasnya.
Kecamatan Rimba Melintang terangnya sangat memiliki potensi besar, Saat ini masih banyak wilayah hutan yang subur serta didominasi oleh wilayah pertanian. "Kalau petani padi biasanya gigih, makanya sasaran kita adalah para petani yang mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu ini, "Katanya.
Kalau lebahnya menyebar tentu saja bermanfaat untuk Kenaikkan produksi tanaman pertanian. Kecamatan Rimba Melintang tidak terlepas dari tanaman pertanian dan perkebunan menjadi sumber pakan. Budidaya Lebah Madu ini dinilai juga sangat ramah lingkungan dan tidak merusak alam. Semoga dengan kegiatan ini nantinya melahirkan peternak lebah madu yang baik dan tangguh, "harap Auzar.
Untuk Propinsi Riau yang sudah berhasil membudidaya lebah madu baru daerah Kuok, Kabupaten Kampar. Makanya kita bertekad menyamai bahkan lebih berhasil untuk rohil sebagai sentra penghasil Lebah Madu di Riau, "harapnya. (adv/hms)
| Editor | : | Tis.RO |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham