Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat   ●   
  • Pemprov Riau Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur, Malam Ini!    ●   
  • Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA   ●   
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan   ●   
  • LSP PIP Semarang Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi TKBM Pelabuhan Tanjung Buton Sungai Apit berjalan Lancar   ●   
Aktivitas Masyarakat Terhambat BBM Langka
Ijal Pratama: BBM Pertalite Dipulau Rangsang Menghilang, Susah Didapatkan Seperti Mencari Emas
Rabu 17 April 2024, 09:13 WIB

Aktivitas Masyarakat Terhambat, BBM Pertalite Dipulau Rangsang Menghilang, Susah Didapatkan Seperti Mencari Emas.


RIAUMADANI. COM, SELATPANJANG - Masyarakat Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti mengeluhkan tidak adanya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dijual oleh pengecer disetiap kios dan warung saat ini

Akibat langka nya Pertalite tersebut membuat aktivitas masyarakat terhambat, dimana bahan bakar minyak (BBM) merupakan kebutuhan masyarakat sehari-hari, namun susah didapatkan saat ini karena menghilang bagaikan ditelan Bumi

"Kami sangat susah mencari minyak Pertalite saat ini, di warung-warung dan kios yang biasanya menjual sekarang tidak ada," Ungkap Ijal Pratama mewakili warga pada Selasa (16/04/2024).

"apakah ini masih dalam suasana lebaran sehingga minyak belum bisa dijual," Sebut dia lagi.

Lanjut nya lagi, Yang mengherankan penjualan minyak Pertalite tersebut disetiap APMS di Selatpanjang Kabupaten Meranti berjalan dengan normal dan penjualan minyak di SPBU terus berlanjut dan tidak kosong. Dan para penjual dan pengecer minyak di kecamatan Rangsang Barat dan Pesisir mengambil minyak di APMS Selatpanjang tetapi mengapa minyak bisa tidak ada padahal di APMS penjualan normal," imbuh nya

Anggota PP MPC Kabupaten Kepulauan Meranti itu berharap pemerintah untuk dapat melakukan pengecekan secara langsung dilapangan, tidak hanya dilakukan pengecekan tersebut di wilayah kota Selatpanjang, namun ada kali di berbagai kecamatan seperti di Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Pesisir.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan bahwa minyak Pertalite di Meranti masih aman- aman saja, tapi kenapa masyarakat Pulau Rangsang dan Pesisir menjerit mencari minyak Pertalite tersebut seperti mencari emas," pungkasnya. (Ijl)




Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top