Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Tanamkan Nilai Budaya dan Sejarah Kesultanan Siak Sejak Dini Lewat Belajar Bersama di Museum
Selasa 09 Mei 2023, 10:25 WIB

RIAUMADANI. COM. SIAK - Bupati Siak Alfedri mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak yang telah melaksanakan kegiatan belajar bersama di Museum, Pagelaran Seni dan Pameran Temporer.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Siak Alfedri ditandai dengan membunyikan meriam bambu, sesuai dengan tema permainan tradisional.

"Kegiatan ini sangat penting, karena kita mentransfer nilai-nilai kebudayaan kepada para pelajar. Upaya kemajuan kebudayaan sesuai dengan UU/No 25, Pemerintah Daerah dan juga seluruh masyarakat harus melakukan perlindungan, pelestarian, pemberdayaan dan pemanfaatan kebudayaan",kata Alfedri, saat membuka belajar bersama di Museum, Pagelaran Seni dan Pameran Temporer, di Museum Budaya dan Sejarah Balairung Sri, Senin (8/5/2023).

Alfedri juga meminta agar museum dibuka setiap hari, apa lagi di hari libur, agar masyarakat dan pengunjung datang, bisa melihat museum.

"Saya berharap museum ini buka setiap hari, karena ketika ada masyarakat yang ingin melihat museum, bisa masuk dan melihat budaya dan sejarah yang ada. Selain itu, museum ini dibuat seperti museum berjalan atau keliling seperti yang sampaikan Pak Kadis tadi, jadi kita bisa mengedukasi masyarakat secara langsung, apalagi ketika pelaksanaan Program Bujang Kampung yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat, pasti akan menjadi daya tarik tersendiri,"pintanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Mahadar mengatakan tujuan kegiatan belajar bersama di Museum, Pagelaran Seni, Pameran Temporer dan Museum keliling adalah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap museum.

"Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini, akan meningkatkan jumlah kunjungan kedalam museum yang ada di Kabupaten Siak, juga menjadi sarana edukasi, riset, sosial dan budaya",harap Mahadar.

Pada kegiatan belajar bersama di Museum, diikuti 100 orang perwakilan dari 14 Kecamatan, yang terdiri dari guru, peserta didik dari jenjang Paud, TK, SD dan SMP.

"Nantinya para peserta akan diberikan materi diantaranya belajar tentang museum Balai Rung Sri, belajar tentang Tanjak Siak, belajar mengenai Silsilah Kesultanan Siak, dan masih banyak materi lainnya. Selain itu, juga ada pameran temporer yang dilaksanakan dimulai dari tanggal 8 Mei hingga akhir tahun 2023 dengan tema permainan tradisional, serta menampilkan permainan tradisional dan terbuka untuk umum", jelas Mahadar.
( infotorial).




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top