Bupati Pantau Karhutla dari Udara
Poto int Ilustarsi
Bupati Suyatno bersama Kapolres Rohil Pantau Karhutla dari Udara
Senin 29 Juni 2015, 04:38 WIB
Poto int Ilustarsi
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Bupati Rohil H Suyatno, memantau sejumlah lokasi kebakaran hutan yang terjadi diwilayah Kabupaten Rohil lewat udara menggunakan helikopter, Kamis [25/6/2015].
Dari hasil pemantauan sementara, bupati bersama Kapolres Rohil AKBP Subiantoro dan Kadishut Rohil Rahmatul Zamri, ditemukan beberapa titik api dengan luasan kebakaran mencapai puluhan hektar, diantaranya di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Dilokasi tersebut, ditemukan puluhan hektar areal hutan yang baru saja ditebang, dan berkemungkinan sengaja dibakar lalu merambat kekebun kelapa sawit disekitar.
Kapolres AKBP Subiantoro, menenggarai bahwa kawasan itu sengaja dibakar, dilihat dari adanya lahan yang baru dibuka dan merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.
Bupati Suyatno, berpendapat pelaku karhutla harus ditangkap dan diproses secara hukum dan sangat menyanyangkan kejadian tersebut
Dilokasi kedua yang terpantau, juga terlihat adanya asap yang mengepul seperti di Kecamatan Kubu, namun asap terlihat sudah mulai berkurang. Akan tetapi masih terlihat bekas lahan gambut yang terbakar cukup luas mencapai puluhan hektar yang sudah menghitam.
Selanjutnya, lokasi ketiga terparah terlihat di Dusun Danau Kobra Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako. Dilokasi ini api merambat sangat cepat hingga mencapai puluhan hektar yang terbakar.
Bukan hanya itu, asap mengepul dan mulai meluas, diudara juga terlihat asap mengepul kiriman dari Dumai, kemudian peninjauan berakhir dan kembali ke Bagansiapiapi.
Usai peninjauan Kepala Dinas Kehutanan Rahmatul Zamri mengatakan, hasil peninjauan ditemui beberapa titik api, di Kubu ada tiga titik api dan tergambar kecil. Sedangkan yang paling besar terliihat didaerah Bangko Pusako, ditaksir luasnya mencapai 20 hektar.
Melihat kondisi itu, Rahmatul mengatakan perlu penanganan yang lebih intensif dan membutuhkan butuh banyak personil. Rencanya, pemkab akan melibatkan pihak PT RUJ untuk membantu penangangannya.
"Kita komunikasi dengan perusahaan, terutama PT RUJ, mereka sudah stanbay untuk membantu aparat dilapangan, Pak Camat, Kapolsek, Danramil, berbagai pihak sudah. Cuma mungkin, karena luasnya lokasi dan jumlah titik api tidak tercover," sebutnya.
Lanjutnya, untuk lokasi kekabaran di Teluk Piyai Pesisir diakuinya memang ada kawasan yang baru dibuka lalu merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.[Adv/humas]
Dari hasil pemantauan sementara, bupati bersama Kapolres Rohil AKBP Subiantoro dan Kadishut Rohil Rahmatul Zamri, ditemukan beberapa titik api dengan luasan kebakaran mencapai puluhan hektar, diantaranya di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Dilokasi tersebut, ditemukan puluhan hektar areal hutan yang baru saja ditebang, dan berkemungkinan sengaja dibakar lalu merambat kekebun kelapa sawit disekitar.
Kapolres AKBP Subiantoro, menenggarai bahwa kawasan itu sengaja dibakar, dilihat dari adanya lahan yang baru dibuka dan merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.
Bupati Suyatno, berpendapat pelaku karhutla harus ditangkap dan diproses secara hukum dan sangat menyanyangkan kejadian tersebut
Dilokasi kedua yang terpantau, juga terlihat adanya asap yang mengepul seperti di Kecamatan Kubu, namun asap terlihat sudah mulai berkurang. Akan tetapi masih terlihat bekas lahan gambut yang terbakar cukup luas mencapai puluhan hektar yang sudah menghitam.
Selanjutnya, lokasi ketiga terparah terlihat di Dusun Danau Kobra Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako. Dilokasi ini api merambat sangat cepat hingga mencapai puluhan hektar yang terbakar.
Bukan hanya itu, asap mengepul dan mulai meluas, diudara juga terlihat asap mengepul kiriman dari Dumai, kemudian peninjauan berakhir dan kembali ke Bagansiapiapi.
Usai peninjauan Kepala Dinas Kehutanan Rahmatul Zamri mengatakan, hasil peninjauan ditemui beberapa titik api, di Kubu ada tiga titik api dan tergambar kecil. Sedangkan yang paling besar terliihat didaerah Bangko Pusako, ditaksir luasnya mencapai 20 hektar.
Melihat kondisi itu, Rahmatul mengatakan perlu penanganan yang lebih intensif dan membutuhkan butuh banyak personil. Rencanya, pemkab akan melibatkan pihak PT RUJ untuk membantu penangangannya.
"Kita komunikasi dengan perusahaan, terutama PT RUJ, mereka sudah stanbay untuk membantu aparat dilapangan, Pak Camat, Kapolsek, Danramil, berbagai pihak sudah. Cuma mungkin, karena luasnya lokasi dan jumlah titik api tidak tercover," sebutnya.
Lanjutnya, untuk lokasi kekabaran di Teluk Piyai Pesisir diakuinya memang ada kawasan yang baru dibuka lalu merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.[Adv/humas]
| Editor | : | Ishaq,y. |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan