Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Bupati Pantau Karhutla dari Udara
Bupati Suyatno bersama Kapolres Rohil Pantau Karhutla dari Udara
Senin 29 Juni 2015, 04:38 WIB
Poto int Ilustarsi

BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Bupati Rohil H Suyatno, memantau sejumlah lokasi kebakaran hutan yang terjadi diwilayah Kabupaten Rohil lewat udara menggunakan helikopter, Kamis [25/6/2015].

Dari hasil pemantauan sementara, bupati bersama Kapolres Rohil AKBP Subiantoro dan Kadishut Rohil Rahmatul Zamri, ditemukan beberapa titik api dengan luasan kebakaran mencapai puluhan hektar, diantaranya di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Dilokasi tersebut, ditemukan puluhan hektar areal hutan yang baru saja ditebang, dan berkemungkinan sengaja dibakar lalu merambat kekebun kelapa sawit disekitar.

Kapolres AKBP Subiantoro, menenggarai bahwa kawasan itu sengaja dibakar, dilihat dari adanya lahan yang baru dibuka dan merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.

Bupati Suyatno, berpendapat pelaku karhutla harus ditangkap dan diproses secara hukum dan sangat menyanyangkan kejadian tersebut

Dilokasi kedua yang terpantau, juga terlihat adanya asap yang mengepul seperti di Kecamatan Kubu, namun asap terlihat sudah mulai berkurang. Akan tetapi masih terlihat bekas lahan gambut yang terbakar cukup luas mencapai puluhan hektar yang sudah menghitam.

Selanjutnya, lokasi ketiga terparah terlihat di Dusun Danau Kobra Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako. Dilokasi ini api merambat sangat cepat hingga mencapai puluhan hektar yang terbakar.

Bukan hanya itu, asap mengepul dan mulai meluas, diudara juga terlihat asap mengepul kiriman dari Dumai, kemudian peninjauan berakhir dan kembali ke Bagansiapiapi.

Usai peninjauan Kepala Dinas Kehutanan Rahmatul Zamri mengatakan, hasil peninjauan ditemui beberapa titik api, di Kubu ada tiga titik api dan tergambar kecil. Sedangkan yang paling besar terliihat didaerah Bangko Pusako, ditaksir luasnya mencapai 20 hektar.

Melihat kondisi itu, Rahmatul mengatakan perlu penanganan yang lebih intensif dan membutuhkan butuh banyak personil. Rencanya, pemkab akan melibatkan pihak PT RUJ untuk membantu penangangannya.

"Kita komunikasi dengan perusahaan, terutama PT RUJ, mereka sudah stanbay untuk membantu aparat dilapangan, Pak Camat, Kapolsek, Danramil, berbagai pihak sudah. Cuma mungkin, karena luasnya lokasi dan jumlah titik api tidak tercover," sebutnya.

Lanjutnya, untuk lokasi kekabaran di Teluk Piyai Pesisir diakuinya memang ada kawasan yang baru dibuka lalu merambat kekebun kelapa sawit sekitarnya.[Adv/humas]




Editor : Ishaq,y.
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top