SMPN 1 Kelas Jauh Desa Pring Jaya
Bangunan SMPN I Pring Jaya Rakit kulim
SMPN 1 Kelas Jauh Desa Pring Jaya Butuh Perhatian Dari Pemkab Inhu
Senin 29 Juni 2015, 03:46 WIB
Bangunan SMPN I Pring Jaya Rakit kulim
RAKIT KULIM.INHU, Riaumadani.com - Sejak berdirinya SMP Negeri I Kelas Jauh di Desa Pring Jaya lebih kurang 2 tahun yang lalu itu, sampai kini bentuk bangunannya hanya terdapat 3 lokal saja, sementara jumlah murid yang tertampung sampai dengan saat ini 91 orang. Hal ini artinya dalam satu lokal terdapat 30 siswa/wi.
Dengan belum adanya tambahan pembangunan untuk SMP tersebut, untuk saat ini para guru dan Kepala Sekolah terpaksa duduk diluar teras karena belum ada ruangan untuk kantor.
Melihat kondisi seperti ini seyogyanya pemerintah melalui dinas terkait harus cepat tanggap mengambil tindakan agar segera dilakukan usulan dan upaya pembangunan untuk gedung sekolah tersebut agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik.
Disamping itu penambahan ruang belajar untuk siswa/wi harus diupayakan secepatnya, mengingat dalam satu ruangan belajar tersebut terdapat 30 murid, sehingga guru agak kesulitan untuk mengontrol anak-anak didiknya. Demikian hal ini dikatakan oleh Suwarno, Ketua Komite SMPN 1 Pring Jaya, Sabtu[27/6/2015].
Disebutkannya, selain itu, akses para siswa/wi menuju sekolah juga sangat memprihatinkan hal ini diperparah bila hujan turun, maka kondisi jalan menuju sekolah menjadi berlumpur karena kondisi jalan dan halaman sekolah masih berupa tanah liat yang sangat lengket bila terkena air hujan,"sebutnya.
Disamping itu, keluh Warno, halaman sekolah belum mempunyai pagar sehingga dimalam hari banyak binatang ternak maupun binatang liar yang tidur atau bermain di halaman dan teras sekolah, sehingga menimbulkan bau kotoran binatang,"keluhnya.
Dipaparkannya, bahwa disekitar sekolah masih banyak hewan liar karena lokasi terletak diantara kebun kelapa sawit milik masyarakat dan masih bersebelahan dengan hutan atau semak belukar.
Namun walaupun demikian, semangat para guru untuk terus melaksanakan tugas belajar mengajar tidak patah semangat, hal inilah yang menjad motivasi bagi anak-anak didik untuk terus semangat mengikuti mata pelajaran di sekolah.
Begitu mulia jasa para guru-guru di SMPN 1 Pring Jaya, mereka memberikan ilmu pada anak-anak kami dengan setulus hati dan tetap semangat, walau kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Dan terlebih yang sangat membanggakan kami para wali murid adalah, prestasi guru-guru SMPN 1 Pring Jaya yang mampu mencetak kelulusan siswa/wi sebanyak 100 %. Hal inilah yang membuat kami semakin terharu terhadap kerja keras guru-guru dan kemauan belajar anak-anak kami,"paparnya.
Dirinya berharap, "Selama ini walaupun kami hidup di pedesaan yang jauh dari ibu kota, namun kami sangat berharap, melalui semagat para guru, siswa/wi, dan para komite yang tidak pernah surut. Para guru-guru yang dimotori Kepala Sekolah di harapkan untuk terus berupaya melakukan perubahan-perubahan demi mendongkrak perkembangan para murid. Tentunya hal ini bertujuan agar lulusan SMPN 1 Pring Jaya bermental tangguh dan mampu menerima pelajaran lebih baik lagi agar kelak setelah lulus mampu bersaing di tingkat SMA, dan akademisi, serta memiliki daya guna ditengah-tengah masyarakat,"harapnya.
Saya akui, memang masih banyak lagi yang perlu dibenahi di SMPN 1 Pring Jaya ini, untuk itu kami sangat mohon bantuan dari pemerintah terkait , agar dapat menyalurkan dana pembangunan untuk gedung sekolah SMPN 1 dambaan masyarakat Desa Pring Jaya yang sangat kami cintai ini, "aku, Suwarno.**
Dengan belum adanya tambahan pembangunan untuk SMP tersebut, untuk saat ini para guru dan Kepala Sekolah terpaksa duduk diluar teras karena belum ada ruangan untuk kantor.
Melihat kondisi seperti ini seyogyanya pemerintah melalui dinas terkait harus cepat tanggap mengambil tindakan agar segera dilakukan usulan dan upaya pembangunan untuk gedung sekolah tersebut agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik.
Disamping itu penambahan ruang belajar untuk siswa/wi harus diupayakan secepatnya, mengingat dalam satu ruangan belajar tersebut terdapat 30 murid, sehingga guru agak kesulitan untuk mengontrol anak-anak didiknya. Demikian hal ini dikatakan oleh Suwarno, Ketua Komite SMPN 1 Pring Jaya, Sabtu[27/6/2015].
Disebutkannya, selain itu, akses para siswa/wi menuju sekolah juga sangat memprihatinkan hal ini diperparah bila hujan turun, maka kondisi jalan menuju sekolah menjadi berlumpur karena kondisi jalan dan halaman sekolah masih berupa tanah liat yang sangat lengket bila terkena air hujan,"sebutnya.
Disamping itu, keluh Warno, halaman sekolah belum mempunyai pagar sehingga dimalam hari banyak binatang ternak maupun binatang liar yang tidur atau bermain di halaman dan teras sekolah, sehingga menimbulkan bau kotoran binatang,"keluhnya.
Dipaparkannya, bahwa disekitar sekolah masih banyak hewan liar karena lokasi terletak diantara kebun kelapa sawit milik masyarakat dan masih bersebelahan dengan hutan atau semak belukar.
Namun walaupun demikian, semangat para guru untuk terus melaksanakan tugas belajar mengajar tidak patah semangat, hal inilah yang menjad motivasi bagi anak-anak didik untuk terus semangat mengikuti mata pelajaran di sekolah.
Begitu mulia jasa para guru-guru di SMPN 1 Pring Jaya, mereka memberikan ilmu pada anak-anak kami dengan setulus hati dan tetap semangat, walau kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Dan terlebih yang sangat membanggakan kami para wali murid adalah, prestasi guru-guru SMPN 1 Pring Jaya yang mampu mencetak kelulusan siswa/wi sebanyak 100 %. Hal inilah yang membuat kami semakin terharu terhadap kerja keras guru-guru dan kemauan belajar anak-anak kami,"paparnya.
Dirinya berharap, "Selama ini walaupun kami hidup di pedesaan yang jauh dari ibu kota, namun kami sangat berharap, melalui semagat para guru, siswa/wi, dan para komite yang tidak pernah surut. Para guru-guru yang dimotori Kepala Sekolah di harapkan untuk terus berupaya melakukan perubahan-perubahan demi mendongkrak perkembangan para murid. Tentunya hal ini bertujuan agar lulusan SMPN 1 Pring Jaya bermental tangguh dan mampu menerima pelajaran lebih baik lagi agar kelak setelah lulus mampu bersaing di tingkat SMA, dan akademisi, serta memiliki daya guna ditengah-tengah masyarakat,"harapnya.
Saya akui, memang masih banyak lagi yang perlu dibenahi di SMPN 1 Pring Jaya ini, untuk itu kami sangat mohon bantuan dari pemerintah terkait , agar dapat menyalurkan dana pembangunan untuk gedung sekolah SMPN 1 dambaan masyarakat Desa Pring Jaya yang sangat kami cintai ini, "aku, Suwarno.**
| Editor | : | Laporan Darma Budi Saragih |
| Kategori | : | Inhu |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan