Korupsi Pengadaan Perlengkapan Popnas Riau
Poto int Ilustrasi
Kejari Pekanbaru Kantongi Nama Tersangka Korupsi Popnas Riau
Jumat 19 Juni 2015, 08:29 WIB
Poto int Ilustrasi
PEKANBARU. Riaumadani. com - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru mengaku telah mengantongi nama tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan alat olahraga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional Provinsi Riau Tahun 2011.
"Dari hasil penyidikan yang dilakukan, sudah dikantongi nama tersangka yang diduga bertanggungjawab dalam penyim-pangan kegiatan tersebut," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pekanbaru, Kamis [18/6/2015].
Lebih lanjut, Abdul Farid mengatakan kalau saat ini pihaknya baru mengantongi satu nama. "Kemungkinan akan bertambah. Tergantung hasil pengembangan penyidikan," lanjut Abdul Farid.
Meski begitu, Abdul Farid belum mau mengungkapkan siapa nama tersangka tersebut.
Kita tunggu saja. Dalam waktu dekat akan diumumkan," lanjut Abdul Farid.
Sejak perkara ini ditingkatkan ke tahap penyidikan, Penyidik Pidana Khusus Kejari Pekanbaru sudah memeriksa sepuluh orang saksi. "Dari kontraktor pelaksana dan pihak Dispora Riau," tukas Abdul Farid.
Ke depan, sebut Abdul Farid, pihaknya masih menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya, termasuk mantan Kadispora Riau Lukman Abbas, yang saat ini menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.
"Kita akan ke LP Suka-miskin. Karena kalau dibawa ke Pekanbaru, besar resikonya. Untuk pengamanannya, biayanya juga besar. Anggarannya dari mana," pungkas Abdul Farid.
Sementara untuk Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Yusmedi, belum juga dilakukan pemeriksaan.
"Untuk PPTK nya belum diperiksa," tambah Jaksa Penyidik Ivan Yoko Wibowo,
Untuk diketahui, dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini bermula dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Riau yang menemukan adanya kejanggalan dalam perhelatan Popnas tahun 2011 tersebut. Dalam event tersebut Dispora Riau mengadakan lelang pengadaan peralatan atau alat olahraga dengan nilai kontrak Rp21 miliar.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan penyimpangan yang ditemukan BPK Perwakilan Riau tersebut sebesar Rp551 juta.**
"Dari hasil penyidikan yang dilakukan, sudah dikantongi nama tersangka yang diduga bertanggungjawab dalam penyim-pangan kegiatan tersebut," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pekanbaru, Kamis [18/6/2015].
Lebih lanjut, Abdul Farid mengatakan kalau saat ini pihaknya baru mengantongi satu nama. "Kemungkinan akan bertambah. Tergantung hasil pengembangan penyidikan," lanjut Abdul Farid.
Meski begitu, Abdul Farid belum mau mengungkapkan siapa nama tersangka tersebut.
Kita tunggu saja. Dalam waktu dekat akan diumumkan," lanjut Abdul Farid.
Sejak perkara ini ditingkatkan ke tahap penyidikan, Penyidik Pidana Khusus Kejari Pekanbaru sudah memeriksa sepuluh orang saksi. "Dari kontraktor pelaksana dan pihak Dispora Riau," tukas Abdul Farid.
Ke depan, sebut Abdul Farid, pihaknya masih menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya, termasuk mantan Kadispora Riau Lukman Abbas, yang saat ini menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.
"Kita akan ke LP Suka-miskin. Karena kalau dibawa ke Pekanbaru, besar resikonya. Untuk pengamanannya, biayanya juga besar. Anggarannya dari mana," pungkas Abdul Farid.
Sementara untuk Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Yusmedi, belum juga dilakukan pemeriksaan.
"Untuk PPTK nya belum diperiksa," tambah Jaksa Penyidik Ivan Yoko Wibowo,
Untuk diketahui, dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini bermula dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Riau yang menemukan adanya kejanggalan dalam perhelatan Popnas tahun 2011 tersebut. Dalam event tersebut Dispora Riau mengadakan lelang pengadaan peralatan atau alat olahraga dengan nilai kontrak Rp21 miliar.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan penyimpangan yang ditemukan BPK Perwakilan Riau tersebut sebesar Rp551 juta.**
| Editor | : | TIM.HR |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau