Pembangunan Jembatan Siak IV
Jembatan Siak IV Pekanbaru
Pembangunan Jembatan Siak IV Terancam Gagal
Sabtu 13 Juni 2015, 02:57 WIB
Jembatan Siak IV Pekanbaru
PEKANBARU.Riaumadani. com - Pembangunan Jembatan Siak IV, terancam batal dilanjutkan. Pasalnya, sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan, pembangunan jembatan tersebut bukanlah kewenangan Pemprov Riau, melainkan pemerintah pusat. Sebab, Jalan Sudirman Pekanbaru yang dilalui menuju jembatan tersebut merupakan jalan nasional.
Namun demikian, Dinas Bina Marga Riau memastikan tetap akan menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan itu. Pasalnya, sejauh ini pemerintah pusat tidak mempermasalahkan kebijakan Pemprov Riau saat memutuskan untuk membangun jembatan itu dengan menggunakan dana dari APBD Riau.
Hal itu terungkap dalam dalam hearing antara Komisi D DPRD Riau bersama Dinas Bina Marga Provinsi Riau.
Menyikapi kondisi itu, Komisi D DPRD Riau, Zukri, mengatakan, jika Pemprov Riau tetap ingin melanjutkan pembangunan jembatan itu dengan APBD Riau, sebaiknya harus melalui persetujuan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK] RI. Tidak hanya itu, rencana melanjutkan pembangunan jembatan itu sebaiknya diawali dengan pembahasan bersama antara Bappeda, Dinas Bina Marga, Komisi D DPRD Riau dan pihak BPK.
"Kita kan perlu kepastian dari BPK, apakah pembangunan jembatan ini menjadi kewenangan kita atau tidak. Perlu kepastiannya, untuk itulah pertemukan kita dengan BPK," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Komisi D, Asri Auzar. Dikatakan, Pemprov Riau telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian [WTP] terkait pengelolaan keuangan tahun 2014. Namun ia mengingatkan, BPK juga menemukan dugaan penyalahgunaan wewenang, salah satunya ada di Dinas Bina Marga.
"Ada sebanyak Rp390 miliar di Dinas Bina Marga, yang bukan wewenang Pemprov. Tapi ini kan untuk rakyat, jembatan ini sudah dibangun, tinggal melanjutkan. Jadi kita coba lagi bertemu dengan BPK agar bisa melanjutkannya," sarannya.
Jalan Terus
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Syafril Tamun, menjelaskan bahwa pihaknya tetap akan memasukkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan jembatan Siak IV. Dari estimasi sisa pembangunan, diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp150 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp100 miliar untuk penyambungan jembatan dan Rp50 miliar untuk insfrastruktur jalan.
"Tetap kita masukkan di APBD Perubahan 2015 hanya Rp100 miliar, tapi itu hanya untuk jembatan saja di luar insfastruktur jalan. Selanjutnya di tahun 2016 baru kita masukkan untuk jalan," kata Syafril Tamun.
Dijelaskan Syafril Tamun, untuk pengerjaan penyambungan jembatan tersebut dari keterangan tim ahli akan memakan waktu selama enam bulan. Jika dikerjakan pada tahun ini, maka tidak akan selesai. Untuk itu proses pengerjaan dengan menggunakan multiyears.
"Jadi kalau tidak selesai tahun ini dilanjutkan ke tahun berikutnya. Kita menargetkan selesai di akhir tahun 2016," ungkapnya.
Untuk diketahui, kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV terhenti sejak tahun 2013 lalu. Kondisi tersebut dikarenakan kurangnya anggaran pembangunan sebesar Rp86 miliar. Namun setelah dimasukkan di APBD 2014, Gubernur Riau ketika itu, Annas Maamun, meminta hasil pengerjaan jembatan itu diaudit terlebih dahulu sebelum dilanjutkan kembali. **
| Editor | : | TAM.HR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan