Jumat, 30 September 2022

Breaking News

  • BPD Meskom Beri Apresiasi Kinerja Aparat Pemerintahan Desa   ●   
  • Bupati Kasmarni Hadiri Langsung Acara Pengarahan Presiden Joko widodo di Jakarta Convention Center   ●   
  • Polda Riau Musnahkan 243 Kg Sabu dan 405.527 Butir Ekstasi BB Hasil Kejahatan Narkoba   ●   
  • Rakor Forum TJSP Rohul Menyelaraskan dan Tepat Sasaran Dengan Program Pembangunan Pemkab Rohul   ●   
  • Kejari Kampar Musnahkan Barang Bukti dari 109 Perkara   ●   
Kasus Pembunuhan Brigadir J
Permohonan Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Polri
Senin 19 September 2022, 17:24 WIB

JAKARTA - Permohonan banding yang diajukan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tanggal 26 Agustus 2022 terkait pemecatan dirinya dari Polri ditolak oleh Mabes Polri.

Sidang banding digelar hari ini yang dipimpin oleh Irwasum sekaligus ketua Timsus Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi 4 orang jenderal bintang 2 dalam membahas memori banding Ferdy Sambo.

"Menolak permohonan banding pemohon banding. Menguatkan putusan sidang Kode etik Polri nomor NIP/74/VIII/2022 tanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Irjen Pol Ferdy Sambo NRP 73020260 jabatan Pati Yanma Polri," kata Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto, Senin (19/9/2022).

Berdasarkan putusan sidang kode etik Polri nomor NIP/74/VIII/2022 tanggal 26 Agustus 2022, sebelumnya, Polri memutuskan memecat Irjen Ferdy Sambo dari institusi Polri.

Pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Sambo diputuskan melalui hasil sidang KKEP, ketika itu. Atas putusan itu, Sambo kemudian mengajukan banding.
Dalam sidang KKEP pada 26 Agustus 2022 ketika itu, terdapat 15 saksi yang dihadirkan.
Mereka yang telah diperiksa di antaranya tiga tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yakni Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan asisten rumah tangga Kuat Maruf.

Selain itu, Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali, AKBP Arif Rahman, Kombes Agus Nurpatria, dan Kombes Susanto, AKBP Ridwan Soplanit, dan AKBP Arif Rahman.

Kemudian AKBP Arif Cahya, Kompol Chuk Putranto, AKP Rifaizal Samual, Brigjen Hari Nugroho dan Kombes Murbani Budi Pitono.

Sementara, pada sidang Banding hari ini, Polri kembali menegaskan pemecatan Sambo. Berdasarkan Pasal 80 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri, Polri menolak permohonan banding berupa menguatkan atau memberatkan Putusan Sidang KKEP.

Dengan adanya putusan ini, Ferdy Sambo akan secara resmi dipecat dari Polri. AsSDM Kapolri punya waktu 5 hari untuk mengurus administrasi pemecatan Ferdy Sambo.
Sumber: CNN Indonesia




Editor : TIS
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top