Pulau Jemur
Kadis Cikatarusudair Dwi Agus Sumarno dan rombongan saat melakukan kunjungan ke Pulau Jemur, Sabtu (9/5).
Kadis Cikatarusudair Provinsi Riau Tinjau Pulau Jemur
Selasa 12 Mei 2015, 00:27 WIB
Kadis Cikatarusudair Dwi Agus Sumarno dan rombongan saat melakukan kunjungan ke Pulau Jemur, Sabtu (9/5).
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Sumberdaya Air [Cikatarusudair] Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Pulau Jemur, Sabtu [9/5/2015]. Kujungan dilakukan bersama dengan unsur Pemda Rohil.
Kepala Dinas Cikatarusudair Riau, Dwi Agus Sumarno menyebutkan, kunjungan dilakukan guna mengantisipasi serta menjaga terjadinya klaim dari pihak-pihak lain, apalagi saat ini Pemerintah sedang mengkaji dan untuk melakukan pembangunan.
Adapun beberapa pulau yang dikunjunginya adalah Pulau Jemur, Pulau Tokong Mas, Pulau Batu mandi dan Pulau Sarang Elang.
"Kita sedang mengakaji, karena kalau cocok akan bangun kawasan ekonomi pariwisata dan pengemba-ngan kawasan keamanan di wilayah pulau terluar ini," ujar Dwi Agus.
Lanjutnya, adapun beberapa hal yang akan dibangun seperti pos polisi, perumahan rakyat nelayan, sarana air bersih dengan menggunakan sistem embung (tempat resapan air) dengan membangun waduk permanen. Untuk hal ini, Pemprov menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar.
Selain itu juga diren-canakan pembangunan sarana penerangan listrik, sarana komunikasi, tempat pendaratan ikan, pabrik ice, tempat ibadah dan keramba terapung. Itu rencanakan untuk masyarakat bisa bertahan tinggal di Pulau Jemur.
"Saat ini kita tinjau dulu, setelah kita mendapatkan data-data yang kita butuhkan. Kita akan bekerja sama dengan stake holder lainnya, seperti Dinas Perikanan, Dinas Pengelola Tapal Batas akan membuat skenario bersama dan akan kita ajukan ke Pemerintah Pusat, lewat Bappenas, kira-kira untuk kawasan strategi apa nanti-nya," terangnya.
Harapnnya, ke depannya Pulau Jemur harus menjadi kawasan pengembangan okonomi yang harus dipertahan-kan, karena Pulau Jemur termasuk kawasan paling terluar di wilayah Provinsi Riau, selain Pulau Rangsang dan Pulau Rupat.
Disebutkan Dwi, untuk ta-hap pertama Dinas Cikatarusudair akan membuat masterplan, setelah itu baru akan menentukan kawasan strategis dan menentukan kawasan kemudian membuat Detail Engenering Design [DED].
"Walaupun dana itu dari kita sendiri, namun kita akan mengundang instansi terkait dari Dirjen Kementerian pusat dan mengundang Majelis Musyawarah Daerah, terdiri dari DPD dan DPR RI sekitar sembilan orang dari dapilnya masing masing," jelas Dwi.
Tambahnya, yang sembilan orang inilah nantinya yang akan membawa aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah ke kementrian pusat, guna menyampaikan apa yang sudah direncanakan. "Kalau memang cocok untuk daerah pariwisata, akan undang investor, kalau untuk pengembangan sektor perikanan, bekerja sama dengan Dirjen perikanan pusat, kalau untuk pengamanan pertahanan ne-gara, bangun pangkalan TNI-AL dan TNI-AD di sini," pungkasnya. [adv/humas]
Kepala Dinas Cikatarusudair Riau, Dwi Agus Sumarno menyebutkan, kunjungan dilakukan guna mengantisipasi serta menjaga terjadinya klaim dari pihak-pihak lain, apalagi saat ini Pemerintah sedang mengkaji dan untuk melakukan pembangunan.
Adapun beberapa pulau yang dikunjunginya adalah Pulau Jemur, Pulau Tokong Mas, Pulau Batu mandi dan Pulau Sarang Elang.
"Kita sedang mengakaji, karena kalau cocok akan bangun kawasan ekonomi pariwisata dan pengemba-ngan kawasan keamanan di wilayah pulau terluar ini," ujar Dwi Agus.
Lanjutnya, adapun beberapa hal yang akan dibangun seperti pos polisi, perumahan rakyat nelayan, sarana air bersih dengan menggunakan sistem embung (tempat resapan air) dengan membangun waduk permanen. Untuk hal ini, Pemprov menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar.
Selain itu juga diren-canakan pembangunan sarana penerangan listrik, sarana komunikasi, tempat pendaratan ikan, pabrik ice, tempat ibadah dan keramba terapung. Itu rencanakan untuk masyarakat bisa bertahan tinggal di Pulau Jemur.
"Saat ini kita tinjau dulu, setelah kita mendapatkan data-data yang kita butuhkan. Kita akan bekerja sama dengan stake holder lainnya, seperti Dinas Perikanan, Dinas Pengelola Tapal Batas akan membuat skenario bersama dan akan kita ajukan ke Pemerintah Pusat, lewat Bappenas, kira-kira untuk kawasan strategi apa nanti-nya," terangnya.
Harapnnya, ke depannya Pulau Jemur harus menjadi kawasan pengembangan okonomi yang harus dipertahan-kan, karena Pulau Jemur termasuk kawasan paling terluar di wilayah Provinsi Riau, selain Pulau Rangsang dan Pulau Rupat.
Disebutkan Dwi, untuk ta-hap pertama Dinas Cikatarusudair akan membuat masterplan, setelah itu baru akan menentukan kawasan strategis dan menentukan kawasan kemudian membuat Detail Engenering Design [DED].
"Walaupun dana itu dari kita sendiri, namun kita akan mengundang instansi terkait dari Dirjen Kementerian pusat dan mengundang Majelis Musyawarah Daerah, terdiri dari DPD dan DPR RI sekitar sembilan orang dari dapilnya masing masing," jelas Dwi.
Tambahnya, yang sembilan orang inilah nantinya yang akan membawa aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah ke kementrian pusat, guna menyampaikan apa yang sudah direncanakan. "Kalau memang cocok untuk daerah pariwisata, akan undang investor, kalau untuk pengembangan sektor perikanan, bekerja sama dengan Dirjen perikanan pusat, kalau untuk pengamanan pertahanan ne-gara, bangun pangkalan TNI-AL dan TNI-AD di sini," pungkasnya. [adv/humas]
| Editor | : | Ishaq.y-HR |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham