Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Lantik Persatuan Wanita Kristen Indonesia,
Bupati Kasmarni: Pemda Berupaya Bangun Hubungan Konstruktif dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Kamis 09 Juni 2022, 15:18 WIB

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Toharuddin, melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) masa bakti 2022-2027 Rabu, 8 Juni di Kecamatan Mandau.

Dalam sambutannya yang dibacakan Toharudin, Bupati Kasmarni menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis berupaya membangun hubungan Konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat.

"Termasuk dengan DPC Persatuan Wanita Kristiani, dengan harapan, akan adanya sebuah respon positif dan konstruktif yang berlandaskan keinginan membangun harmonisasi, kebersamaan, kesatuan dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera," pungkasnya.

Oleh karenanya, khusus kepada Persatuan Wanita Kristen Indonesia cabang Bengkalis, Kasmarni sangat mengharapkan peran dan bantuan untuk berkonstribusi dan berpartisipasi secara aktif dan nyata, dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi saat ini.

"Mari kita berjalan seiring langkah, tegak sama tinggi duduk sama rendah, guna mempercepat keberhasilan pembangunan dan visi Kabupaten," ajak Kasmarni.

Bupati Kasmarni meyakini eksistensi DPC PWKI merupakan salah satu modal sosial dalam membangun Kabupaten Bengkalis yang lebih maju dan berkembang ke depannya, hal ini dikarenakan modal sosial merupakan norma informal yang memiliki kemampuan untuk mendorong kerjasama dan saling percaya antar masyarakat.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan itu juga mengungkapkan Pemda Bengkalis sangat terbuka untuk menerima masukan dalam konteks membangun masyarakat Kabupaten Bengkalis yang lebih baik dari PWKI. #DISKOMINFOTIK . Infotorial.




Editor :
Kategori : Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top