Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Ratusan Anggota PWI Riau Tolak Ikuti Prosesi Komperprov PWI Riau   ●   
  • *HARGA TBS ANJLOK, SETDA INHU UNDANG PETANI DAN APKASINDO*   ●   
  • Ketua LAK Yusri Apresiasi Program Restorative Justice yang Dilaksanakan Kejaksaan   ●   
  • Sidang Gugatan Dt. Syahril Abubakar Vs Dt. Marjohan Ditunda Dua Pekan Dikarenakan Tergugat Tak Hadir   ●   
  • *AKIBAT TIDAK BAYAR PINJAMAN, OPUNG BOLON ANIAYA SARIMA Br OPUSONGGU*   ●   
Hari Kearsipan Nasional
Riau Tuan Rumah Hari Kearsipan Nasional, Gubri Harap Bisa menjadi Pemulihan Ekonomi
Selasa 17 Mei 2022, 06:12 WIB
Drs. H. Syamsuar. M. Si Gubernur Riau

PEKANBARU - Dengan terpilihnya Riau sebagai Tuan Rumah Hari Kearsipan Nasional tahun ini, Gubernur Riau  Syamsuar berharap kegiatan tersebut bisa menjadi pemulihan ekonomi masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19.
 
“Kami senang daerah Riau di berikan kepercayaan menjadi tuan rumah, bagaimana pun sekarang semuanya ingin melakukan pemulihan ekonomi masyarakat di setiap daerah. Hal ini pun sesuai dengan program kami yang berkaitan menggerakkan pemulihan UMKM,” ujar Gubri Syamsuar dihadapan peserta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Gedung Balai Serindit Pekanbaru, Senin malam (16/05).
 
Gubri menjelaskan sekarang pelabuhan internasional yang ada di Provinsi Riau juga telah dibuka, tentunya ini bisa menjadi pendorong pemulihan ekonomi masyarakat dan kemudahan akses berobat ke Malaka. Ia juga melanjuti jika ingin melakukan perjalanan tetap mematuhi prokes yang telah dibuat pemerintah.
 
“Baru beberapa hari ini terbuka pelabuhan kami untuk perjalanan Internasional seperti ke Malaysia, karena Riau sama Malaysia ini sangat saling berkebutuhan. Masyarakat Riau kesana selain berwisata ya untuk berobat dan masyarakat Malaysia kesini untuk melakukan wisata,” jelasnya.
 
Gubri menambahkan bahwa objek wisata di Riau ini sangatlah banyak, seperti halnya yang terdekat dari kota Pekanbaru ada Kampar dan Siak. Kedua kabupaten tersebut memiki destinasi perjalanan yang hanya memakan waktu sebentar. Pemandangan indah disajikan Kabupaten Kampar dan untuk Kabupaten Siak terdapat peninggalan sejarah yaitu Istana Kerajaan Siak.
 
“Kemudian melalui kesempatan ini kami menyampaikan objek wisata yang ada di Riau ini sangat banyak. Namun, jika ingin melakukan wisata yang terdekat dari kota Pekanbaru bisa ke Kampar jarak objek wisata hanya memakan waktu perjalanan lebih kurang satu jam. Dan jika ingin melihat peninggalan bersejarah kerarajaan Siak kurang lebih perjalanannya dua jam dari sini,” ujar Gubri.
 
Gubri juga mengungkapkan untuk daerah di kota Pekanbaru juga terdapat tempat-tempat wisata, tetapi yang lebih identik di kota ini wisata kuliner dan pasar wisata.
 
“Untuk di kota Pekanbaru ada wisata kulinernya seperti yang terkenal ada ikan selais biasanya termasuk oleh-oleh khas Pekanbaru, ada juga produk ekonomi kreatif. Kalau ada disini pecinta durian bisa ke tempat usaha yang namanya Durian Runtuh disana terdapat segala macam durian dan jarak tempuh dari sini dekat tak sampai 10 menit. Untuk ibu-ibu yang ingin berbelanja bisa ke pasar bawah karena biasanya ibu-ibu sangat senang kesana,” ungkapnya.
 
Di akhir penyampaiannya, Gubri berbepesan kegiatan ini nantinya bisa menjadi kearkaban dalam menjalin kerja sama kedua belah pihak untuk memajukan daerah dan bangsa serta rombongan yang hadir saat ini juga dapat mengetahui tentang Provinsi Riau.
 
Pada kesempatan yang sama, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto mengucapkan terima kasih atas sambutan Gubernur Riau dan ia berharap kerja sama ini akan terus berjalan lancar.
 
Ia menjelaskan pihak ANRI baru bisa melaksanakan kegiatan luring ini di Riau, karena selama dua tahun terkendala akibat pamdemi covid-19.
 
“Kemarin menjelang puasa kita telah koordinasi takut setelah lebaran covid naik, tetapi Alhamdulillah pemerintah mengizinkan dan   tentunya kegiatan ini tetap selalu mentaati prokes,” jelasnya.
 
Ia menambahkan hubungan arsip nasional terharap Provinsi Riau sangatlah kuat, karena telah banyak menyelamatkan arsip penting kerajaan, dan arsip tersebut nantinya akan diserahkan kembali untuk Provinsi Riau agar membuat masyarakat bangga terhadap peninggalan daerahnya.
 
“Nantinya terkait arsip kerajaan, kami akan menyerahkan salinan hasil otentik tentang silsilah raja-raja yang ada di Riau, karena ini bisa menjadi dorongan untuk mengembangkan identitas Riau dan membuat masyarakat bangga terhadap peninggalan daerahnya,” tutupnya.
 (Mediacenter Riau/Tis)




Editor : TIS
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top