Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Kapolsek Rangsang Bantu Korban Rumah Terbakar di Desa Tanjung Gemuk
Kamis 21 April 2022, 23:37 WIB

SELATPANJANG - Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah hukumnya yang mendapat musibah rumah terbakar, Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora SH MH, Kamis (21/4/2022), memberikan bantuan sembako.

Penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Kapolsek didampingi anggota Aipda Tubroni dan Bripka Nanda kepada korban, yakni H Jafar, warga Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang.

Adapun bantuan yang diserahkan itu berupa 5 kg beras, 1 papan telur, 1 liter minyak goreng, 1 kotak mie instan, dan 1 kg gula pasir.

"Ini salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Polri, khususnya Polsek Rangsang terhadap warga yang mendapat musibah rumahnya terbakar. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian mereka," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, melalui Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora.

Untuk diketahui, pada Rabu (20/4/2022) sekira pukul 16.20 WIB, telah terjadi kebakaran satu unit rumah milik H Jafar (70 th) di Jalan H Ahmad Dusun III, Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang.

Penyebab kebakaran itu diduga akibat arus pendek atau korsleting arus listrik. Akibat kejadian itu, H Jafar mengalami luka bakar dan luka bengkak di kepala bagian atas. Sementara itu, kerugian materil korban ditaksir kurang lebih Rp100 juta.

Adapun kronologis terjadinya kebakaran menurut cerita korban, bahwa pada saat itu sekira pukul 15.00 WIB, ia sedang tidur di teras samping rumah miliknya. Lalu sekitar pukul 16.20 WIB, ia terbangun dikarenakan merasakan panas.

Selanjutnya ia masuk ke dalam rumah bagian belakang melalui pintu samping rumah miliknya. Namun, tiba-tiba saja ada kayu jatuh dari arah atas rumah yang menimpanya.

Kemudian ia menoleh ke arah atas rumah dan melihat ada api membakar bagian plafon yang terbuat dari plastik. Spontan ia pun mencoba untuk memadamkan api. Namun dikarenakan api semakin membesar, ia terpaksa keluar dari rumah melalui pintu bagian dapur rumah tersebut.

Berselang sekitar 10 menit, Al Jabar anak kandung korban datang. Ia melihat ada kepulan asap dari rumah orang tuanya itu. Lantas ia pun bergegas mencari ayahnya dan menemukannya di belakang rumah.

Kebakaran rumah kayu itu akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Rumah ini merupakan rumah satu-satunya yang berdiri dan dihuni oleh korban selama 30 tahun di lokasi tersebut.(rls/Ijl)




Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top