Plt Satker Pov. Riau Harap-harap Cemas
Plt Gubri Riau Andi Rachman saat Pembukaan Rakerda BKKBN Riau tahun 2015 di Makorem Wirabima, Selasa [14/4/2015]
Plt Gubernur Riau Andi Rachman: Status Plt tak Hambat APBD
Rabu 15 April 2015, 03:02 WIB
PEKANBARU. Riaumadani.com - Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menegaskan, status pelaksana tugas pada satuan kerja di lingkungan Pemprov Riau, bukanlah alasan untuk tidak melaksanakan kegiatan pembangunan, seperti yang telah tercantum dalam APBD Riau tahun 2015.
"Tidak ada kaitannya dengan assessment yang telah kita laksanakan. Pelaksana Tugas [Plt} bisa menetapkan pelaksanaan kegiatan di satuan kerja masing-masing," ujarnya, usai Pembukaan Rakerda BKKBN Riau tahun 2015 di Makorem Wirabima, Selasa [14/4/2015] kepada wartawan.
Penegasan itu dilontarkannya menanggapi masih minimnya serapan APBD Riau 2015 saat ini, meski sudah memasuki triwulan II.
Ia menegaskan, seluruh satuan kerja di lingkungan Pemprov Riau agar menjalankan kegiatan sesuai dengan apa telah dianggarkan. "Jika belum jalan, itu Plt kepala SKPD yang artinya tidak mengerti. Karena selama ini APBD sudah jalan kok," tutur Andi, demikian sapaan akrabnya.
Andi tak menampik, saat ini sejumlah Plt satker memang tengah dilanda rasa harap-harap cemas.
"Ya, ada yang deg-degan, apakah akan dipilih lagi atau tidak. Tapi sebenarnya tak tergantung itu, karena setiap Aparat Sipil Negara [ASN] harus siap ditempatkan di mana saja. Karena itu adalah tugasnya sebagai ASN," ingatnya.
Nama Sudah Keluar
Sementara itu, rumor di Pemprov Riau menyebutkan, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan [BKPP] Riau telah mengambil nomor Surat Keputusan [SK) tentang Pelantikan Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Provinsi Riau. Kabarnya, dari 136 pejabat yang dinyatakan lolos seleksi, sebanyak 62 nama sudah keluar. Sedangkan 74 orang lainnya bakal tersisih.
"Informasinya iya, tapi saya belum tahu pasti. Nanti saya cek ke bagian perundang-undangan," ujar Kabiro Hukum Setdaprov Riau, Sudarman.
Saat ini, Plt Gubri Andi Rachman dikabarkan tengah memfinalkan penetapan pejabat menjelang digelarnya pelantikan. Saat ini, 136 nama sudah berada di tangannya untuk diciutkan menjadi 62 nama.
Nama-nama tersebut juga sudah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri [Kemendagri] RI. Namun Plt Gubernur Riau belum mau menyampaikan kapan pelantikan akan dilaksanakan.
Dikabarkan, beberapa posisi juga mengalami perubahan. Karena proses seleksi pejabat kali ini dilakukan menggunakan sistem assessment dengan soleksi terbuka. Dimana fokus kepada latar belakang pejabat dan pengalaman selama berada di pemerintahan.
Seperti dirilis sebelumnya, belum ditetapkan pejabat di lingkungan Pemprov Riau, diduga menjadi penyebab tak maksimalnya penyerapan dana APBD Riau 2015. Kondisi itu diakui Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah [BPKAD] Setdaprov Riau, Indrawati Nasution. Menurutnya, hingga pekan kemarin, realisasi APBD Provinsi Riau masih di angka 5,1 Persen. Itu pun baru untuk anggaran rutin di Pemprov seperti gaji dan anggaran rutin lainnya, seperti gaji, tunjangan, pembelian KTK, makan minum dan listrik.
Senada dengan Plt Gubri, Indrawati menegaskan, untuk penyerapan dana APBD sebenarnya tidak ada kaitannya dengan status Plt kepala satker. Karena meski Plt, kepala satker bisa melaksanakan kegiatan pembangunan.**
"Tidak ada kaitannya dengan assessment yang telah kita laksanakan. Pelaksana Tugas [Plt} bisa menetapkan pelaksanaan kegiatan di satuan kerja masing-masing," ujarnya, usai Pembukaan Rakerda BKKBN Riau tahun 2015 di Makorem Wirabima, Selasa [14/4/2015] kepada wartawan.
Penegasan itu dilontarkannya menanggapi masih minimnya serapan APBD Riau 2015 saat ini, meski sudah memasuki triwulan II.
Ia menegaskan, seluruh satuan kerja di lingkungan Pemprov Riau agar menjalankan kegiatan sesuai dengan apa telah dianggarkan. "Jika belum jalan, itu Plt kepala SKPD yang artinya tidak mengerti. Karena selama ini APBD sudah jalan kok," tutur Andi, demikian sapaan akrabnya.
Andi tak menampik, saat ini sejumlah Plt satker memang tengah dilanda rasa harap-harap cemas.
"Ya, ada yang deg-degan, apakah akan dipilih lagi atau tidak. Tapi sebenarnya tak tergantung itu, karena setiap Aparat Sipil Negara [ASN] harus siap ditempatkan di mana saja. Karena itu adalah tugasnya sebagai ASN," ingatnya.
Nama Sudah Keluar
Sementara itu, rumor di Pemprov Riau menyebutkan, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan [BKPP] Riau telah mengambil nomor Surat Keputusan [SK) tentang Pelantikan Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Provinsi Riau. Kabarnya, dari 136 pejabat yang dinyatakan lolos seleksi, sebanyak 62 nama sudah keluar. Sedangkan 74 orang lainnya bakal tersisih.
"Informasinya iya, tapi saya belum tahu pasti. Nanti saya cek ke bagian perundang-undangan," ujar Kabiro Hukum Setdaprov Riau, Sudarman.
Saat ini, Plt Gubri Andi Rachman dikabarkan tengah memfinalkan penetapan pejabat menjelang digelarnya pelantikan. Saat ini, 136 nama sudah berada di tangannya untuk diciutkan menjadi 62 nama.
Nama-nama tersebut juga sudah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri [Kemendagri] RI. Namun Plt Gubernur Riau belum mau menyampaikan kapan pelantikan akan dilaksanakan.
Dikabarkan, beberapa posisi juga mengalami perubahan. Karena proses seleksi pejabat kali ini dilakukan menggunakan sistem assessment dengan soleksi terbuka. Dimana fokus kepada latar belakang pejabat dan pengalaman selama berada di pemerintahan.
Seperti dirilis sebelumnya, belum ditetapkan pejabat di lingkungan Pemprov Riau, diduga menjadi penyebab tak maksimalnya penyerapan dana APBD Riau 2015. Kondisi itu diakui Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah [BPKAD] Setdaprov Riau, Indrawati Nasution. Menurutnya, hingga pekan kemarin, realisasi APBD Provinsi Riau masih di angka 5,1 Persen. Itu pun baru untuk anggaran rutin di Pemprov seperti gaji dan anggaran rutin lainnya, seperti gaji, tunjangan, pembelian KTK, makan minum dan listrik.
Senada dengan Plt Gubri, Indrawati menegaskan, untuk penyerapan dana APBD sebenarnya tidak ada kaitannya dengan status Plt kepala satker. Karena meski Plt, kepala satker bisa melaksanakan kegiatan pembangunan.**
| Editor | : | TIM-HR-GRC |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham