Kasus Dugaan Korusi Chiller Genset
Unit Tipikor Polresta Pekanbaru Menggeledah Kantor Dispora Riau
Unit Tipikor Polresta Geledah Dispora Riau
Kamis 05 Juni 2014, 01:41 WIB
Unit Tipikor Polresta Pekanbaru Menggeledah Kantor Dispora Riau
PEKANBARU. Riaumadani.com - Satuan Reserse Kriminial (Satreksim) Polresta Pekanbaru melalui Unit Tipikor menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau di Jalan Soetomo, Rabu (4/6) mulai pukul 09.00 WIB. Penggeledahan tersebut guna mengusut kasus dugaan korupsi chiller genset Hall A Sport Center Rumbai tahun anggaran 2011.
Saat penggeledahan tersebut, beberapa anggota polisi terlihat memeriksa berkas-berkas yang ada di ruangan lantai dua. Kemudian setelah itu anggota kepolisian berbaju seragam bertuliskan Tipikor Sat Reskrim Polresta Pekanbaru langsung masuk ke ruang rapat kemudian langsung menggelar rapat tertutup.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria SH SIK MH mengatakan, proses penggeledahan yang dilakukan anggotanya tersebut untuk mencari dokumen-dokumen terkait dugaan korupsi di Kantor Dispora. Karena saat itu kasus tersebut statusnya sudah dinaikkan menjadi penyidikan.
"Di Kantor Dispora Provinsi Riau petugas memeriksa beberapa berkas, komputer dan laptop. Sampai saat ini penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 45 orang. Itu dilakukan untuk mengusut tuntas kasus korupsi chiller genset," ungkap Kasat Reskrim.
Namun sayangnya saat ditanyakan berapa jumlah tersangka yang telah ditetapkan oleh pihaknya, Kasat masih enggan membeberkan hal tersebut. "Kalau tersangkanya nanti dulu, pokoknya dalam waktu dekat nanti akan kami paparkan di depan rekan-rekan media," singkat Kasat.
Kadispora Riau, Edi Satria, saat ditemui sejumlah wartawan usai ke luar dari ruangannya mengaku tidak tahu mengenai dugaan korupsi tersebut. Hal tersebut dikarenakan saat itu dia belum menjabat sebagai Kadispora Riau. Namun demikian, ia meminta kepada pegawai di Dispora Riau untuk bersikap kooperatif dalam membantu proses penyidikan pihak kepolisian.
"Kadisporanya saat itu Pak Lukman Abas. Saya waktu itu masih menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Pekanbaru. Jadi saya kurang jelas bagaimana permasalahannya. Tapi sudah saya instruksikan kepada pegawai untuk membantu tugas bapak-bapak dari kepolisian dengan melengkapi beberapa berkas yang dirasa dapat membantu proses penyidikan," kata Edi Satria.
Untuk diketahui, dari kronologis kejadian berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Pekanbaru bahwa telah terjadi dugaan korupsi pengadaan koneksi unit chiller ke genset Hall A Sport Center Rumbai, sebesar Rp1,8 milliar lebih.**
Saat penggeledahan tersebut, beberapa anggota polisi terlihat memeriksa berkas-berkas yang ada di ruangan lantai dua. Kemudian setelah itu anggota kepolisian berbaju seragam bertuliskan Tipikor Sat Reskrim Polresta Pekanbaru langsung masuk ke ruang rapat kemudian langsung menggelar rapat tertutup.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria SH SIK MH mengatakan, proses penggeledahan yang dilakukan anggotanya tersebut untuk mencari dokumen-dokumen terkait dugaan korupsi di Kantor Dispora. Karena saat itu kasus tersebut statusnya sudah dinaikkan menjadi penyidikan.
"Di Kantor Dispora Provinsi Riau petugas memeriksa beberapa berkas, komputer dan laptop. Sampai saat ini penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 45 orang. Itu dilakukan untuk mengusut tuntas kasus korupsi chiller genset," ungkap Kasat Reskrim.
Namun sayangnya saat ditanyakan berapa jumlah tersangka yang telah ditetapkan oleh pihaknya, Kasat masih enggan membeberkan hal tersebut. "Kalau tersangkanya nanti dulu, pokoknya dalam waktu dekat nanti akan kami paparkan di depan rekan-rekan media," singkat Kasat.
Kadispora Riau, Edi Satria, saat ditemui sejumlah wartawan usai ke luar dari ruangannya mengaku tidak tahu mengenai dugaan korupsi tersebut. Hal tersebut dikarenakan saat itu dia belum menjabat sebagai Kadispora Riau. Namun demikian, ia meminta kepada pegawai di Dispora Riau untuk bersikap kooperatif dalam membantu proses penyidikan pihak kepolisian.
"Kadisporanya saat itu Pak Lukman Abas. Saya waktu itu masih menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Pekanbaru. Jadi saya kurang jelas bagaimana permasalahannya. Tapi sudah saya instruksikan kepada pegawai untuk membantu tugas bapak-bapak dari kepolisian dengan melengkapi beberapa berkas yang dirasa dapat membantu proses penyidikan," kata Edi Satria.
Untuk diketahui, dari kronologis kejadian berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Pekanbaru bahwa telah terjadi dugaan korupsi pengadaan koneksi unit chiller ke genset Hall A Sport Center Rumbai, sebesar Rp1,8 milliar lebih.**
| Editor | : | Sumber : RP |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 19 Juli 2026, 15:35 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gaungkan Semangat Kebersamaan Melalui Festival Rakyat 2026