Selasa, 17 Mei 2022

Breaking News

  • Gubri Sambut Kedatangan Kepala Arsip Nasional Republik Indonsia, Jelang Hari Kearsipan Nasional 2022   ●   
  • Riau Tuan Rumah Hari Kearsipan Nasional, Gubri Harap Bisa menjadi Pemulihan Ekonomi   ●   
  • Polda Riau Tindak 32 Kasus Illegal Minning dan Tetapkan 50 Tersangka   ●   
  • Bukit Piramida di Desa Pantai, Bukit Peninggalan Sejarah Kerajaan Tertua Di Zaman Masa Lampau   ●   
  • Bupati Bengkalis Meminta Mahasiswa Bangun Sinergi Menuju Bengkalis Bermasa”   ●   
Piala Thomas Cup
Merah Putih Dilarang, Bendera PBSI Yang Dikibarkan, Pemain Thomas Cup Pilih Pegang Dada
Senin 18 Oktober 2021, 06:18 WIB
Tim Bulu Tay Indonesia Berhasil memboyong Piala Thomas setelah menaklukkan China 3-0
RIAUMADANI. COM - Pemain dan ofisial Indonesia tidak bisa melakukan hormat bendera saat berada di podium juara Thomas Cup 2020 (2021) dan memilih memegang dada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Pemain Indonesia tidak melakukan hormat karena tidak adanya bendera Merah Putih yang dikibarkan saat Indonesia juara Thomas Cup, Minggu (17/10/2021).

Perayaan juara Thomas Cup 2020 di Ceres Arena terasa sangat berbeda lantaran kontingen Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih yang terpaksa harus diganti dengan bendera Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Indonesia Raya Berkumandang, Merah Putih Tak Bisa Berkibar

Indonesia dilarang menggunakan bendera Merah Putih karena dapat hukuman dari Agen Anti Doping Dunia (WADA) akibat Indonesia tak patuh dalam program uji tes doping.

Pelarangan pengibaran bendera negara merupakan salah satu sanksi karena mengabaikan program dari WADA tersebut.

Kendati demikian lagu kebangsaan Indonesia Raya tetap boleh diperdengarkan dalam perayaan Indonesia di Thomas Cup.

Namun, karena tidak ada bendera Merah Putih yang dikibarkan, maka para pemain Indonesia tak melakukan hormat bendera seperti biasanya dan mereka hanya memegang dada selama menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Indonesia dipastikan menjadi juara Thomas Cup dan meraih medali emas usai mengalahkan China di partai final yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) malam WIB.

Indonesia membuka kemenangan atas China lewat tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Indonesia berhasil meraih kemenangan kedua melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Fajar/Rian sukses menaklukkan pasangan China dengan dua gim langsung 21-12 dan 21-19.

Kontingen Indonesia akhirnya berhasil memastikan kemenangan 3-0 atas China dan memenangkan Thomas Cup 2020 (Thomas Cup 2021) lewat keberhasilan Jonatan Christie mengalahkan Li Shi Feng dengan skor 21-14, 18-21, 21-14.
(CNN Indonesia)




Editor : Tis
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top