Muscalub DPC GWI Pelalawan
Penyerahan Bendera Pitaka GWI ole Ketua DPD GWI Riau Amponiman Bate.e kepada Ketua Terpilih DPC GWI Pelalawan Yulianus Halawa
Yulianus Halawa Nahodai DPC-GWI Pelalawan Periode 2015-2018
Selasa 07 April 2015, 01:30 WIB
Penyerahan Bendera Pitaka GWI ole Ketua DPD GWI Riau Amponiman Bate.e kepada Ketua Terpilih DPC GWI Pelalawan Yulianus Halawa
PANGKALAN KERINCI. Riaumadani. com - Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia [DPC-GWI] Kabupaten Pelalawan periode 2015-2018 terbentuk.
Terbentuknya kepengurusan DPC-GWI Pelalawan berdasarkan Musyawarah Cabang Luar Biasa [Muscalub] yang digelar di Hotel Meranti di Jalan Lintas Timur, Minggu, [5/4/ 2015]. Dihadiri oleh penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M, Si, Ketua DPC Himni Pelalawan Samazasa Nduru, Bendahara IKN Pelalawan Sokhi Atulo Laia serta tamu undangan.
Rangkaian Muscalub itu berlansung dengan hikmad. Selaku pimpinan sidang devenitif, ketua Amponiman Bate'e, Sekretaris Syamsul Bahri dan anggota Jirayani.
Selama persidangan berlangsung masing-masing anggota DPC-GWI Pelalawan yang lama menyampaikan saran dan masukan sebagai visi dan misi perkembangan DPC-GWI Pelalawan untuk kedepannya. Setelah Musyawarah Besar [Mubes] dan masuk kesesi pemilihan ketua, secara aklamasi Yulianus Halawa dipercayakan memimpin GWI Pelalawan selama tiga tahun kedepan.
Dalam sambutannya, Yulianus mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya panitia yang diketuai oleh Ahdieliyun Ndraha, SE atas terselenggaranya Muscalub DPC GWI Pelalawan. "Saya ucapkan terimakasih atas peran semua pihak dan kepanitiaan sehingga Muscalub ini berjalan dengan sukses" Ujarnya.
Menurutnya, karena ada miskomunikasi antara DPC Pelalawan dan DPD sehingga Muscalub ini dilaksanakan, dan demi kelanjutan program organisasi DPC-GWI Pelalawan kedepan perlu dilakukan pembentukan kepengurusan baru.
"Kepada pengurus lama yang dinahkodai oleh saudara Sonaatulo Halawa, saya ucapkan terima kasih atas peran dan kerjakerasnya sehingga DPC-GWI lebih mengembangkan sayapnya di daerah Kabupaten Pelalawan. Diharapkan setelah terbentuknya kepengurusan baru ini, pengurus yang lama dapat memberikan saran, ide dan nasehat dalam mengembangkan DPC-GWI Pelalawan kedepan". Jelasnya.
Lebih lanjut Yulianus mengatakan, DPD-GWI Riau diminta selalu memberikan pembinaan dalam menjalankan organisasi profesi ini dan bila ada kesalahan yang dilakukan oleh DPC-GWI Pelalawan, pihak DPD jangan merasa sungkan-sungkan untuk menegur, jika tidak ditegur tentu sangat sulit untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut.
"Selanjutnya saya juga meminta dukungan dari rekan-rekan yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan dalam menjalankan seluruh program nantinya, karena tanpa ada dukungan dari rekan-rekan tentu sangat sulit terealiasi", tutupnya.
Ketua DPD-GWI Riau Amponiman Bate'e pada kata sambutannya memaparkan, terjadinya Muscalub itu merupakan suatu proses setelah kepengurusan yang lama dibekukan karena telah menyalahi AD/ART GWI. Namun juga tidak lupa diucapkan terimakasih atas dedikasi dan jasa-jasanya yang telah membuat nama GWI sebesar ini di Tuah Negeri Seiya Sekata.
"Apapun program DPC-GWI Pelalawan kami dari DPD siap mendukung. Terlepas daripada itu juga jangan putus komunikasi. Dan dengan telah terbentuknya kepengurusan yang baru jalankanlah GWI sesuai dengan profesi dan AD/ART", pungkasnya.
Sementara itu Penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M. Si mengatakan, selama DPC-GWI berdiri di Kabupaten Pelalawan sudah sangat banyak kontribusinya dalam mendukung berbagai program pembangunan melalui pemberitaan dan selama ini sangat dekat dengan masyarakat, mudah-mudahan hal sedemikian tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.
Pria yang disapa Pak Hia ini menambahkan, Muscalub terjadi karena ada sesuatu yang telah terjadi ditubuh organisasi itu sendiri, walaupun telah terjadi sesuatu, namun tali silahturahmi dengan kepengurusan yang lama jangan terputus dan tetap kompak nantinya.
"Kabupaten Pelalawan memiliki 118 desa dan kelurahan serta banyak berdiri perusahaan. Silahkan saudara-saudara yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan menjalankan tugas dan profesi melalui pemberitaan yang objektif dan sesuai kode etik jurnalistik", ungkapnya mengakhiri.**
Terbentuknya kepengurusan DPC-GWI Pelalawan berdasarkan Musyawarah Cabang Luar Biasa [Muscalub] yang digelar di Hotel Meranti di Jalan Lintas Timur, Minggu, [5/4/ 2015]. Dihadiri oleh penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M, Si, Ketua DPC Himni Pelalawan Samazasa Nduru, Bendahara IKN Pelalawan Sokhi Atulo Laia serta tamu undangan.
Rangkaian Muscalub itu berlansung dengan hikmad. Selaku pimpinan sidang devenitif, ketua Amponiman Bate'e, Sekretaris Syamsul Bahri dan anggota Jirayani.
Selama persidangan berlangsung masing-masing anggota DPC-GWI Pelalawan yang lama menyampaikan saran dan masukan sebagai visi dan misi perkembangan DPC-GWI Pelalawan untuk kedepannya. Setelah Musyawarah Besar [Mubes] dan masuk kesesi pemilihan ketua, secara aklamasi Yulianus Halawa dipercayakan memimpin GWI Pelalawan selama tiga tahun kedepan.
Dalam sambutannya, Yulianus mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya panitia yang diketuai oleh Ahdieliyun Ndraha, SE atas terselenggaranya Muscalub DPC GWI Pelalawan. "Saya ucapkan terimakasih atas peran semua pihak dan kepanitiaan sehingga Muscalub ini berjalan dengan sukses" Ujarnya.
Menurutnya, karena ada miskomunikasi antara DPC Pelalawan dan DPD sehingga Muscalub ini dilaksanakan, dan demi kelanjutan program organisasi DPC-GWI Pelalawan kedepan perlu dilakukan pembentukan kepengurusan baru.
"Kepada pengurus lama yang dinahkodai oleh saudara Sonaatulo Halawa, saya ucapkan terima kasih atas peran dan kerjakerasnya sehingga DPC-GWI lebih mengembangkan sayapnya di daerah Kabupaten Pelalawan. Diharapkan setelah terbentuknya kepengurusan baru ini, pengurus yang lama dapat memberikan saran, ide dan nasehat dalam mengembangkan DPC-GWI Pelalawan kedepan". Jelasnya.
Lebih lanjut Yulianus mengatakan, DPD-GWI Riau diminta selalu memberikan pembinaan dalam menjalankan organisasi profesi ini dan bila ada kesalahan yang dilakukan oleh DPC-GWI Pelalawan, pihak DPD jangan merasa sungkan-sungkan untuk menegur, jika tidak ditegur tentu sangat sulit untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut.
"Selanjutnya saya juga meminta dukungan dari rekan-rekan yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan dalam menjalankan seluruh program nantinya, karena tanpa ada dukungan dari rekan-rekan tentu sangat sulit terealiasi", tutupnya.
Ketua DPD-GWI Riau Amponiman Bate'e pada kata sambutannya memaparkan, terjadinya Muscalub itu merupakan suatu proses setelah kepengurusan yang lama dibekukan karena telah menyalahi AD/ART GWI. Namun juga tidak lupa diucapkan terimakasih atas dedikasi dan jasa-jasanya yang telah membuat nama GWI sebesar ini di Tuah Negeri Seiya Sekata.
"Apapun program DPC-GWI Pelalawan kami dari DPD siap mendukung. Terlepas daripada itu juga jangan putus komunikasi. Dan dengan telah terbentuknya kepengurusan yang baru jalankanlah GWI sesuai dengan profesi dan AD/ART", pungkasnya.
Sementara itu Penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M. Si mengatakan, selama DPC-GWI berdiri di Kabupaten Pelalawan sudah sangat banyak kontribusinya dalam mendukung berbagai program pembangunan melalui pemberitaan dan selama ini sangat dekat dengan masyarakat, mudah-mudahan hal sedemikian tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.
Pria yang disapa Pak Hia ini menambahkan, Muscalub terjadi karena ada sesuatu yang telah terjadi ditubuh organisasi itu sendiri, walaupun telah terjadi sesuatu, namun tali silahturahmi dengan kepengurusan yang lama jangan terputus dan tetap kompak nantinya.
"Kabupaten Pelalawan memiliki 118 desa dan kelurahan serta banyak berdiri perusahaan. Silahkan saudara-saudara yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan menjalankan tugas dan profesi melalui pemberitaan yang objektif dan sesuai kode etik jurnalistik", ungkapnya mengakhiri.**
| Editor | : | Syamsul Bari-Aris Laporan Pelalawan |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham