HUKUM.
Kayu Lunas Kapal yang merenggut nyawa korban warga desa Sungai Tohor Barat
AS Oknum Pejabat Meranti, Biayai Penebangan Kayu Alam Secara Ilegal.
Selasa 06 Juli 2021, 11:03 WIB
Kayu Lunas Kapal yang merenggut nyawa korban warga desa Sungai Tohor Barat RIAUMADANI. COM - Terkait perkara meninggalnya warga Sungai Tohor Barat yang tertimpa kayu Lunas Kapal diduga dari kayu ilegal yang terjadi pada Senin (21/06/2021) lalu, kayu tersebut diketahui pesanan oknum pejabat pemerintah kabupaten Meranti berinisial AS.
AS adalah oknum pejabat tinggi pemerintahan daerah kabupaten Kepulauan Meranti diduga kuat telah memberikan dana untuk menebang kayu hutan alam yang juga diduga secara ilegal.
Selain memberikan Pinjaman uang dengan jumlah sebesar Rp.3.500.000,- kepada Supri pengelola usaha Kayu Lunas Kapal untuk biaya menebang kayu tersebut
Ketika dijumpai awak media ini pada Sabtu (03/07/2021), AS membantah atas ucapan yang lontarkan Supri selaku pengurus kayu lunas kapal tersebut.
" Dari pihak keluarga pun sudah tidak ada masalah dan tidak menuntut," Ujar AS.
Dan AS menceritakan," Sekitar delapan bulan yang lalu Supri pernah menawarkan kayu itu kepada saya namun saya gak mau mengambil karena kayu Lunas tersebut tidak jelas, kalau kamu mau mengeluarkan kayu itu keluarkanlah mana tahu ada yang mau membelinya, kalau ada orang yang membeli kayu Lunas itu nanti pulangkan saja uang yang pernah saya kasi kepada kamu itu," katanya AS.
" Karena Supri kita anggap sebagai keluarga, lalu saya membantu pinjaman uang kepadanya Supri dengan jumlah Rp.1.500.000 untuk diberikan kepada pemilik kayu, kemudian dia menjumpai saya untuk meminjam uang lagi saya kasi Rp.2.000.000 guna mengeluarkan kayu untuk dibawa kepelabuhan," jelasnya.
Selain dirinya membantah atas ucapan Supri itu, namun kayu Lunas kapal tersebut akan diantarkan kegalangan kapal miliknya AS.
" Kayu lunas itu akan diantar kegalangan AS dipelabuhan kempang," jelas Supri, Jumat (02/07/2021)
Dilanjutkan Supri lagi," saya gak bohong kayu itu emang milik AS," ungkap dia melalui via telepon selulernya
Meskipun tiada tuntutan oleh pihak korban kecelakaan yang merenggut nyawa itu, namun aparat penegak hukum harus menindak tegas yang mana seorang oknum pejabat tinggi dipemkab Meranti memberikan modal untuk menebang kayu hutan alam yang diduga secara ilegal. (Ijl)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan