Program Vaksinasi Massal
Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT meninjau vaksinasi massal di
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Kamis
(27/5/2021)
Wako Firdaus Tinjau Langsung Vaksinasi Massal di UIN Suska Pekanbaru
Sabtu 29 Mei 2021, 23:14 WIB
Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT meninjau vaksinasi massal di
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Kamis
(27/5/2021)
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT meninjau vaksinasi massal di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Kamis (27/5/2021). Sebanyak 1.500 dosen, karyawan, dan mahasiswa menjalani vaksinasi massal.
Rektor UIN Suska yang baru, Profesor Khairunnas Rajab mengatakan, vaksinasi massal ini merupakan program pemerintah yang mesti digalang bersama. Semua elemen harus aktif untuk melaksanakan kegiatan pemerintah.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pekanbaru yang sudah memberikan peluang untuk vaksinasi massal hari ini. Sekitar 1.500 orang yang divaksin menjadi dasar awal bagi kami untuk vaksinasi massal selanjutnya," ujarnya.
Wali kota berjanji untuk memberikan vaksin lebih banyak lagi. Sehingga, semua para akademisi bisa divaksin secara tepat dan benar.
"Wali kota mengatakan bahwa semua orang yang berkegiatan di UIN Suska harus divaksin. Beliau memberikan peluang itu kepada kami. Agar, proses belajar tatap muka bisa aktif kembali," ucap Profesor Khairunnas.
Kesempatan yang sama, Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT, mengatakan, UIN Suska merupakan kampus pertama yang menggelar vaksinasi massal. Artinya, UIN Suska menjadi pioner atau perintis vaksinasi massal bagi kampus lain. Besok, giliran kampus lain menggelar vaksinasi massal.
"Tugas kami menyelamatkan masyarakat termasuk mahasiswa dan tenaga pengajar. Makanya, kita harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dimana pun berada," ujar Datuk Bandar Setia Amanah ini.
Vaksinasi bertujuan untuk membentuk kekebalan komunitas (herd community). Untuk itu, Pemko Pekanbaru melakukan vaksin terhadap 1.500 orang mahasiswa dan seluruh orang yang bekerja di UIN Suska.
"Sebenarnya, ada 35.000 orang yang harus divaksin yaitu mahasiswa, tenaga pengajar dan keluarga. Belum lagi, jumlah itu ditambah dengan warga sekitar kampus dimana para mahasiswa indekos," ucap Wali Kota.
Mahasiswa yang berada di organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat menjadi super tim bersama pemerintah dalam memerangi Covid-19. Agar, Pekanbaru bisa keluar dari pandemi Covid-19.
"Bila mana Covid-19 turun, maka ekonomi tumbuh dan lapangan kerja tersedia," harapnya. (**)
Rektor UIN Suska yang baru, Profesor Khairunnas Rajab mengatakan, vaksinasi massal ini merupakan program pemerintah yang mesti digalang bersama. Semua elemen harus aktif untuk melaksanakan kegiatan pemerintah.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pekanbaru yang sudah memberikan peluang untuk vaksinasi massal hari ini. Sekitar 1.500 orang yang divaksin menjadi dasar awal bagi kami untuk vaksinasi massal selanjutnya," ujarnya.
Wali kota berjanji untuk memberikan vaksin lebih banyak lagi. Sehingga, semua para akademisi bisa divaksin secara tepat dan benar.
"Wali kota mengatakan bahwa semua orang yang berkegiatan di UIN Suska harus divaksin. Beliau memberikan peluang itu kepada kami. Agar, proses belajar tatap muka bisa aktif kembali," ucap Profesor Khairunnas.
Kesempatan yang sama, Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT, mengatakan, UIN Suska merupakan kampus pertama yang menggelar vaksinasi massal. Artinya, UIN Suska menjadi pioner atau perintis vaksinasi massal bagi kampus lain. Besok, giliran kampus lain menggelar vaksinasi massal.
"Tugas kami menyelamatkan masyarakat termasuk mahasiswa dan tenaga pengajar. Makanya, kita harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dimana pun berada," ujar Datuk Bandar Setia Amanah ini.
Vaksinasi bertujuan untuk membentuk kekebalan komunitas (herd community). Untuk itu, Pemko Pekanbaru melakukan vaksin terhadap 1.500 orang mahasiswa dan seluruh orang yang bekerja di UIN Suska.
"Sebenarnya, ada 35.000 orang yang harus divaksin yaitu mahasiswa, tenaga pengajar dan keluarga. Belum lagi, jumlah itu ditambah dengan warga sekitar kampus dimana para mahasiswa indekos," ucap Wali Kota.
Mahasiswa yang berada di organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat menjadi super tim bersama pemerintah dalam memerangi Covid-19. Agar, Pekanbaru bisa keluar dari pandemi Covid-19.
"Bila mana Covid-19 turun, maka ekonomi tumbuh dan lapangan kerja tersedia," harapnya. (**)
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham