Tanaman Padi Jenis Baru Trisakti
Pemko Pekanbaru mengenalkan tanaman padi jenis baru yang diberi nama
Trisakti kepada pada petani di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bunga Raya,
Kabupaten Siak. Dengan varietas baru ini diharapkan para petani dapat
memanen 10 ton beras per hektare.
Pemko Pekanbaru Kenalkan Padi Jenis Baru ke Para Petani Bunga Raya Siak
Minggu 11 April 2021, 22:46 WIB
Pemko Pekanbaru mengenalkan tanaman padi jenis baru yang diberi nama
Trisakti kepada pada petani di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bunga Raya,
Kabupaten Siak. Dengan varietas baru ini diharapkan para petani dapat
memanen 10 ton beras per hektare.
RIAUMADANI. COM - Pemko Pekanbaru mengenalkan tanaman padi jenis baru yang diberi nama Trisakti kepada pada petani di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Dengan varietas baru ini diharapkan para petani dapat memanen 10 ton beras per hektare.
"Kami menerima kunjungan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi bersama Direktur PT. Sarana Pangan Madani (SPM) Ade Daulay di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bunga Raya. Kunjungan ini dalam rangka membuat kerja sama dengan para petani untuk mencoba varietas baru yang dinamakan Trisakti," kata Wakil Bupati Siak Husni Merza, Sabtu (10/4).
Diharapkan, varietas padi terbaru ini dapat meningkatkan hasil pertanian padi di Kecamatan Bunga Raya. Mudah-mudahan, Kabupaten Siak bisa berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Riau.
"Kami tetap mendukung kerja sama di bidang pertanian," ujar Husni.
Kesempatan yang sama, Wawako Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara PT. SPM dengan para petani di Kecamatan Bunga Raya. Kerja sama ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

"Kami kuatkan lagi dengan varietas padi terbaru, Trisakti. Mudah-mudahan bisa meningkatkan hasil pangan," harapnya.
Hasil uji coba di Serang, Provinsi Banten, padi jenis Trisakti ini bisa dipanen 16,5 ton per hektare dengan masa tanam 75 hari. Diharapkan, padi ini bisa mencapai 10 ton per hektare.
"Mudah-mudahan padi jenis baru ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Bunga Raya. Selain itu, beras dari Bunga Raya untuk kebutuhan pangan di Pekanbaru," ungkap Ayat.
Berdasarkan data Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), ternyata beras penyumbang inflasi nomor tig di Pekanbaru. Mudah-mudahan dengan kontrak panen ini, beras tak lagi sebagai penyumbang inflasi.
"Kami juga mendukung rencana Kabupaten Siak dalam kawasan lumbung pangan nasional dengan luas 2.000 haktare," sebut Ayat.
Direktur PT. SPM Pekanbaru Ade Daulay berharap, varietas Trisakti ini dapat meningkatkan produktivitas padi. Rata-rata, hasil panen padi di Desa Jaya Pura, Siak, ini antara 5 hingga 6 ton per hektare.
"Kami berharap dengan varietas baru ini, hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Jumlah ini bisa meningkatkan pendapatan para petani di tengah pandemi Corona. Sehingga, ikut membantu pemulihan perekonomian nasional," harapnya. (Prokofim Pemko Pekanbaru)
"Kami menerima kunjungan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi bersama Direktur PT. Sarana Pangan Madani (SPM) Ade Daulay di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bunga Raya. Kunjungan ini dalam rangka membuat kerja sama dengan para petani untuk mencoba varietas baru yang dinamakan Trisakti," kata Wakil Bupati Siak Husni Merza, Sabtu (10/4).
Diharapkan, varietas padi terbaru ini dapat meningkatkan hasil pertanian padi di Kecamatan Bunga Raya. Mudah-mudahan, Kabupaten Siak bisa berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Riau.
"Kami tetap mendukung kerja sama di bidang pertanian," ujar Husni.
Kesempatan yang sama, Wawako Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara PT. SPM dengan para petani di Kecamatan Bunga Raya. Kerja sama ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Hasil uji coba di Serang, Provinsi Banten, padi jenis Trisakti ini bisa dipanen 16,5 ton per hektare dengan masa tanam 75 hari. Diharapkan, padi ini bisa mencapai 10 ton per hektare.
"Mudah-mudahan padi jenis baru ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Bunga Raya. Selain itu, beras dari Bunga Raya untuk kebutuhan pangan di Pekanbaru," ungkap Ayat.
Berdasarkan data Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), ternyata beras penyumbang inflasi nomor tig di Pekanbaru. Mudah-mudahan dengan kontrak panen ini, beras tak lagi sebagai penyumbang inflasi.
"Kami juga mendukung rencana Kabupaten Siak dalam kawasan lumbung pangan nasional dengan luas 2.000 haktare," sebut Ayat.
Direktur PT. SPM Pekanbaru Ade Daulay berharap, varietas Trisakti ini dapat meningkatkan produktivitas padi. Rata-rata, hasil panen padi di Desa Jaya Pura, Siak, ini antara 5 hingga 6 ton per hektare.
"Kami berharap dengan varietas baru ini, hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Jumlah ini bisa meningkatkan pendapatan para petani di tengah pandemi Corona. Sehingga, ikut membantu pemulihan perekonomian nasional," harapnya. (Prokofim Pemko Pekanbaru)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham