PT. BFI Finance Tahan Agunan Yang Sudah Dilunasi
Jumat 19 Maret 2021, 06:44 WIB
RIAUMADANI. COM - Sebuah perusahaan leasing pendanaan pembiayaan PT. BFI FINANCE di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau menahan agunan asli BPKB mobil milik konsumennya yang telah dilunasi. Pihak perusahaan leasing beralasan bahwa ada ikatan perjanjian dengan piutang yang lain.
Jumat (19/3/2021) kepada media ini, Hendri Siregar SH pengacara korban bernama Waluyo, mengaku telah menyampaikan laporan pengaduan tertulis di Polres Pelalawan. Karena menurutnya tindakan yang dilakukan pihak PT. BFI terhadap kliennya merupakan suatu tindak pidana penggelapan, ungkapnya.
Hendiri Siregar menceritakan, pada tahun 2017 Waluyo meminjam uang dari PT. BFI FINANCE dengan jaminan BPKB mobil Agya. Melihat pembayaran angsuran hutang Waluyo berjalan lancar, pihak BFI datang menawarkan Waluyo untuk kembali mengambil pinjaman. Sehingga Waluyo kembali mengagunkan BPKB mobil Xenia di BFI pada awal tahun 2019 tapi pinjaman pertama belum lunas, tukasnya.
Lanjut Hendri, beberapa waktu kemudian, unit mobil Xenia tersebut hilang. Waluyo membuat laporan kehilangan di polisi sampai pelaku ditangkap dan diproses secara hukum sampai ke pengadilan. Namun Waluyo tidak sanggup lagi melanjutkan angsuran hutangnya atas jaminan BPKB mobil Xenia karena situasi ekonomi nya kurang baik, kata praktisi hukum itu.
Singkat cerita lanjut Hendri Siregar, pinjaman Waluyo atas agunan BPKB mobil Agya lunas pada bulan November 2019 lalu. Sehingga Waluyo meminta BPKB mobil Agya untuk dikembalikan oleh PT. BFI FINANCE. Anehnya pihak BFI tidak mau mengembalikan BPKB mobil Agya tersebut dengan alasan harus melunasi hutangnya atas jaminan BPKB mobil Xenia. Menurut pihak BFI ada surat pernyataan ikatan perjanjian yang dibuat antara debitur dengan kreditur, sebutnya menirukan pernyataan pihak BFI.
Akan tetapi perjanjian itu dilakukan bukan sejak awal melakukan pinjaman kedua dengan agunan BPKB mobil Xenia. Surat perjanjian itu dibuat setelah unit mobil Xenia itu hilang. Sehingga Hendri Siregar menganggap pihak BFI telah mengelabui kliennya, ucap Hendri Siregar.
Maka itu pada Kamis (18/3/2021) Hendri Siregar yang telah diberi kuasa oleh Waluyo telah membuat laporan pengaduan di Mapolres Pelalawan. PT.BFI FINANCE dilaporkan atas dugaan melanggar pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan Pasal 18 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Dan dia berharap laporannya dapat ditindak lanjuti oleh Polres Pelalawan.
Pihak BFI cabang Pangkalan kerinci yang dikonfirmasi melalui kepala operasional Dermanto mengatakan, Waluyo melakukan pinjaman dana di BFI dua kali. Antara pinjaman dana pertama dengan pinjaman dana kedua, ada ikatan perjanjian yang sudah ditanda tangani bersama antara BFI dengan Waluyo.
Menurut Dermanto, perjanjian itu tidak melanggar ketentuan yang ada karena kegiatan pihak BFI dibawah pengawasan OJK (otoritas jasa keuangan). Apa lagi pada saat membuat surat ikatan perjanjian itu, terlebih dahulu sudah dibaca hingga dipahami oleh Waluyo, jelasnya. (Sona)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan