Pembiayaan Infrastruktur Non APBD
Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil. SH
Untuk Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Pemkab Meranti Akan Terapkan Skema KPBU
Selasa 02 Maret 2021, 23:50 WIB
Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil. SH
RIAUMADANI. COM - Guna membiayai pembangunan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan mencari alternatif sumber pendanaan pembiayaan infrastruktur non APBD melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha atau KPBU.
Hal itu setelah Bupati Kepulauan Meranti terpilih, H Muhammad Adil berencana akan membangun jalan lingkar pulau sepanjang 409,08 km yang terdiri dari jalan base sepanjang 129,31 km, jalan beton sepanjang 166,01 km, dan jalan tanah sepanjang 113,76 km. Dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan-jalan penghubung tersebut diperkirakan sebesar Rp2,3 Triliun.
Perencanaan itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH saat menyampaikan pidato pertamanya dalam rapat paripurna di Balai Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Senin (1/3/2021) lalu.
"Anggaran untuk pembangunan jalan itu akan kita upayakan menggunakan dana APBN melalui Dipa Kementerian atau Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana APBD Provinsi Riau, bahkan jika diperlukan kita akan lakukan melalui skema KPBU atau melalui hutang daerah," ucap Adil.
Dikatakan Adil, Pemkab akan mendorong proyek berskema KPBU sebagai bentuk pembiayaan alternatif untuk menjawab kebutuhan pemenuhan infrastruktur jalan. Salah satu caranya adalah bekerja sama dengan swasta nantinya.
Mantan anggota DPRD Propinsi Riau itu juga mengatakan, pembangunan infrastruktur tak cukup jika hanya menggunakan APBD.
Adil melanjutkan, dengan adanya skema pembiayaan KPBU tersebut dapat meringankan beban APBD dan memberikan peluang kepada swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur di Kepulauan Meranti. (**)
Hal itu setelah Bupati Kepulauan Meranti terpilih, H Muhammad Adil berencana akan membangun jalan lingkar pulau sepanjang 409,08 km yang terdiri dari jalan base sepanjang 129,31 km, jalan beton sepanjang 166,01 km, dan jalan tanah sepanjang 113,76 km. Dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan-jalan penghubung tersebut diperkirakan sebesar Rp2,3 Triliun.
Perencanaan itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH saat menyampaikan pidato pertamanya dalam rapat paripurna di Balai Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Senin (1/3/2021) lalu.
"Anggaran untuk pembangunan jalan itu akan kita upayakan menggunakan dana APBN melalui Dipa Kementerian atau Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana APBD Provinsi Riau, bahkan jika diperlukan kita akan lakukan melalui skema KPBU atau melalui hutang daerah," ucap Adil.
Dikatakan Adil, Pemkab akan mendorong proyek berskema KPBU sebagai bentuk pembiayaan alternatif untuk menjawab kebutuhan pemenuhan infrastruktur jalan. Salah satu caranya adalah bekerja sama dengan swasta nantinya.
Mantan anggota DPRD Propinsi Riau itu juga mengatakan, pembangunan infrastruktur tak cukup jika hanya menggunakan APBD.
Adil melanjutkan, dengan adanya skema pembiayaan KPBU tersebut dapat meringankan beban APBD dan memberikan peluang kepada swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur di Kepulauan Meranti. (**)
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan