Rabu, 04 08 2021
  270 Juta Orang Tertipu; Menunggu (Hukuman) Seharga Dua Triliun | Tinjau Pos PPKM Pasar Cikpuan, Kabaharkam Polri : Semua Demi Penyelamatan Masyarakat | Kabaharkam Tinjau Isoter Asrama Haji, Puji Penanganan Covid-19 Riau | Musnahkan 3 Kg Sabu, Kapolres Meranti: Dapat Selamatkan 15 Ribu Jiwa | Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan PPKM Level 4 Kota Pekanbaru Capai 90 Persen | Resmi Terbentuk Penggawa Melayu Riau , Panglima Anjo : Sudah Saat Nya Anak Melayu Bersatu.
 
Minggu, 28/02/2021 - 12:27:25 WIB | Tis | Internasional
Perpres Nomor 10 tahun 2021
Jokowi Legalkan Industri Miras, KH Ma ruf Amin Mendadak Dapat "Pukulan Telak.."!

RIAUMADANI. COM – Presiden Jokowi membuka izin investasi untuk industri miras atau minuman beralkohol dari skala besar hingga kecil dengan persyaratan tertentu. Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang ditandatangani pada 2 Februari 2021.

Adapun persyaratannya yang tertulis ialah, investasi hanya bisa dilakukan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua.

Dengan adanya Perpres tersebut, maka jual beli miras pun telah diizinkan, namun tetap dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana tercantum dalam daftar 44 dan 45 Lampiran III.

“Bidang usaha perdagangan eceran minuman keras atau beralkohol, persyaratan jaringan distribusi dan tempatnya khusus. Bidang perdagangan eceran kaki lima minuman keras atau beralkohol, persyaratan jaringan distribusi dan tempatnya khusus,” demikian isi lampiran III pada daftar 44 dan 45.

Tak hanya itu, kini baik investor asing, domestik, koperasi, bahkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat berinvestasi dalam industri miras tersebut.

Selain itu, investasi dapat dilakukan dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.

Apabila investasi di Industri miras dilakukan di luar provinsi tersebut dapat ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Sontak, sejumlah pihak bereaksi dan menyayangkan keputusan Presiden tersebut, karena kebijakan tersebut dianggap menimbulkan efek buruk.

Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, turut menyoroti Peraturan Presiden (Perpres) tersebut .

Dalam keterangannya, ia menyoroti Wakil Presiden RI, Maruf Amin, dalam proses diterbitkannya Perpres yang melegalkan miras ini.

Terlebih Maruf Amin merupakan mantan MUI dan saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI.

“Miras dilegalkan. Pukulan banget buat Kyai Maaruf nih,” cuit Cipta Panca melalui akun Twitter pribadinya @panca66, sebagaimana dikutip Jakbarnews.com.

Hingga saat ini, Kyai NU itu belum mengeluarkan tanggapan apapun terkait dengan dibukanya izin untuk produksi miras secara terbuka di wilayah tertentu di Indonesia.

Senada dengan Cipta Panca, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid juga ikut menyoroti KH Maruf Amin.

“Untuk Antum di MUI soal miras dan investasinya memang sudah jelas haram. Maklumun minaddiini bidhdharuurah. Tapi bapak Penanya mungkin minta penegasan, karena Perpres miras itu dikeluarkan oleh Presiden @jokowi, padahal Wapresnya KH Makruf Amin, yang dulu Ketum, sekarang Ketua Dewan Pertimbangan MUI,” cuit Hidayat Nur Wahid, dikutip sukabumiNews dari akun Twitter @hnurwahid pada Ahad 28 Februari 2021.

Untuk Antum di MUI soal miras&investasinya memang sudah jelas haram. Maklumun minaddiini bidhdharuurah. Tapi bpk Penanya mungkin minta penegasan, krn Perpres miras itu dikeluarkan olh Presiden @jokowi, pdhl Wapresnya KH Makruf Amin, yg dulu KetUm,skrg Ket Dewan Pertimbangan MUI. https://t.co/kCqmKHDAS0

— Hidayat Nur Wahid (@hnurwahid) February 28, 2021
Sebelumnya, Hidayat mengutip cuitan dari Kyai Cholil Nafis yang menyebut jika miras haram, tidak perlu menunggu fatwa dari MUI.

"Sdh jelas haram, ngapain nunggu fatwa. Fatwa itu klo belum jelas hukumnya. Inia mah Maklumun minaddini bidhdharurah," cuit Cholil.
Sumber: Jakbarnews

Selasa, 03/08/2021 - 23:32:09 WIB
Heboh Dana Hibah Keluarga Akidi Tio
270 Juta Orang Tertipu; Menunggu (Hukuman) Seharga Dua Triliun
Selasa, 03/08/2021 - 23:13:14 WIB
Kunker Kabaharkam Polri
Tinjau Pos PPKM Pasar Cikpuan, Kabaharkam Polri : Semua Demi Penyelamatan Masyarakat
Selasa, 03/08/2021 - 23:04:26 WIB
Kabaharkam Kunker Ke Riau
Kabaharkam Tinjau Isoter Asrama Haji, Puji Penanganan Covid-19 Riau
Selasa, 03/08/2021 - 12:08:32 WIB
Musnahkan 3 Kg Sabu, Kapolres Meranti: Dapat Selamatkan 15 Ribu Jiwa
Senin, 02/08/2021 - 10:43:41 WIB
Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan PPKM Level 4 Kota Pekanbaru Capai 90 Persen
Senin, 02/08/2021 - 10:29:32 WIB
Kawal Blok Rokan
Resmi Terbentuk Penggawa Melayu Riau , Panglima Anjo : Sudah Saat Nya Anak Melayu Bersatu.
Senin, 02/08/2021 - 09:21:35 WIB
Olimpiade Tokyo 2020
Greysia Polii/Rahayu Apriani Raih Emas Bersejarah, Indonesia Raya Akhirnya Berkumandang di Olimpiade
Senin, 02/08/2021 - 08:51:26 WIB
Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun Ternyata Hoax, Heryanti dan Prof Hardi Darmawan Diamankan
Senin, 02/08/2021 - 06:36:55 WIB
Launching Program Bupati Meranti
Bupati H.M Adil, Launching Mulai Hari Ini Masyarakat Meranti Berobat Gratis Cukup Gunakan KTP
Minggu, 01/08/2021 - 15:52:04 WIB
Gaji Dipotong Tenaga Honorer Meranti Datangi Ketua DPRD
Ketua DPRD Ardiansyah: Bupati Meranti Hanya Janji Bengak Kepada Masyarakat.
Sabtu, 31/07/2021 - 12:33:03 WIB
DUGAAN KORUPSI PEMBELIAN LAHAN SAWIT
Pejabat Bank Riau Kepri Korupsi Lagi, Kali ini Kejari Kampar Mulai Pulbaket
Sabtu, 31/07/2021 - 12:16:52 WIB
Blok Rokan
Terkait Peralihan Blok Rokan , Tim Kuasa Hukum LAMR Somasi PT. Pertamina
Sabtu, 31/07/2021 - 02:41:16 WIB
Melalui Program PUMK
PT. Timah Tbk Usaha Toko Buku Yun Agency Tetap Bertahan Meskipun Dihantam Digitalisasi
Jumat, 30/07/2021 - 10:44:49 WIB
Terkait Oknum Pejabat Meranti Sebagai Pemodal Penebangan Kayu Ilegal
Kasus Penebangan Kayu Ilegal Untuk Lunas Kapal Sampai Saat Ini Belum Ada Kejelasan Hukum.
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
SIGAPNEWS.CO.ID | INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2021 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved