Eks Mendagri Kritik LAM Riau, Sebut Tak Layak Urusi Minyak Bumi
Jumat 26 Februari 2021, 03:22 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Presiden BJ Habibie saat mengukuhkan kepengurusan LMB, yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Brigjen (Purn) Edy Natar NasutionRIAUMADANI. COM - Letnan Jendral TNI (Purn) Syarwan Hamid mengkritik kinerja Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau yang belakangan ini berambisi ikut mengelola ladang minyak bumi Blok Rokan yang akan ditinggal oleh PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI).
Menurut mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Presiden BJ Habibie ini mengatakan, tidak pantas jika lembaga adat mengurusi minyak bumi. “Sebaiknya lembaga adat itu ngurusin adat istiadat, kebudayaan. LAM itu harus kembali ke tupoksi,†ucap Syarwan Hamid di Pekanbaru, Kamis (25/2/2021).
Di Pekanbaru, putra kelahiran Siak, Riau ini mengukuhkan kepengurusan Laskar Melayu Bersatu (LMB). Dalam organisasi kelembagaan, Syarwan Hamid menjabat sebagai Datuk Panglima Besar Laskar Melayu Bersatu. Pelantikan pengurus LMB dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Brigjen (Purn) Edy Natar Nasution.
Syarwan yang pernah mendapat gelar Datuk Seri Lela Setia Negara dari Lembaga Adat Melayu Riau ini menyatakan, yang cocok menjadi pengelola ladang minyak bumi Blok Rokan adalah pihak yang benar-benar piawai untuk mengelola minyak bumi. Dia menilai, di LAM tidak ada orang yang bisa mengusai ilmu pengelahan minyak bumi.
Sesuai dengan namanya kata dia, LAM itu mengurusi adat bukan berbisnis. Selama ini LAM kan dibantu pemerintah, coba tunjukan apa saja yang sudah dilakukan untuk memajukan adat. Biarlah minyak itu diurusi oleh BUMD misal Riau Petroleum ada BSP (Bumi Siak Pusako).
“Jadi mengurus minyak itu teknis dan tujuan adalah bagaimana bisa menggenjot hasil minyak bumi. Kalau di LAM saya rasa tidak ada orang yang ahli di bidang perminyakan,†akunya.
Datuk Panglima Harian LMB, Ismail Amir yang resmi dilantik menegaskan bahwa sejak peninggalan almarhum Tennas Effendy, LAM Riau kehilangan ruhnya. Dulu kata dia, lembaga tersebut disegani dan sangat hormat dengan LAM di jaman Pak Tenas.
"Kita rindu dengan tujuk ajar Melayu yang diajarkannya. Rindu dengan karyanya. Dia seorang tokoh, budayawan, sastrawan. Kita merindukan sosok seperti Beliau. Jadi saya rasa kalau LAM sekarang sibuk ngurus minyak sudah salah kaprah. Kembalilah ke fungsinya sebagai lembaga adat,†katanya.(**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau