Wabah Virus Corona (Covid-19)
Kasus Covid-19 di Indonesia Lewati 350.000, Hari Ini Bertambah 4.301 Kasus
Jumat 16 Oktober 2020, 22:44 WIB
DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi penanganan pasien Covid-19
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Duduki Peringkat Pertama Kasus Covid-1
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Duduki Peringkat Pertama Kasus Covid-1
JAKARTA, RIAUMADANI. COM - Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat. Hal ini terlihat dari semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia hingga hari ini, Jumat (16/10/2020). Berdasarkan data yang masuk hingga Jumat pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 4.301 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesa saat ini mencapai 353.461 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, dengan update yang tersedia setiap sore. Pasien sembuh dan meninggal Satgas Covid-19 juga memperlihatkan data yang menumbuhkan harapan dengan semakin banyaknya pasien yang sembuh setelah tidak lagi terinfeksi virus corona. Dalam sehari, ada penambahan 3.883 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Mereka dianggap sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien yang sembuh setelah terpapar Covid-19 kini berjumlah 277.544 orang.
Rekor Tertinggi sejak 2 Maret Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan bertambahnya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 15-16 Oktober 2020, ada 73 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 12.347 orang. Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat ada 63.570 orang, baik yang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. Selain kasus positif, tercatat ada 157.672 orang yang saat ini berstatus suspek.
Data spesimen
Sebanyak 4.301 pasien yang baru dinyatakan mengidap Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 41.541 spesimen. Pada periode yang sama ada 30.197 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen. Total, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 3.976.653 spesimen terhadap 2.479.222 orang yang diambil sampelnya.
Sebagai catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali. Hingga saat ini, semua provinsi di Indonesia sudah mencatat adanya kasus Covid-19. Secara rinci, sudah 500 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona. Ini berarti pandemi Covid-19 sudah mempengaruhi lebih dari 97 persen wilayah Indonesia.
Indonesia Duduki Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Asia Tenggara
Indonesia saat ini menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara di dalam penularan virus corona, setelah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan 4.411 kasus dalam 24 jam terakhir, Kamis (15/10/2020).
Dilansir dari Worldometers, Indonesia menyalip Filipina yang sebelumnya berada di peringkat pertama. Filipina diketahui juga telah melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 2.261 kasus dalam sehari.
Dari data tersebut diketahui, akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 349.160 kasus sejak pandemi terjadi dalam 7 bulan terakhir. Indonesia pun tercatat berada di urutan ke-18 sebagai negara dengan kasus terbanyak.
Sedangkan Filipina hanya terpaut 1 tingkat di bawah Indonesia dengan 348.698 kasus. Sebagai catatan, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia juga masih mengalahkan Filipina, yaitu sebanyak 12.268 jiwa. Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 di Filipina tercatat sebanyak 6.497 jiwa.
Demikian halnya dengan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh. Saat ini, tercatat jumlah pasien sembuh sebanyak 273.661 orang di Indonesia, sedangkan di Filipina sebanyak 294.161 orang. Adapun total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 63.231 orang.
Kompas.com
Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesa saat ini mencapai 353.461 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, dengan update yang tersedia setiap sore. Pasien sembuh dan meninggal Satgas Covid-19 juga memperlihatkan data yang menumbuhkan harapan dengan semakin banyaknya pasien yang sembuh setelah tidak lagi terinfeksi virus corona. Dalam sehari, ada penambahan 3.883 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Mereka dianggap sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien yang sembuh setelah terpapar Covid-19 kini berjumlah 277.544 orang.
Rekor Tertinggi sejak 2 Maret Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan bertambahnya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 15-16 Oktober 2020, ada 73 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 12.347 orang. Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat ada 63.570 orang, baik yang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. Selain kasus positif, tercatat ada 157.672 orang yang saat ini berstatus suspek.
Data spesimen
Sebanyak 4.301 pasien yang baru dinyatakan mengidap Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 41.541 spesimen. Pada periode yang sama ada 30.197 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen. Total, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 3.976.653 spesimen terhadap 2.479.222 orang yang diambil sampelnya.
Sebagai catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali. Hingga saat ini, semua provinsi di Indonesia sudah mencatat adanya kasus Covid-19. Secara rinci, sudah 500 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona. Ini berarti pandemi Covid-19 sudah mempengaruhi lebih dari 97 persen wilayah Indonesia.
Indonesia Duduki Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Asia Tenggara
Indonesia saat ini menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara di dalam penularan virus corona, setelah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan 4.411 kasus dalam 24 jam terakhir, Kamis (15/10/2020).
Dilansir dari Worldometers, Indonesia menyalip Filipina yang sebelumnya berada di peringkat pertama. Filipina diketahui juga telah melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 2.261 kasus dalam sehari.
Dari data tersebut diketahui, akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 349.160 kasus sejak pandemi terjadi dalam 7 bulan terakhir. Indonesia pun tercatat berada di urutan ke-18 sebagai negara dengan kasus terbanyak.
Sedangkan Filipina hanya terpaut 1 tingkat di bawah Indonesia dengan 348.698 kasus. Sebagai catatan, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia juga masih mengalahkan Filipina, yaitu sebanyak 12.268 jiwa. Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 di Filipina tercatat sebanyak 6.497 jiwa.
Demikian halnya dengan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh. Saat ini, tercatat jumlah pasien sembuh sebanyak 273.661 orang di Indonesia, sedangkan di Filipina sebanyak 294.161 orang. Adapun total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 63.231 orang.
Kompas.com
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham