Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Pilkada Pelalawan
Yose Silaban
Yose Silaban: Masyarakat Pelalawan Perlu Buka Hati dan Buka Mata
Selasa 13 Oktober 2020, 08:57 WIB
Yose SilabanPELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Tidak tertutup kemungkinan bahwa selama ini, masyarakat yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di setiap desa, khususnya di Kabupaten Pelalawan, menganggap bahwa itu adalah program Bupati Kabupaten Pelalawan, yaitu HM.Harris.
"Dalam hal ini, masyarakat harus perlu "Buka hati dan Buka mata". Pasti timbul pertanyaan kenapa begitu? Kenapa masyarakat harus buka hati dan mata? Emang ada apa?. Kurang lebih akan banyak pertanyaan seperti itu akan muncul".
Demikian statement itu dilontarkan oleh salah sorang aktivis bernama Yose Silaban yang cukup serius memperhatikan proses Pilkada di Kabupaten Pelalawan.
Menurutnya, masyarakat jangan terbawa suasana oleh bantuan BLT yang diserahkan Bupati HM.Harris di desa-desa yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Karena program ADD dan DD itu bersumber dari APBN yang merupakan program pemerintah pusat. Maka realisasi kegiatan pembangunan diseluruh desa di Kabupaten Pelalawan, bukan program HM Harris sebagai Bupati Pelalawan," ungkap Yose.
Ia menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Desease 2019) atau yang umum di Indonesia disebut adalah Virus Corona, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat desa selama pandemi Covid-19. Anggarannya diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) di masing-masing wilayah.
"Pemerintah menargetkan penyaluran BLT Dana Desa (DD) kepada 12,3 juta Kepala Keluarga (KK) di seluruh Indonesia. Besaran manfaat yang diterima Rp.600.000 per-KK per-bulan selama tiga bulan dimulai dari April 2020. Total anggaran yang disediakan Rp.22,4 triliun atau 31% dari total anggaran Dana Desa Rp.71,19 triliun," katanya menerangkan.
Lanjutnya menyampaikan, itu artinya program BLT adalah program dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang disisipkan dari ADD atau DD atas instruksi Pemerintah Pusat.
"Jadi, Bupati Pelalawan hanya perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat untuk membagikannya sebagai pemimpin pemerintah di daerah. Sebenarnya pembagian BLT tidak harus Bupati yang melakukan karena itu seluruhnya ditangani oleh Pemerintah Desa," ujarnya.
Pria yang akrab disapa dengan panggilan yose itu juga meminta agar masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk berfikir cerdas dan kritis menyikapi penyerahan-penyerahan BLT yang diakukan Bupati Kabupaten Pelalawan, mengingat saat ini adalah masa momen politik.
"Masyarakat jangan polos berfikir bahwa itu adalah program Bupati Pelalawan, terlebih lagi dimasa momen-momen politik Pilkada saat ini. Memang masa jabatan kepemimpinan HM.Harris akan habis tahun ini, tapi jangan lupa bahwa anaknya menjadi salah satu kandidat calon bupati, yaitu Adi Sukemi yang berpasangan dengan HM.Rais sebagai wakilnya," semoga pasangan ini sesuai dengan pilihan warga Pelalawan" pungkas aktifis LSM itu. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham