Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Kenaikan BBM
BBM Kembali Naik, Organda Bingung Masalah Tarif angkutan
Selasa 03 Maret 2015, 01:18 WIB
Poto Int ilustrasi

BBM Kembali Naik, Organda Bingung Masalah Tarif angkutan

PEKANBARU.Riaumadani. com -  Kebijakan Pemerintah Pusat untuk kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak [BBM] per tanggal 1 Maret kemarin, membuat pihak Organisasi Angkutan Darat [Organda] Kota Pekanbaru merasa bingung terhadap kebijakan pemerintah Jokowi

Kepala Organda kota Pekanbaru, Syaiful Alam mengaku kebingungkan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang menaikan harga BBM per 1 Maret 2015. Pasalnya belum lama ini harga BBM turun dan tarif baru angkutan umum baru berjalan.

"Jika Pusat sebentar naik dan menurunkan angkutan, kami akan sulit dalam mengatur tarif ongkos angkutan umum. Seperti ini susah bagi kami tuk menghitungnya. Jika kemarin BBM turun, sudah kita turunkan. Sekarang naik lagi, gimana kami mau naikkan lagi," ujarnya dengan nada kesal.

Syaiful juga mengatakan bahwa pihaknya sangat sudah sulit menentukan tambahan tarif. Pasalnya kenaikan BBM Rp200.

"Biar pemerintah saja yang pusing. Di lapangan juga dengan tarif angkutan Rp3500 sekarang, banyak masyarakat yang tetap membayar Rp4000. Jika kita naikan Rp100 misalnya, masyarakat tetap membayar segitu juga," ketusnya.

Namun begitu, Organda juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan kota Pekanbaru apakah tarif naik atau tidak.

"Belum kita tentukan. Kita dudukkan dulu nanti dengan dinas perhubungan, susah naikkan," sebutnya.**



Editor : TAM-RA
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top