PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Rentetan aksi pasca disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja mulai bermunculan. Kemarin di Jakarta, Bandung, Makas" />
Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Demo UU Omnibus Law Cipta Kerja
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Aliansi Mahasiswa Riau dan Masyarakat di Gedung DPRD Ricuh
Kamis 08 Oktober 2020, 23:13 WIB
DPRD Provinsi Riau digeruduk Ribuan massa dari Aliansi Mahasiswa Universtas Islam Riau dan masyarakat Tolak UU Cipta Kerja Omni buslaw

PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Rentetan aksi pasca disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja mulai bermunculan. Kemarin di Jakarta, Bandung, Makassar, serta daerah lainnya. Siang ini, giliran DPRD Provinsi Riau yang digeruduk massa dari Aliansi Mahasiswa Universtas Islam Riau.

Mahasiswa menuntut agar anggota dewan keluar dan melakukan dialog. "Cepatlah keluar, dari tadi kami di sini. Enggak jelas kalian," ujar salah satu demonstran, Kamis (8/10/2020).

Kapolresta Pekanbaru, Nandang Mukmin Wijaya meminta demonstran untuk mundur demi mematuhi protokol kesehatan, dan agar anggota DPRD mau keluar menemui massa. Sebab mundur 10 meter merupakan permintaan dari anggota dewan.

Pantauan media ini di lokasi, tampak ratusan polisi dan Satpol PP menjaga jalannya aksi.

Unjuk rasa elemen mahasiswa, pelajar, dan pekerja memprotes disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Pekanbaru, Riau, Kamis (8/10/2020) akhirnya berlansung ricuh menyebabkan korban dari mahasiswa berjutauhan pingsan terkena tembakan water cannon dan gas air mata polisi. Aksi itu berlangsung di tengah hujan.

Peristiwa itu terjadi saat pihak kepolisian yang saling dorong dengan mahasiswa, akhirnya menembakkan gas air mata ke arah massa di gerbang gedung DPRD Provinsi Riau.

Polisi Semprotkan Gas Air Mata ke Demonstran di DPRD Riau, Sejumlah Mahasiswi Jatuh Pingsan. Akibatnya sejumlah mahasiswi yang berdesakan menghindari gas air mata jatuh pingsan. Selain itu, sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka akibat bentrokan dengan polisi. Mahasiswa yang pingsan dan luka-luka kemudian dilarikan ke paramedis yang bersiaga di sekitar lokasi dan sebagian dibawa ke gedung MUI Riau.

Tak sampai di situ, polisi juga berhamburan keluar menghalau mahasiswa agar menjauh dari area gerbang gedung DPRD.

mahasiswa sempat menghancurkan plang dan atribut-atribut lainnya di gedung wakil rakyat itu. Polisi kemudian mengejar mahasiswa sampai ke jembatan penyeberangan tak jauh dari gedung DPRD.

Polisi terus mengerjar mahasiswa sampai ke flyover Jalan Sudirman, tepatnya yang berada di persimpangan Jalan Harapan Raya. Sebagian mahasiswa berkumpul di halaman Rumah Makan Bareh Solok Jalan Sudirman. Mahasiswa dari Universitas Islam Riau (UIR) mengaku kehilangan rekan-rekan mereka. (*)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top