Tutup Usia
Tenas Effendy, Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau
Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Tenas Effendy Tutup Usia
Minggu 01 Maret 2015, 01:01 WIB
Tenas Effendy, Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau
PEKANBARU. Riaumadani. com - Innalillahi wainnailaihi rajiun. Bumi Lancang Kuning, berduka. Salah seorang putra terbaiknya, H Tenas Effendy, telah dipanggil ke hadapan Allah SWT, dalam usia 78 tahun.
Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau ini, menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu [28/2/2015] dini hari sekitar pukul 00.25 WIB di unit ICU Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru. Almarhum wafat setelah mengalami komplikasi penyakit. Sebelumnya, Tenas Effendy baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit Putra Medical Center, Malaka, Malaysia.
Perihal kabar duka itu dibenarkan Direktur Tenas Foundation, Denni Ermanto Iddehan, ketika dikonfirmasi tadi malam. "Kami sedang dalam perjalan pulang dari rumah sakit ke kediaman Pak Tenas. Mohon maaf bila ada kesalahan almarhum selama hidupnya," ujarnya.
Selama hidupnya, pria yang lahir di Kuala Panduk, Kabupaten Pelalawan, 9 November 1936 ini dikenal sebagai budayawan dan tokoh masyarakat Riau. Tenas dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Meski bukan seorang politikus, namun saran serta masukan dari Tenas selalu diperhatikan para petinggi di Bumi Lancang Kuning.
Sebagai seorang sastrawan, Effendy telah banyak membuat makalah, baik untuk simposium, lokakarya, diskusi, maupun seminar, yang berhubungan dengan Melayu, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand Selatan, Filipina Selatan, sampai Madagaskar.
Selama hidupanya, almarhum juga dikenal sangat menjunjung tinggi dan amat peduli dengan kemajuan dan perkembangan kebudayaan Melayu.
Selain itu, sosok Tenas Effendy juga dikenal sebagai orang aktif berorganisasi. Hingga akhir hayatnya, Tenas masih dipercaya sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau. Selain itu, Tenas juga masih memegang posisi penting di beberapa organisasi seperti Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Pelalawan, Pembina Lembaga Adat Petalangan dan penasihat Paguyuban Masyarakat Riau.
Kesehatan Menurun
Tenas Effendy, sebenarnya baru menjalani perawatan di ICU RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, sejak Jumat [26/2/2015] kemarin. Langkah itu ditempuh pihak keluarga, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Sebelumnya, tokoh yang dikenal berperawakan tenang itu sempat dirawat di RS Putera Medical Center Melaka, selama seminggu.
Pesawat yang membawa Tenas Effendy mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Selanjutnya dengan menggunakan ambulans, Tenas Effendy langsung dibawa ke RSUD Arifin Achmad.
Sesampainya di RSUD, Tenas langsung ditangani tim dokter. Menurut keterangan dokter, Tenas sudah mengalami penyakit komplikasi. Sehingga perlu langkah intensif untuk menstabilkan kembali kondisinya sebelum dilakukan langkah untuk mengatasi penyakitnya.
"Kami punya tim di RSUD yang dipimpin dokter anastesi. Langkah pertama yang kami lakukan untuk mengembalikan kondisi tensi, pernafasan, setelah itu stabil baru dilakukan penanganan selanjutnya," terang Kabid Pelayanan Medik RSUD Arifin Achmad, Ruswaldi.
Menurut Ruswaldi pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan penanganan kepada tokoh budayawan Riau tersebut. Segala upaya akan dikerahkan demi kesembuhan sang datuk. "Kami dari RSUD tetap mengupayakan penanganan yang maksimal, selain kita berdoa kepada Allah SWT," ujarnya.
Dari pantauan di RSUD Jumat siang kemarin, Tenas berbaring tak sadarkan diri di ruang ICU. Ia tampak didampingi keluarganya. Seorang seorang anak perempuan Tenas, tampak mengelus kepala sang bapak dengan penuh kasih. Sementara anggota keluarga lain tampak silih berganti masuk ke dalam ruang perawatan Tennas.
Menantu Tenas yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur, Edi Kusdarwanto, juga terlihat hadir di ruangan ICU tersebut menunggui kondisi mertuanya tersebut. "Mohon doanya untuk bapak ya," harapnya.
Kedatangan Tenas Effendy di RSUD Arifin Achmad, ternyata telah diketahui banyak kalangan. Tak ayal, ratusan orang berdatangan untuk menjenguknya. Mulai dari pejabat, tokoh LAM Riau, hingga masyarakat umum. Semua berharap dan berdoa, tokoh masyarakat Riau segera diberi kesembuhan.
Namun fakta ternyata berbicara lain. Allah SWT ternyata lebih ingin hambaNya itu menghadap ke haribaanNya. Pria yang telah menjadi panutan masyarakat Riau itu, akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir dini hari tadi. Innalillahi wainnailaihi rajiun. Selamat jalan bapak kami, semoga Engkau diterima dan diberi tempat yang sebaik-baiknya di sisi Nya.**
Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau ini, menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu [28/2/2015] dini hari sekitar pukul 00.25 WIB di unit ICU Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru. Almarhum wafat setelah mengalami komplikasi penyakit. Sebelumnya, Tenas Effendy baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit Putra Medical Center, Malaka, Malaysia.
Perihal kabar duka itu dibenarkan Direktur Tenas Foundation, Denni Ermanto Iddehan, ketika dikonfirmasi tadi malam. "Kami sedang dalam perjalan pulang dari rumah sakit ke kediaman Pak Tenas. Mohon maaf bila ada kesalahan almarhum selama hidupnya," ujarnya.
Selama hidupnya, pria yang lahir di Kuala Panduk, Kabupaten Pelalawan, 9 November 1936 ini dikenal sebagai budayawan dan tokoh masyarakat Riau. Tenas dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Meski bukan seorang politikus, namun saran serta masukan dari Tenas selalu diperhatikan para petinggi di Bumi Lancang Kuning.
Sebagai seorang sastrawan, Effendy telah banyak membuat makalah, baik untuk simposium, lokakarya, diskusi, maupun seminar, yang berhubungan dengan Melayu, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand Selatan, Filipina Selatan, sampai Madagaskar.
Selama hidupanya, almarhum juga dikenal sangat menjunjung tinggi dan amat peduli dengan kemajuan dan perkembangan kebudayaan Melayu.
Selain itu, sosok Tenas Effendy juga dikenal sebagai orang aktif berorganisasi. Hingga akhir hayatnya, Tenas masih dipercaya sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau. Selain itu, Tenas juga masih memegang posisi penting di beberapa organisasi seperti Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Pelalawan, Pembina Lembaga Adat Petalangan dan penasihat Paguyuban Masyarakat Riau.
Kesehatan Menurun
Tenas Effendy, sebenarnya baru menjalani perawatan di ICU RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, sejak Jumat [26/2/2015] kemarin. Langkah itu ditempuh pihak keluarga, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Sebelumnya, tokoh yang dikenal berperawakan tenang itu sempat dirawat di RS Putera Medical Center Melaka, selama seminggu.
Pesawat yang membawa Tenas Effendy mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Selanjutnya dengan menggunakan ambulans, Tenas Effendy langsung dibawa ke RSUD Arifin Achmad.
Sesampainya di RSUD, Tenas langsung ditangani tim dokter. Menurut keterangan dokter, Tenas sudah mengalami penyakit komplikasi. Sehingga perlu langkah intensif untuk menstabilkan kembali kondisinya sebelum dilakukan langkah untuk mengatasi penyakitnya.
"Kami punya tim di RSUD yang dipimpin dokter anastesi. Langkah pertama yang kami lakukan untuk mengembalikan kondisi tensi, pernafasan, setelah itu stabil baru dilakukan penanganan selanjutnya," terang Kabid Pelayanan Medik RSUD Arifin Achmad, Ruswaldi.
Menurut Ruswaldi pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan penanganan kepada tokoh budayawan Riau tersebut. Segala upaya akan dikerahkan demi kesembuhan sang datuk. "Kami dari RSUD tetap mengupayakan penanganan yang maksimal, selain kita berdoa kepada Allah SWT," ujarnya.
Dari pantauan di RSUD Jumat siang kemarin, Tenas berbaring tak sadarkan diri di ruang ICU. Ia tampak didampingi keluarganya. Seorang seorang anak perempuan Tenas, tampak mengelus kepala sang bapak dengan penuh kasih. Sementara anggota keluarga lain tampak silih berganti masuk ke dalam ruang perawatan Tennas.
Menantu Tenas yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur, Edi Kusdarwanto, juga terlihat hadir di ruangan ICU tersebut menunggui kondisi mertuanya tersebut. "Mohon doanya untuk bapak ya," harapnya.
Kedatangan Tenas Effendy di RSUD Arifin Achmad, ternyata telah diketahui banyak kalangan. Tak ayal, ratusan orang berdatangan untuk menjenguknya. Mulai dari pejabat, tokoh LAM Riau, hingga masyarakat umum. Semua berharap dan berdoa, tokoh masyarakat Riau segera diberi kesembuhan.
Namun fakta ternyata berbicara lain. Allah SWT ternyata lebih ingin hambaNya itu menghadap ke haribaanNya. Pria yang telah menjadi panutan masyarakat Riau itu, akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir dini hari tadi. Innalillahi wainnailaihi rajiun. Selamat jalan bapak kami, semoga Engkau diterima dan diberi tempat yang sebaik-baiknya di sisi Nya.**
| Editor | : | Tam.HR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan