JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Kebijakan Anies Baswedan pada awal melakukan PSBB Total langsung diserang berbagai pihak, mulai d" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Antisipasi Wabah Virus Corona (Covid-19)
Langkah Skakmat Anies Baswedan Sukses, Istana Akhirnya Mengakui
Senin 28 September 2020, 22:49 WIB
Langkah Skakmat Anies Baswedan Sukses, Istana Akhirnya Mengakui (Foto: Instagram/anies baswedan)



JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Kebijakan Anies Baswedan pada awal melakukan PSBB Total langsung diserang berbagai pihak, mulai dari para menteri, politikus, pengusaha kelas kakap, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, setelah melihat fakta dan data di lapangan, Istana saat ini mengizinkan Gubernur DKI Jakarta memperpanjang PSBB Total hingga 11 Oktober mendatang.

Sepertinya langkah skakmat Anies Baswedan sangat ampuh, hingga membuat Istana akhirnya turut mendukung.  Hal tersebut terlihat dari Anies Baswedan yang turut membawa nama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. 

Keputusan untuk memperpanjang PSBB diambil berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta.  

Opsi perpanjangan juga tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 959 Tahun 2020 yang mengatakan perlu dilakukan perpanjangan pembatasan selama 14 hari berikutnya jika kasus belum menurun secara signifikan.   

Tidak hanya itu, Anies juga mengaku sudah koordinasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Anies pun mendapatkan izin dari Luhut.  Anies juga menjelaskan ada penambahan kasus covid-19 di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi meningkat. Sementara itu, kasus di Jakarta melandai.

Dia juga mengekaim informasi tersebut berasal dari laporan Luhut mengenai perkembangan kasus corona di Jakarta. Menurut Anies, penyelesaian kasus corona di Jakarta tak bisa diselesaikan Pemprov DKI sendirian dan perlu penyesuaian kebijakan antar tiap wilayah.

"Sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu," jelas Anies.

Pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12 persen atau 1.453 kasus.

"Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kami masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan," pungkasnya. GenPI.co



Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top