Ratusan Massa Demo Kantor Gubernur Riau. Terjadi Kemacetan Arus Lalu Lintas
Jumat 18 September 2020, 23:39 WIB
Akibat aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa
dan Pemuda Se Provinsi Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Jumat
(18/9/2020) Jalan Jenderal Sudirman menjadi macet.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Akibat aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Se Provinsi Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020) Jalan Jenderal Sudirman menjadi macet.
Kemacetan ini sendiri terlihat dari Fly Over Gramedia hingga bundaran Tugu Zapin, akibatnya juga tumpukan kendaraan terlihat di Tugu Zapin.
Selain itu akibat dari tumpukan massa yang melakukan aksi unjuk, Jalan Jenderal Sudirman yang memiliki tiga lajur hanya tersisa satu lajur saja.
Duberitakan, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau melakukan aksi di depan kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020).
Sebelum menyampaikan orasinya, ratusan massa longmarch dari samping Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru menghidupkan mercun, bunga api dan flare.
Kedatangan massa menuntut kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Riau. Hal itu terkait Indra Satria Lubis merupakan mantan narapidana (Napi) yang dilantik sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Riau beberapa waktu lalu.
"Pasangan Syamsuar, Edi Natar Nasution telah memperjualbelikan jabatan. Telah melantik seorang mantan napi, tidak pantas memimpin Riau lagi," teriak koordinator aksi, Doli dalam orasinya dikutip dari cakaplah.
"Pemberlakukan regulasi tak ada gunanya hanya sebagai embel-embel. Dimana Edi Natar telah mengangkat narapidana sebagai pejabat kembali," teriak orator lainnya, Riski dalam orasinya.
Hingga saat ini ratusan mahasiswa ini masih terus berdemo dan berorasi di depan Kantor Gubernur Riau. Para massa dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP Riau, dengan peralatan lengkap.
Massa meminta bertemu dengan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Nasution.
Terlihat juga petugas kepolisian dari Satlantas terus mengatur jalan agar semakin tidak menumpuknya kendaraan yang melintasi jalan ini. (*)
Kemacetan ini sendiri terlihat dari Fly Over Gramedia hingga bundaran Tugu Zapin, akibatnya juga tumpukan kendaraan terlihat di Tugu Zapin.
Selain itu akibat dari tumpukan massa yang melakukan aksi unjuk, Jalan Jenderal Sudirman yang memiliki tiga lajur hanya tersisa satu lajur saja.
Duberitakan, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau melakukan aksi di depan kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020).
Sebelum menyampaikan orasinya, ratusan massa longmarch dari samping Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru menghidupkan mercun, bunga api dan flare.
Kedatangan massa menuntut kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Riau. Hal itu terkait Indra Satria Lubis merupakan mantan narapidana (Napi) yang dilantik sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Riau beberapa waktu lalu.
"Pasangan Syamsuar, Edi Natar Nasution telah memperjualbelikan jabatan. Telah melantik seorang mantan napi, tidak pantas memimpin Riau lagi," teriak koordinator aksi, Doli dalam orasinya dikutip dari cakaplah.
"Pemberlakukan regulasi tak ada gunanya hanya sebagai embel-embel. Dimana Edi Natar telah mengangkat narapidana sebagai pejabat kembali," teriak orator lainnya, Riski dalam orasinya.
Hingga saat ini ratusan mahasiswa ini masih terus berdemo dan berorasi di depan Kantor Gubernur Riau. Para massa dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP Riau, dengan peralatan lengkap.
Massa meminta bertemu dengan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Nasution.
Terlihat juga petugas kepolisian dari Satlantas terus mengatur jalan agar semakin tidak menumpuknya kendaraan yang melintasi jalan ini. (*)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau