Rumah Yatim Riau Terus Berbagi
Gatot Sugianto (64) bertempat tinggal di Jalan Pelita, RT 018 RW 005, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Tinggal Sebatang Kara Di Gubuk, Gatot Sempat Tak Makan Nasi Selama 7 Bulan
Selasa 25 Agustus 2020, 09:48 WIB
BENGKALIS. RIAUMADANI. COM - Hidup sebatang kara terpaksa harus dijalani Gatot Sugianto (64) setelah lama berpisah dengan istrinya. Meski memiliki anak, namun saat ini mereka tinggal terpisah dan sudah jarang bertemu satu sama lain.
Pria yang mendekati Lansia tersebut tinggal di kawasan Jalan Pelita, RT 018 RW 005, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Ia tinggal jauh dari pemukiman warga, tepatnya di tengah-tengah kebun sawit.
Dulunya, rumah yang ditempati Gatot sangat alakadarnya dan hanya cukup untuk beristirahat di malam hari. Kemudian, Ia bangun rumah tersebut dengan sangat sederhana, yakni menyusunkan batu bata tanpa diplester.
Dinding rumahnya hanya terbuat dari batang-batang kayu yang ditutupi terpal dengan tiang-tiang kayu sebagai penyangga. Sementara atap rumahnya hanya ditutupi seng bekas yang dialasi terpal.
Kondisi bangunan rumah yang serba alakadarnya dan tidak tertutupi semua tersebut tentu tidak mampu kuat bertahan. Bahkan tatkala hujan mengguyur, air yang cukup lebat dan deras masuk ke rumah Gatot.
"Kalau hujan turun saya berlari kesana sini buat nutupin yang bocor dan agar rumahnya tidak banjir. Sekarang saya pindah di rumah sebelah yang dibangun alakadarnya berkat bantuan dari bapak kepala desa dulunya. Alhamdulillah agak lebih baik dari bangunan kemarin," ujar Gatot menceritakan kepahitan hidupnya yang sudah tinggal 18 tahun di tempat tersebut.
Mungkin sebutan yang tepat untuk tempatnya tinggal bukanlah rumah, melainkan hanya bangunan gubuk. Saat ini, kondisi bangunan atau gubuk tempat Gatot tinggal nampaknya hanya tinggal menunggu hari-hari untuk kayunya satu persatu roboh, manakala hujan deras disertai angin kencang menerjang.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Gatot bekerja sebagai pembuat batu bata. Tiap harinya, Ia sendiri yang mencangkul dan mengambil tanah liat untuk kemudian dicetak, dijemur, hingga mengangkat serta membakar batu bata tersebut. Padahal, kondisi kesehatan matanya sudah tidak berfungsi sebelah dan hanya bisa melihat dengan satu mata.
Seiring tubuh yang dimakan usia, kini Gatot tidak mampu lagi memproduksi batu bata dengan jumlah banyak layaknya masih muda. Padahal, Ia dulu mampu menghasilkan Rp 4-3 juta dari harga Rp 300 per bata yang dijual. Saat ini, Gatot pun memiliki harapan untuk memiliki pekerjaan lain, seperti menanam cabe dan lainnya yang lebih mudah dan ringan.
Bahkan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Gatot menceritakan, dirinya amat sangat terdampak. Semenjak pandemi, Ia sudah hampir tujuh bulan tidak makan nasi. Gatot hanya makan kates atau pepaya yang Ia rebus dan hanya ditambahi bumbu penyedap dari warung, termasuk makanan dari hutan lainnya.
"Setiap hari saya hanya makan itu untuk mengganjal rasa lapar karena saya tidak punya uang sama sekali untuk membeli beras. Dan mungkin saya sudah lupa bagaimana rasa nasi itu sekarang" ucap Gatot lirih menceritakan kepahitan hidupnya yang sudah tidak bisa membeli beras untuk makan.
Kendati demikian, Gatot sangat semringah dan mengaku bahagia ketika mendapat Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim. Sebelumnya, Ia juga mengaku sempat mendapat bantuan dari pemerintah setempat, sehingga dapat merasakan kembali makan nasi.
"Dulunya bukan dapur yang berasap, malah yang berasap tungku dari pembuatan batu bata saja. Alhamdulillah, pak gatot tetap semangat dalam jalani hidup," ujar Relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Rahmat.
#pejuangkebaikan, masih banyak saudara-saudara kita yang ada dipelosok negeri membutuhkan uluran tangan kita. Satu uluran tanganmu sangat berarti bagi mereka. Donasi terbaikmu bisa disalurkan melalui :
Rekening Donasi :
BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman.(**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan