Pemerintah Kota Pekanbaru
 
Antisipasi Wabah Virus Corona (Covid-19)
Wali Kota Pekanbaru Terbitkan SE PPKM Level Empat Dengan 16 Poin Pengetatan Kegiatan

Dibaca sebanyak 191 kali
Pekanbaru | Tis | Sabtu, 24/07/2021 | 23:12:06 WIB
 
Wali Kota Pekanbaru  Firdaus ST MT menerbitkan surat edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan dimulai pada Senin 26 Juli hingga Minggu 8 Agustus 2021 mendatang.
RIAUMADANI. COM  - Wali Kota Pekanbaru  Firdaus ST MT akhirnya menerbitkan surat edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada Sabtu 24 Juli 2021 di Pekanbaru. Pemberlakuan PPKM tersebut, akan dimulai pada Senin 26 Juli hingga Minggu 8 Agustus 2021 mendatang.

Surat edaran tersebut, bernomor : 15/SE/SATGAS/2021 Tentang Pedoman Penerapan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Pekanbaru.

Dalam surat tersebut, disampaikan kepada Pimpinan Lembaga Institusi Pemerintah/ Swasta/ BUMN/ BUMD Kota Pekanbaru, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Kota Pekanbaru, Pimpinan Kantor Swasta/ Asosiasi/ Pengusaha, Camat/ Lurah Se-Kota Pekanbaru dan Masyarakat Kota Pekanbaru.

Agar berdasarkan pokok-pokok penjelasan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 19 Juli 2021, terkait penerapan PPKM level IV (empat) bahwa kebijakan pembatasan dilakukan untuk menurunkan penularan COVID-19 dalam mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di Rumah Sakit akibat penularan COVID-19 dan arahan Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia tanggal 23 Juli 2021 yang menetapkan Kota Pekanbaru masuk kriteria level IV (empat) penyebaran COVID-19.

Dengan begitu maka perlu dilakukan upaya bersama melakukan pengetatan dan pengendalian mulai tanggal 26 Juli 2021 sampai dengan tanggal 08 Agustus 2021, dengan ini disampaikan sebagai berikut :

1. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 % (seratus persen) Work From Home (WFH);

2. Pelaksanaan kegiatan pada sektor :

a. Esensial seperti Keuangan dan Perbankan,

Sistem pembayaran, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Perhotelan non penanganan karantina COVID-19, Industri Orientasi Ekspor, Sektor Pemerintahan yang memberikan pelayanan publik dan perbendaharaan diberlakukan 50 % (lima puluh persen) Work From Office (WFO).

b. Kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, logistik, dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air) serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100 % (seratus persen) maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

c. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dibatasai jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 % (lima puluh persen) ; dan

d. Sektor industri ekspor dan penunjang ekspor diberlakukan shift, maximal 50 % (lima puluh persen) dari total pekerja dalam 1 shift, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

3. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan secara daring/online dan pelaksanaan pengawasan dilakukan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangan disetiap jenjang pendidikan;

4. Pelaksanaan Kegiatan konstruksi beroperasi 100 % (seratus persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat;

5. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup, kecuali akses ke apotek/toko, supermarket yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dan Restaurant yang melayani delivery order/take away.

6. Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari di izinkan dibuka s/d pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 % (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti SOP yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Industri;

7. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis, diizinkan dibuka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat s/d pukul 21.00 WIB;

8. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat;

9. Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjama’ah atau yang diikuti banyak jama’ah selama masa penerapan PPKM level IV dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah;

10. Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) dan tempat Hiburan umum (Club malam, Diskotik, Rumah Bilyar, Gelanggang Ketangkasan Elektronik, Rumah Futsal, Warnet/PUB/KTV/ layanan Hiburan Fasilitas Hotel ditutup selama penerapan PPKM level IV;

11. Kegiatan Sosial kemasyarakatan, Politik, Seni, Budaya, olahraga, Seminar, Lokakarya dan pertemuan luring yang dilakukan di dalam/di luar gedung pertemuan tidak diizinkan, pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM level IV;

12. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 % (tujuh puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;

13. Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi pesawat harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan PCR H-2 , untuk transportasi darat/laut/sungai antar kota dalam provinsi Riau menunjukan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan untuk transportasi antar kota antar provinsi menunjukan kartu vaksin dan swab antigen H-1;

14. Pengaturan Pelaksanaan PPKM Mikro di tingkat RT/ RW, agar dilakukan pengetatan dengan mengaktifkan siskamling dan jam malam serta mengatur buka tutup akses masuk ke lingkungan setelah pukul 20.00 WIB;

15. Bagi Hotel/Wisma/Homestay dalam menerima tamu wajib mensyaratkan bebas COVID-19 dan untuk hotel yang menyelenggarakan jasa isolasi mandiri wajib mendapat izin dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru;

16. Bagi Masyarakat yang membutuhkan pelayanan isolasi mandiri, penjemputan menuju tempat isolasi yang ditetapkan pemerintah dapat menghubungi fasilitas layanan kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat dan call center 112.

Hal tersebut dilakukan guna melaksanakan arahan pemerintah pusat, bahwa tingginya kasus sebaran Covid-19 harian di Riau tembus mecapai 1.008 orang positif dalam satu hari. (***)

 

Jumat, 17/09/2021 - 03:30:47 WIB
Ketua Pengprov Novilia Kukuhkan Pengurus SOIna Rohil Periode 2021-2025

Selasa, 14/09/2021 - 13:15:24 WIB
Buat Pejuang Kebaikan Ayo Kunjungi Kantor Layanan Zakat Rumah Yatim Riau. Ini Alamatnya

Senin, 13/09/2021 - 23:50:51 WIB
Pemko Pekanbaru Segera Gelar Pertemuan Dengan Pengembang Bahas Kelanjutan Pembangunan Pasar Induk

Senin, 13/09/2021 - 23:30:50 WIB
Ketua DPC Gerindra Kota Pekanbaru Bagi-bagi Sembako ke Warga Kecamatan Sail

Minggu, 12/09/2021 - 12:10:52 WIB
Kapolresta Kombes Pol Dr Pria Budi, SIK MH. Resmi Launching Aplikasi Tanjak Polresta Pekanbaru

Sabtu, 11/09/2021 - 12:48:21 WIB
Wali Kota Firdaus: Vaksin Syarat Guru Untuk Mulai Sekolah Tatap Muka

Jumat, 10/09/2021 - 05:19:41 WIB
Hidup Jadi Dermawan Membawa Kebahagiaan

Kamis, 09/09/2021 - 07:40:43 WIB
Polisi Ungkap Fakta Tindak Pidana Penipuan Penggelapan yang merugikan pengusaha Sembako Rp.3,7Milyar

Rabu, 08/09/2021 - 23:37:05 WIB
Pemprov Riau Putihkan Rp 5,7 Miliar Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Rabu, 08/09/2021 - 23:31:06 WIB
Gubri Minta Para Guru dan Siswa Jadi Prioritas Sasaran Vaksinasi

Rabu, 08/09/2021 - 23:22:22 WIB
Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Bakal Panggil Pengelola Parkir Terkait Gerai Alfamart dan Indomaret

Rabu, 08/09/2021 - 23:04:10 WIB
Kapolda Riau Beri Penghargaan 41 Personel Berprestasi

Selasa, 07/09/2021 - 14:55:09 WIB
Luar Biasa, 8.839 Mobil Plat Merah di Riau Nunggak Bayar Pajak

Selasa, 07/09/2021 - 11:21:50 WIB
Kapolda Riau : 6.394.087 Jumlah Penduduk Riau, Yang Menjadi Target Vaksinasi 4.478.860 orang

Senin, 06/09/2021 - 13:42:39 WIB
Rumah Yatim Berikan Santunan Peduli Sesama Untuk Keluarga Ega, Korban Kecelakaan Kapal Pongpong

Senin, 06/09/2021 - 05:01:01 WIB
Hasil Evaluasi Pusat, Pekanbaru Sudah Keluar dari Daftar Kota Zona Merah

Jumat, 03/09/2021 - 23:48:34 WIB
Zona Risiko Penyebaran Covid-19 di Riau Alami Perubahan, PPKM Level 4 Masih Bertahan

Jumat, 03/09/2021 - 23:27:53 WIB
Tahun 2022 Jalan di Kota Pekanbaru Ditergetkan Bebas Lobang

Kamis, 02/09/2021 - 23:06:21 WIB
Pengelolaan Parkir Tepi Jalan Umum Kota Pekanbaru Resmi Beralih

Selasa, 31/08/2021 - 22:56:30 WIB
20.833 UMKM Dapat Bantuan Modal Usaha dari Pemprov Riau

Selasa, 31/08/2021 - 22:49:45 WIB
Gubri Syamsuar Harap Bantuan UMKM Dimanfaatkan Dengan Sebaiknya

Sabtu, 28/08/2021 - 22:40:06 WIB
Kepala Rutan Pekanbaru Berikan Penguatan Mental, Kepribadian dan Disiplin ASN 2017

Sabtu, 28/08/2021 - 15:38:05 WIB
Rumah Yatim Bagikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Prasejahtera Senapelan Pekanbaru

Jumat, 27/08/2021 - 23:01:00 WIB
BKPSDM Kota Pekanbaru Gelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SIMPEG dan Penerapan BOT

Jumat, 27/08/2021 - 08:18:32 WIB
Wako Firdaus Tinjau Penerapan Prokes di Sukaramai Trade Centre (STC) dan Mal Pekanbaru (MP).

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU © 2012

Jum'at, 17 09 2021