Pemerintah Kabupaten Pelalawan - Merangkai Kampung Membangun Negeri
 
PT. IIS Diduga Sekongkol Pihak Ke-3 Serobot Kebun Zaenal Abidin

Dibaca sebanyak 225 kali
Pelalawan | Tis | Jumat, 26/03/2021 | 22:53:49 WIB
 

RIAUMADANI. COM - Diduga bekerja sama dengan salah seorang oknum, perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Inti Indosawit Subur (IIS) diduga serobot kebun seluas 20.000 M2. milik warga Desa Silikuan Hulu Zaenal Abidin. Sementara Zaenal Abidin pemilik kebun telah mengantongi sertifikat hak milik (SHM) yang syah dari kantor BPN Kabupaten Pelalawan, jelas B. Fransisco Butar-butar SH selaku penasehat hukum Zaenal Abidin.

Kepada media ini pada Jumat (26/3/2021) PH itu menceritakan, sekitar setahun lalu kliennya membeli kebun terhadap salah satu anggota KUD di diareal lahan plasma PT. IIS di daerah Ukui, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau. Saat itu sudah dilakukan peralihan nama dari penjual menjadi atas nama Zaenal Abidin selaku pembeli pada surat sertifikat kebun tersebut. Transaksi jual beli juga dilakukan sesuai posesdur dengan mengurus akte jual beli (AJB) di notaris.

Tiba-tiba ada pihak lain bernama RM mengklaim kebun itu mengaku telah membeli dari pemilik awal. Dia mengklaim atas kepemilikan surat dibawah tangan. Nampaknya pada surat dia, terindikasi ada pemalsuan tanda tangan atas surat penjualan pemilik awalnya, paparnya.

Ditambahkan PH itu, dengan sepengetahuan pihak Desa dan pengurus KUD, pemilik pertama itu telah kita konfirmasi, baik secara tertulis juga secara lisan. Sungguh mengejutkan jawaban yang didapatkan dari penjual bahwa seumur hidupnya dia belum pernah tanda tangani surat. Dia hanya bisa cap jempol. Karena jangankan bisa tanda tangan, baca tulis saja saya tidak bisa, ucap Butar-butar menirukan jawaban pemilik awal kebun tersebut.

Anehnya pihak perusahaan Asian Agri Grup itu menumbang  pokok kelapa sawit di kebun milik Zaenal Abidin tanpa izinnya. Pihak perusahaan mengaku penumbangan atas izin dari RM. Jadi dasar apa pihak perusahaan meminta izin pihak penyerobot yang tidak memiliki legalitas yang jelas atas kebun itu,? Harusnya perusahaan profesional, tanya dulu surat bukti kepemilikannya. Sebagai kebun plasma, pasti memiliki alas hak yang jelas secara hukum negara, ucapnya.

Lebih ironisnya tambah Butar-butar lagi, pengurus KUD itu sendiri sudah mengingatkan perusahaan inti selaku bapak angkat kebun plasma itu untuk jangan ikut campur mengelola kebun tersebut. Pertanyaan besar lagi, begitu pihak perusahaan tersebut kita somasi, manager kebun plasma itu langsung ganti, tukasnya terheran-heran.

Masalah itu sudah kita konfirmasi kepada perusahaan melalui somasi. Manager plasma mengatakan bahwa itu sifatnya pribadi, terang advokad itu.

Dengan tegas dalam kesempatan itu PH Zaenal Abidin itu meminta kepada RM agar segera hengkang dari kebun itu dan jangan diganggu lagi. Sebab Zaenal Abidin telah mengatongi surat kepemilikan yang syah secara hukum dari kantor BPN yaitu sertifikat hak milik. Dia juga meminta pihak perusahaan PT. IIS untuk bertanggung jawab atas penumbangan pokok kelapa sawit kebun milik kliennya itu.

Pihak perusahaan PT. IIS melalui manager kebun plasma bernama Agung yang dikonfirmasi lewat pesan WA menjawab, saya sudah sampaikan kronologis lengkap dan dokumen pendukung lengkap bersama RM ke Polsek Ukui pada tgl 15 Maret 2021. Perusahaan melakukan blocking dan tumbang atas dasar info dari RM. RM waktu itu memberikan bukti dokumen jual beli bermaterai disertai saksi-saksi, sebutnya memberi penjelasan tertulis di WA.

Lanjut Agung, kemudian pihak perusahaan didampingi tim kelompok kerja replanting KUD, telah menemui pak Zaenal dan Pak RM untuk konfirmasi. Setelah perusahaan tahu lahan tersebut belum clear status jual beli, kami selaku perusahaan dan KUD menghentikan program (pekerjaan). Itu diketahui oleh Zaenal, sampai masalah itu kami bahas di Kantor Desa bersama Kepala Desa, tukasnya

Dikatakan manager kebun plasma PT. IIS itu, Zaenal tidak setuju untuk ditanam kembali, maka Kamipun (perusahaan PT. IIS) tidak menanam dan tidak lakukan apapun pekerjaan disana. Adapun yang menanam lahan seluas 1/4 Ha tersebut dari info yang kami dapat ialah pak RM sendiri, dan itu bukan bibit dari perusahaan, kami tidak mengetahui apapun setelahnya, tulisnya lagi membantah melakukan penanaman dikebun milik Zaenal Abidin.

Penjelasan Agung lagi, itu semua tertuang dalam dokumen kronologis yang kami serahkan ke kantor Polisi kemarin. Sekali lagi kami sampaikan bahwa perusahaan telah menjalankan pekerjaan sesuai prosedur. Dan setelah kami tahu 1/4 Ha itu ada sedikit masalah, dengan semua saksi yang ada dilapangan, pengerjaannya kami hentikan sampai sekarang. 

RM selaku salah satu pihak yang bersengketa dalam permasalahan kebun itu belum bisa dimintai keterangannya. Hingga berita ini dipublis, nomor kontaknya belum didapatkan media ini. (Sona)
 

Minggu, 16/05/2021 - 01:13:43 WIB
Banjir 2 Desa di Kecamatan Bunut, Bupati H.Zukri Langsung Turun Ke Lokasi Banjir

Selasa, 11/05/2021 - 19:15:55 WIB
Temuan Inspektorat Pengunaan DD/ADD Desa Kesuma Telah Dikembalikan

Selasa, 11/05/2021 - 12:01:33 WIB
Kades Kesuma Dan Inspektorat Pelalawan Diduga Kongkalikong

Senin, 10/05/2021 - 16:35:57 WIB
Rumah Yatim Berikan Program Bantuan THR Da i untuk Para Mubaligh Pekanbaru

Senin, 10/05/2021 - 16:15:55 WIB
Bupati H.Zukri Harapkan Melalui Rancangan RPJMD Bisa Mensejahterakan Masyarakat Pelalawan.

Sabtu, 08/05/2021 - 01:47:11 WIB
Jalan Rusak di Kecamatan Kerumutan, Bupati H. Zukri Tegaskan Perusahaan Lakukan Perawatan Dari Awal

Kamis, 06/05/2021 - 09:13:03 WIB
Camat Bandar Petalangan Gelar Rapat Koordinasi Posko PPKM Desa Dan Kelurahan

Rabu, 05/05/2021 - 07:15:44 WIB
Bupati Pelalawan H. Zukri Tinjau Jalan Rusak di Lintas Bono Desa Merbau Kecamatan Bunut

Senin, 03/05/2021 - 14:19:10 WIB
Polres Pelalawan Akan Dipraperadilankan Lagi Oleh PH Korban KDRT

Minggu, 02/05/2021 - 07:45:53 WIB
Maraknya Judi Togel di Pelalawan, Polda Riau; Laporkan Saja

Sabtu, 01/05/2021 - 06:55:02 WIB
Aktifitas Togel di Pelalawan Diduga Dibandari Oknum Aparat

Jumat, 30/04/2021 - 08:04:13 WIB
Bupati H. Zukri Harapkan Akuntabilitas Keuangan Daerah Dapat di Pertanggungjawabkan oleh Pemda

Jumat, 30/04/2021 - 04:02:15 WIB
Sambut May Day PT. Adei Plantation Bagikan Sembako Kepada Karyawan

Kamis, 29/04/2021 - 09:46:44 WIB
Polres Pelalawan Tepis Reflik Pemohon Praperadilan Perkara KDRT

Rabu, 28/04/2021 - 07:13:58 WIB
Jawaban Praperadilan Polres Pelalawan Dalam Perkara KDRT Dinilai Aneh

Senin, 26/04/2021 - 17:31:01 WIB
Pidato Perdana Bupati Pelalawan Zukri Misran Molor Dari Jadwal

Selasa, 20/04/2021 - 16:26:22 WIB
Sebelum Pertemuan, Humas RAPP Dan Instansi Terkait Kumpul Diruangan Ketua Komisi II Secara Tertutup

Selasa, 20/04/2021 - 16:15:47 WIB
DPRD Pelalawan Kecewa Kepada DLHK Riau

Selasa, 20/04/2021 - 10:07:59 WIB
Penyidik Polres Pelalawan Konfrontir Saksi Dengan Korban KDRT

Senin, 19/04/2021 - 09:07:51 WIB
Konflik Lahan di Pelalawan Akan Dibawa ke Komisi II DPR RI

Kamis, 15/04/2021 - 07:19:11 WIB
Sidang Prapid KDRT di PN Pelalawan Dijadwalkan 20 April Besok

Selasa, 13/04/2021 - 15:01:54 WIB
Komisi I DPRD Pelalawan Kunker Di PT. PMBN

Selasa, 13/04/2021 - 04:16:20 WIB
Tersangka KDRT Tidak Ditahan Polres Pelalawan Jadi Tanda Tanya

Senin, 12/04/2021 - 12:33:03 WIB
Azmun Zaafar Sesalkan Pemda Pelalawan Terkait Pasar Sorek

Senin, 12/04/2021 - 10:53:46 WIB
PT. RAPP Tidak Hadiri Undangan DPRD Pelalawan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN © 2012

Minggu, 16 Mei 2021