Jum'at, 21 Februari 2020
  Hadiri Rakornas Investasi 2020, Sekda Yusri: Pemkab. Komit Permudah Perizinan di Kampar | | Presiden Joko Widodo Meninjau dan Meresmikan MTs Negeri 3 Pekanbaru | Miliki Sabu BH dan BN di Glandang Ke Polsek LBJ | Wakil Ketua DPRD Hardianto: BUMD Tak Sehat Ditutup atau Dimerger Saja | Wabup Meranti Hadiri Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020
 
Selasa, 04/02/2020 - 05:01:58 WIB | Tis | Internasional
425 Korban Jiwa Akibat Virus Corona Terjadi di China

Angka kematian akibat wabah virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV kembali bertambah menjadi 425, dengan lebih dari 20.000 kasus infeksi telah dilaporkan. 
TERKAIT:
BEIJING. RIAUMADANI. COM - Angka kematian akibat wabah virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV kembali bertambah menjadi 425, dengan lebih dari 20.000 kasus infeksi telah dilaporkan. 

Sebagian besar kematian terjadi di China, terutama di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah, dengan satu kematian dilaporkan terjadi di Filipina.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin, 3 Februari 2020, memperingatkan bahwa dunia mungkin sangat tidak siap untuk menghadapi wabah yang nyata meski memiliki waktu untuk mempersiapkan diri setelah epidemi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Tedros karena tindakan pencegahan terhadap wabah yang meluas di sejumlah negara sejauh ini tetap sangat tidak memadai dan mencerminkan "siklus panik dan penelantaran".

"Kami membuang uang saat wabah, dan ketika sudah berakhir, kami melupakannya dan tidak melakukan apa pun untuk mencegah yang berikutnya," kata Tedros pada pertemuan dewan eksekutif WHO di Jenewa sebagaimana dilansir Russia Today, Selasa (4/2/2020).

Angka kematian pada Senin, yang mencapai 64 orang, merupakan yang tertinggi dalam satu hari sejak wabah mulai menyebar.

 China telah selesai membangun dua rumah sakit berkapasitas besar di Provinsi Hubei yang diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran wabah virus korona.

Sejauh ini sejumlah negara, termasuk Indonesia telah melarang masuknya pengunjung dari China untuk mencegah masuknya, atau bertambahnya kasus infeksi virus korona di wilayah negara mereka. Langkah pelarangan itu diambil setelah WHO mengumumkan wabah virus korona 2019-nCoV sebagai darurat kesehatan global pekan lalu.(**)

(39) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Jumat, 21/02/2020 - 04:15:29 WIB
Hadiri Rakornas Investasi 2020, Sekda Yusri: Pemkab. Komit Permudah Perizinan di Kampar
Jumat, 21/02/2020 - 04:13:01 WIB

Jumat, 21/02/2020 - 03:57:46 WIB
Kunker Presiden Jokowi di Bumi Lancang Kuning
Presiden Joko Widodo Meninjau dan Meresmikan MTs Negeri 3 Pekanbaru
Jumat, 21/02/2020 - 01:39:20 WIB
Dua Warga Sei Beberas Hilir Ditangkap Polisi
Miliki Sabu BH dan BN di Glandang Ke Polsek LBJ
Jumat, 21/02/2020 - 01:25:31 WIB
DPRD RIAU
Wakil Ketua DPRD Hardianto: BUMD Tak Sehat Ditutup atau Dimerger Saja
Jumat, 21/02/2020 - 00:49:38 WIB
Wabup Meranti Hadiri Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020
Kamis, 20/02/2020 - 23:06:09 WIB
Presiden Jokowi Tiba Dilanud Roesmin Nurjadin Langsung Disambut Gubernur Riau
Kamis, 20/02/2020 - 17:10:07 WIB
Karantina Pertanian Wilayah Kerja Selatpanjang Lakukan Pemusnahan Buah-buahan Dari Malaysia
Kamis, 20/02/2020 - 17:08:23 WIB

Kamis, 20/02/2020 - 16:36:36 WIB
Raker Kades Se-Riau
Wagubri Buka Secara Resmi Raker Bersama Kepala Desa Se -Riau Dalam Agenda Pengelolaan Dana Desa
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved