Senin, 18 November 2019
  PUK FSPTD- KSPSI Desa Pasir Selabau Terbentuk | Ekspos Ungkap 16 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka Dalam Sepekan Terakhir | Pemuda Desa Lukit Merbau Keluhkan, Dua Tahun Anggaran Dana Kegiatan Tidak Dicairkan Kepala Desa | Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir: HKN adalah Upaya Ajak Masyarakat untuk Hidup Sehat | Sekdakab H Bustami HY Pimpin Apel Peringatan HKN ke-55 di Bengkalis | Bupati Bengkalis Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 3 Pejabat Pengawas
 
Rabu, 06/11/2019 - 10:13:48 WIB | Tis | Nasional
Dalam Rapat Bersama Sekjend Watanas
Bupati Irwan Usulkan Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional

Bupati Meranti Irwan Nasir poto bersama di Kantor Setjend Watannas, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
TERKAIT:
JAKARTA. RIAUMADANI. COM  - Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti pertemuan bersama pihak Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Pangan Nasional, dalam kegiatan dalam rangka mewujudkan ketahanan Pangan Nasional lewat Sagu itu, Bupati usul kepada Presiden melalui Dewan Ketahanan Pangan Nasional untuk memasukan Sagu sebagai komoditas strategis Pangan Nasional, bertempat di Ruang Rapat Desisnas Lt. IV, Kantor Setjend Watannas, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Hadir dalam pertemuan itu, Deputy Sistem Nasional Bandep Infolahta Desisnas Brigjend. TNI Budi Pramono, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Praktisi Sagu dari IPB Prof. Bintoro,  Wakil Ketua Komisi Teknis Pangan dan Pertanian Anggota KADIN Utama Kajo, Direktur PT. Sampoerna Agro Dwi Asmono , Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kadis Perindagkop Meranti Drs. H. Azza Fahroni, Kabid Desa Dinas PMD Meranti Darwis SIP MM, Pihak BRG RI, Serta Perwakilan Perusahaan Sagu lainnya.

Seperti dijelaskan Deputy Sistem Nasional Bandep Infolahta Desisnas Brigjend. TNI Budi Pramono, Seiring semakin menipisnya lahan padi di Indonesia yang menyebabkan penurunan produksi beras sementara kebutuhan pangan oleh masyarakat semakin meningkat, Sagu dapat menjadi potensi pangan strategis yang mampu mendukung ketahanan pangan Nasional.

Kini Pemerintah Pusat tengah berupaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Lewat Sagu Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Namun untuk mengembangkan Sagu tidak cukup hanya bermodalkan bahan baku tapi diperlukan upaya Industrialisasi yang masif agar pemanfaatannya dapat maksimal. Untuk mewujudkannya Dewan Watanas Akan membuat surat ke Presiden untuk menjadikan Sagu sebagai Food Security Pertahanan Pangan dan masalah ini menurut Brigjend. Budi Ptamono sangat penting dan strategis.

"Kita jangan menunggu krisis pangan dulu, tapi kita harus mendahuluinya, agar Indonesia bisa survive, dan mampu mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045,"ujarnya.

Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dihadapan seluruh peserta rapat, menegaskan untuk mengembang Sagu, diperlukan keberpihakan dari Pemerintan Pusat untuk menjadikan Sagu sebagai sebagai komoditas ketahan pangan strategis Nasional. Namun sayangny hingga saat ini kebijakan itu belum dilakukan. Dan Bupati mengusulkan agar Sagu dapat menjadi Komoditas Ketahanan Pangan Nasional.

"Kita berharap bagaimana Sagu dapat menjadi komoditas pangan strategis Nasional, karena saat ini Pemerintah hanya fokus pada Padi, Jagung, Kedelai (PAJALE), dan kita berharap Sagu dapat dimasuian menjadi PAJALEGU, Padahal Sagu merupakan pangan asli Indonesia dan satu-satunya yang tidak di Import," jelas Bupati Irwan.

Dan menurut Bupati, jika Pemerintah Pusat dapat menyambut hal itu, maka diprediksi Industri Sagu akan menggeliat.

Selanjutnya Bupati Irwan, menjelaskan soal Import Terigu Indosia mencapai 10 ribu Ton/Tahun, jika 10 persen saja Industri besar makanan menggunakan bahan baku Sagu maka Sagu akan berkembang.

Kemudian Bupati juga menyinggung kebijakan dibidang Industri Hilirisasi Sagu salah satunya dalam mendukung terciptanya makanan turunan dari Sagu. Selain itu perlu juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat Indonesia untuk kembali mengkonsumsi Sagu. Sebab Sagu bukan lagi menjadi makanan kelas dua tapi merupakan makanan yang nikmat dan sehat dimana saat ini makanan sehat sudah menjadi trend bagi masyarakat eropa.

Dari hasil penelitian Dewan Watanas, jika Sagu yang ada di Indonesia dapat diolah dan dimanfaatkan secara maksimal diyakini mampu mencukupi kebutuhan pangan dua kali penduduk Indonesia. Seperti diketahui, potensi Sagu Indonesia mencapai 1.5 Juta Ha, terbesar berada diwilayah Papua, dan Meranti sendiri kurang terdapat kurang lebih 50 Ribu Ha. Meski hanya sebagian kecil namun Meranti merupakan pemasok 80 persen kebutuhan Sagu Nasional.

Sagu Meranti untuk pasar lokal dibawa ke Cirebon dan Surabaya, sementara Luar Negeri Malaysia, Jepang, Singapura, Cina, dan Korea Selatan.

Sementara itu, Praktisi dan Peneliti Sagu dari IPB, Prof. Bintoro memaparkan potensi Sagu yang dapat diolah menjadi makanan, pakan ternak dan lainnya.

Saat ini Sagu telah diolah menjadi makanan mulai dari Mie, Gula Sagu, Tepung Sagu, Biskuit (kue kering), Kue Basah, Lontong Sagu dan lainnya. Dan Sagu bukan saja dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan, limbahnyun dapat dibuat papan pengganti kayu, Perabotan dan Kerajinan Tangan, serta Pembuatan Pupuk Kompos.

Iapun menegaskan, Sagu merupakan makanan yang sangat sehat karena merupakan tumbuhan Organik yang bebas dari Pestisida dan bahan kimia lainnya.

"Di Meranti kita telah membuat tumpang sari Sagu dengan peternakan Itik, Ikan, Penggemukan Sapi," akunya.

Iapun mengusulkan kepada Watanas untuk mengundang semua Gubernur, Bupati/Walikota penghasil Sagu yakni 10 Gubernur dan 60 Bupati/Walikota untuk menyatukan visi menjadikan Sagu sebagai pangan strategis Nasional.

Begitu juga Prof. Agusnimar yang memaparkan, potensi Sagu yang merupakan tanaman kehidupan karena sumber makanan dan oksigen, Sagu merupakan jati diri orang Meranti, Sagu Sumber Literasi dan Edukasi, Sagu Merupakan Materi Peradaban.

Jika pemerintah komit mengembangkan Sagu bukan saja dapat mengokohkan ketahanan pangan Nasional. Tapi mampu mensejahterakan masyarakat karena Sagu bukan saja menjadi sumber pangan tapi juga penghasilan masyarakat. Dari catatan sebanyak 2 Triliun pemasukan masyarakat berasal dari Sagu.

Pihak perusahaan pengolah Sagu, yang diwakili Direktur Sampoerna Grup Dwi Asmono, mengatakan pasar Sagu dunia semakin terbuka lebar, dan secara regulasi pengambangan Sagu sangat menguntungkan berbeda dengan Sawit yang penanamanya sudah dibatasi tidak boleh diarea gambut dan kawasan hutan.

Agar dapat berkembang menurutnya Sagu sangat butuh dukungan kebijakan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah seperti yang dilakukan oleh Bupati Meranti kepada PT. NSP. (hms).

(71) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Senin, 18/11/2019 - 09:02:40 WIB
Mutjahidin Ketua Terpilih Siap Mengayomi dan Mensejahterakan Pekerja
PUK FSPTD- KSPSI Desa Pasir Selabau Terbentuk
Senin, 18/11/2019 - 08:41:15 WIB
Kapolres Kampar bersama Bupati Kampar
Ekspos Ungkap 16 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka Dalam Sepekan Terakhir
Senin, 18/11/2019 - 05:38:53 WIB
Pemuda Desa Lukit Merbau Keluhkan, Dua Tahun Anggaran Dana Kegiatan Tidak Dicairkan Kepala Desa
Senin, 18/11/2019 - 05:23:46 WIB
Peringatan HKN ke-55
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir: HKN adalah Upaya Ajak Masyarakat untuk Hidup Sehat
Senin, 18/11/2019 - 05:15:09 WIB
HKN ke-55 di Bengkals
Sekdakab H Bustami HY Pimpin Apel Peringatan HKN ke-55 di Bengkalis
Senin, 18/11/2019 - 05:03:51 WIB
Bupati Bengkalis Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 3 Pejabat Pengawas
Senin, 18/11/2019 - 04:52:10 WIB
Bali Ekspo 2019
Dinas Pariwisata Riau Riau Raih Juara I Diajang Bali Ekspo 2019
Minggu, 17/11/2019 - 23:17:25 WIB
Bupati Bengkalis Ajak Pemuda-Pemudi Terus Berkarya
Ratusan Masyarakat Padati Wisata Malam Kampong Melayu Desa Air Putih Bengkalis
Minggu, 17/11/2019 - 23:11:34 WIB
Musda FKMPI Riau di Bengkalis Resmi Ditutup
Minggu, 17/11/2019 - 22:39:24 WIB
Konferwil GP Ansor ke 6
Gubri Himbau Anggota GP Ansor Bantu Riau Dalam Masalah Karhutla & Narkoba
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved