Senin, 08 Maret 2021
  Oknum Kades Di Meranti Diduga Genjot Adik Ipar Hingga Hamil | Diguyur Hujan, Kapolres Eko Wimpiyanto: Terpantau Zero Hotspot di Kepulauan Meranti Nihil Titik Api | Wabup H. Asmar: ASN Meranti Jauhi Dunia Malam, Apa Lagi Memakai Narkoba dan Obat Terlarang | AHY: Moeldoko Memakai Jaket Demokrat yang Bukan Haknya | Kapolda Riau Ikut Berjibaku Padamkan Api di Tasik Putripuyu Kabupaten Meranti | DPC PUK-BM Kab. Meranti Beri Santunan Anak Yatim Di Kecamatan Tebing Tinggi Barat
 
Rabu, 16/10/2019 - 02:23:05 WIB | Tis | Politik
KOALISI PEMERINTAH
Ahmad Muzani: Gerindra Gabung ke Koalisi Jokowi atau Tidak Ditentukan Ketum Prabowo Subianto

JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan keputusan akhir soal bergabungnya Gerindra kekoalisi Jokowi ada di tangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan harus ditaati.

"Dalam tradisi Gerindra perbedaan itu biasa sebelum ada keputusan dari dewan pembina, jadi siapa saja boleh berbeda pendapat, kita sangat hargai cara pandang masing-masing, tapi kita ada tradisi begitu ketua dewan pembina, orang yang memiliki mandat partai berdasarkan AD/ART mengambil keputusan maka semua harus dengar dan taat," kata Muzani kepada wartawan di gedung DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Selasa (15/10/2019).

Muzani menjelaskan, Gerindra bakal menggelar rapimnas di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawab Barat. Semua petinggi Gerindra hingga organisasi sayap akan hadir untuk mendengarkan suara-suara terkait arah politik Gerindra ke depan.

"Pak Prabowo kumpulkan itu untuk mendengar suara suara kawan-kawan tentang gimana Gerindra ke depan ini," sambungnya.

Muzani mengaku tidak khawatir jika nantinya ada perbedaan pandangan dari kader-kader Gerindra terkait arah politik. Menurutnya kewenangan keputusan tetap berada di tangan Prabowo.

"Iya pokoknya kita bebaskan kepada itu, akhirnya Pak Prabowo akan ambil keputusan karena mandat ada pada beliau, ini penting untuk dikumpulkan dan didengar suaranya," ucap Muzani dikutip detikcom.

Sementara itu, tentang isu 3 menteri yang didapat Gerindra, Muzzani mengaku tidak tahu-menahu, Namun, dia menuturkan, saat pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, disampaikan banyak gagasan mulai dari situasi politik, ekonomi, hingga pertahanan.

"Beliau banyak diskusi dengan Pak Presiden terkait beberapa persoalan kebangsaan dan beliau juga sampaikan ke Pak Presiden tentang beberapa hal yang bisa dilakukan oleh presiden sebagai kepala pemerintahan. Pak Prabowo katakan jika atas problem tersebut Gerindra diminta bantuannya, kalau sesuai kemampuan yang kita miliki tentu akan dipertimbangkan, jika tidak tentu Presiden tidak perlu ragu untuk ambil keputusan apapun," terangnya.

"Sebagai parpol, Gerindra akan tetap bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara dan untuk keutuhan negara. Jadi Pak Prabowo sudah sampaikan ke Presiden gunakanlah hak prerogatif itu sebaik-baiknya dan Pak Jokowi tidak perlu terbebani oleh urusan apa pun," jelas Muzani.(*)

Senin, 08/03/2021 - 08:29:41 WIB
Hukum
Oknum Kades Di Meranti Diduga Genjot Adik Ipar Hingga Hamil
Senin, 08/03/2021 - 07:22:54 WIB
Pantauan Karhutla
Diguyur Hujan, Kapolres Eko Wimpiyanto: Terpantau Zero Hotspot di Kepulauan Meranti Nihil Titik Api
Senin, 08/03/2021 - 06:02:14 WIB
Wabup H. Asmar: ASN Meranti Jauhi Dunia Malam, Apa Lagi Memakai Narkoba dan Obat Terlarang
Senin, 08/03/2021 - 00:45:58 WIB
KISRUH PARTAI DEMOKRAT
AHY: Moeldoko Memakai Jaket Demokrat yang Bukan Haknya
Minggu, 07/03/2021 - 23:21:26 WIB
TINJAU KARHUTLA
Kapolda Riau Ikut Berjibaku Padamkan Api di Tasik Putripuyu Kabupaten Meranti
Minggu, 07/03/2021 - 14:37:46 WIB
DPC PUK-BM Kab. Meranti Beri Santunan Anak Yatim Di Kecamatan Tebing Tinggi Barat
Minggu, 07/03/2021 - 13:02:15 WIB
HUKUM.
Cabuli Anak Dibawah Umur, AR Diamankan Warga Perum Bella Berlian Lalu Diserahkan ke Polsek Siak Hulu
Minggu, 07/03/2021 - 09:30:44 WIB
Rapimda KNPI Riau
Tahniah, Fuad Santoso. SH. MH Pimpin KNPI Riau Periode 2021-2024
Sabtu, 06/03/2021 - 23:22:24 WIB
Rumah Pejabat Kejati Riau di Teror
Rumah Pejabat Kejati Riau Dilempari Potongan Kepala Anjing, Polisi Kumpulkan Bukti CCTV
Sabtu, 06/03/2021 - 23:03:42 WIB
Pengelolaan Sampah Merugikan Masyarakat.
Timbunan Sampah Semakin Menumpuk di Kota Pekanbaru, Walikota Akui Ditegur KLHK
Sabtu, 06/03/2021 - 22:56:20 WIB
KASUS COVID19 DI INDONESIA
Tercatat 5.767 Kasus Covid-19 di Indonesia Hari Ini 6 Maret, Riau 68 Kasus
Sabtu, 06/03/2021 - 16:50:11 WIB
Hukum
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba di Perumahan Gading Marpoyan Desa Pandau Jaya
Sabtu, 06/03/2021 - 16:11:19 WIB
Musda KNPI Riau 2021
Fuad Santoso. SH. MH, Hari Ini Daftar dan Siap Maju Sebagai Ketua KNPI Riau
Sabtu, 06/03/2021 - 14:23:11 WIB
Rakerda JMSI Sumbar
Buka Rakerda JMSI Sumbar, Wagub : Peran Media Digital Sangat Penting untuk Edukasi Vaksin
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved