Minggu, 26 Mei 2019
  Kades Senderak Harianto. SH Berbagi Rezeki Dengan Kaum Dhuafa dan Santuni Anak Yatim | Tujuh Jurnalis Alami Kekerasan Aparat Saat Kerusuhan 22 Mei | Pemko Pekanbaru Tandatangan MOU Dengan Go-Pay Dan GoJek | Dua Gadis Belia Keluarga Tak Mampu, Warga Rantau Baru Mengharapkan Uluran Tangan Dermawan | Bupati Catur Sugeng Susanto Mutasi 11 Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab Kampar | Wali Kota Firdaus, Terbitkan Edaran Larangan Terima Gratifikasi Lebaran Bagi Pejabat Pemko Pekanbaru
 
Kamis, 14/03/2019 - 23:41:05 WIB | Tis | Pekanbaru
PT SBAL Merusak Citra Pemerintah
Masyarakat Koto Aman Kampar Masih Bertahan di Bawah Jembatan fly over Sudirman

Masyarakat Kota Aman Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Riau berdemonstrasi di Kota Pekanbaru, Riau menuntut lahan sawit, Kamis (14/3/2019). Sudah empat malam mereka menginap di bawah fly over Sudirman Pekanbaru. (Foto Istimewa)
TERKAIT:
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Konflik lahan berkepanjangan antara masyarakat Kota Aman Kecamatan Tapung Kabupaten  Kampar Riau dengan perusahaan PT SBAL berlarut-larut tidak ada titik terang.

Sampai saat ini, masyarakat Kota Aman Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Riau
masih berdemonstrasi di Kota Pekanbaru, Riau menuntut lahan sawit, Kamis
(14/3/2019). Sudah seminggu mereka menginap di bawah fly over
Sudirman Pekanbaru.

Berbagai usaha dilakukan masyarakat, baik itu dialog maupun perjanjian sudah dilakukan oleh masyarakat dengan PT SBAL telah disepakati, namun tidak dapat direalisasikan mengingat dalam perjanjian pihak perusahaan akan membangun kebun apabila pihak masyarakat dapat menyediakan lahan.

Sementara ketersediaan lahan sudah tidak ada, karena lahan masyarakat telah dikuasai oleh perusahaan keseluruhannya, akibatnya pihak masyarakat menempuh jalur aksi demonstrasi, sudah empat malam bermalam di bawah fly over, belum juga ada hasil final koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemprov Riau dan pihak BPN Riau, dan pihak PT SBAL.

Hal ini mempertontonkan ketidakmampuan Pemerintah Daerah Riau dan Pemkab Kampar di mana pihak PT SBAL sama sekali tidak menjaga citra pemerintah, justru sebaliknya merasa bahwa pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan konflik tersebut, dan pihak PT SBAL kebal hukum.

Diharapkan kepada Pemerintah Daerah, dan BPN untuk dapat menekan pihak perusahaan PT SBAL untuk dapat menyelesaikan konflik lahan tersebut. Sebab bila tidak dapat diselesaikan dengan baik, bisa mempermalukan Pemerintah Daerah, dan bisa saja mengukur ulang HGU, dan apabila ada  kelebihan agar diserahkan ke masyarakat. Hal tersebut di ucapkan Ir Ganda Simamora MSi Ketua BARA- JP Riau, Kamis (14/3/2019). (*Rls/Di)

(150) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved