Blitar, Jatim, RIAUMADANI.com-Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Prof. Dr. Hariono, M.Pd mengapresiasi Kampung  Mujair, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Blitar, Jawa ">

Minggu, 26 Mei 2019
  Kades Senderak Harianto. SH Berbagi Rezeki Dengan Kaum Dhuafa dan Santuni Anak Yatim | Tujuh Jurnalis Alami Kekerasan Aparat Saat Kerusuhan 22 Mei | Pemko Pekanbaru Tandatangan MOU Dengan Go-Pay Dan GoJek | Dua Gadis Belia Keluarga Tak Mampu, Warga Rantau Baru Mengharapkan Uluran Tangan Dermawan | Bupati Catur Sugeng Susanto Mutasi 11 Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab Kampar | Wali Kota Firdaus, Terbitkan Edaran Larangan Terima Gratifikasi Lebaran Bagi Pejabat Pemko Pekanbaru
 
Senin, 04/03/2019 - 05:01:43 WIB | Editor: budi darma saragih | Nasional
Semangat Pancasila
Kepala BPIP RI Gelorakan Semangat Penemu Ikan Mujair

Blitar, Jatim, RIAUMADANI.com-Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Prof. Dr. Hariono, M.Pd mengapresiasi Kampung  Mujair, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Blitar, Jawa Timur. Betapa tidak, ternyata ada kisah narasi inovasi yang melegenda bernama Mbah Moedjair atau dikenal Pak Mujair.

Kisah Mujair ini kata Hariono, merupakan contoh mutiara Pancasila yang terkait dengan penemuan atau inovasi yang kontekstual. Lantaran, Mujair yang bernama asli Iwan Dalauk itu dikenal sebagai penemu ikan Mujair yang kerap di konsumsi masyarakat.

"Di kampung itu ada makam Mbah Moedjair, yang disebut orang penemu ikan Mujair yang sekarang sering kita makan. Melalui inspirasi dan keuletan Mbah Moedjair yang lahir di tahun 1890 hingga tahun 1957 berhasil mengubah ikan kakap hitam yang biasa hidup di laut menjadi ikan Mujair yang biasa hidup di air tawar," ucap Prof. Hariono saat bertandang ke Blitar, Jawa Timur, Minggu 3 Maret 2019.

Tentu kata Hariono perjuangan almarhum tidak instan dan sederhana. Melalui percobaan sekitar 11 kali beliau baru bisa mengembangkan ternak ikan Mujair. Setiap kali percobaan harus berjalan sekitar 35 kilometer sampai di pantai Serang. Dan jalan saat itu masih berupa semak dan hutan. 

"Almarhum banyak mendapat penghargaan dan apresiasi mulai dari pemerintah kolonial Belanda hingga pemerintah Indonesia serta dunia Internasional," ujar dia.

Nah, berkat keuletan dan dedikasi itu, lanjut Hariono ikan Mujair berhasil dikembangbiakkan. 

"Ini, sebuah prestasi yang perlu diapresiasi. Berkat penemuan almarhum narasi inovasi yang melegenda dapat kita gali dan banggakan. Leluhur kita ternyata juga merupakan inovator. Kita adalah keturunan nenek moyang penemu yang hebat," cetus dia.

Kisah perjalanan Mbah Moedjair, kata dia merupakan mutiara Pancasila yang dapat menjadi kebanggaan bersama. Di situ lah nilai-nilai Pancasila, bukan sekedar bunyi bunyian, melainkan suatu inspirasi dan inovasi yang konstruktif bagi pencapaian kedaulatan pangan. 

"Hebatnya generasi muda kampung Mujair kini terus berusaha mengembangkan kreasi dan inovasi. Salah satunya berhasil mengembangkan bibit tanaman dan industri rumah tangga yang membuat masyarakatnya sejahtera. Beberapa industri rumah tangga yang diolah dari pertanian lokal diekspor ke Malaysia dan Hongkong," tandas dia.@Liputan: Rianto/ Team IWO
(271) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved