Pelalawan. RIAUMADANI.com - Kepala SD Negeri 03 Kualo, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Widodo S.Pd terkesan tidak transparan penggunaan dana BOS dan BOSDA. Dalihnya, karena BOS dan BOSDA dipe">

Rabu, 19 Juni 2019
  Polsek Tapung Hulu Gelar Bakti Sosial Religi Jelang Hari Bhayangkara ke-73 | Ketua PGRI Riau Dr. H. Syahril. S.Pd. MM Meninggal Dunia di Rumah Sakit PMC Pekanbaru | Kronologis Wanita Muda Terseret Arus Parit Besar, Tangannya Sempat Digenggam Sang Suami | FKDT Kampar Gelar Silaturrahmi Akbar Kepala MDTA se-Kabupaten Kampar Bersama Bupati Catur Sugeng. S. | DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda RPP APBD 2018 | Siskamling Desa Tanah Merah wakili Riau Ketingkat Nasional
 
Kamis, 11/10/2018 - 14:41:14 WIB | Tis | Pelalawan
Dugaan Korupsi
Kepsek SDN 03 Kualo Pangkalan Diduga Selewengkan Dana BOS

Kepala SD Negeri 03 Kualo, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Widodo S.Pd 
TERKAIT:
Pelalawan. RIAUMADANI.com - Kepala SD Negeri 03 Kualo, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Widodo S.Pd terkesan tidak transparan penggunaan dana BOS dan BOSDA. Dalihnya, karena BOS dan BOSDA dipegang oleh bendahara, sehingga SPJ dibuat oleh bendahara dan diketahui oleh Komite sekolah.

Dia mengatakan, tidak mengetahui lagi berapa jumlah dana BOS dan BOSDA tahun 2015, tahun 2016 dan tahun 2017. Karena sudah lama, tidak ingat lagi. Terkecuali jika saya sudah dikonfirmasikan terlebih dahulu, bisa saya instruksikan kepada bendahara supaya bisa kita lihat datanya. Tunggu ada waktu kapan akan membuka data pengelolaan dana itu supaya bisa saya jelaskan semua pintanya.

"Seluruh dana BOS dan BOSDA telah direalisasikan sesuai dengan RKA (rencana kerja anggaran) yang ada. Dana BOS dan BOSDA dipergunakan dalam tiga pokok kegiatan yaitu, biaya honor pegawai, biaya modal dan untuk biaya jasa," sebutnya kepada media ini pada Kamis (11/10/18) di kantornya.

Widodo mengaku tidak ada menyelewengkan dana BOS dan BOSDA (bantuan operasional sekolah dan bantuan operasional sekolah daerah). Dia juga menyangkal bahwa wanita yang diketahui sebagai wanita simpanannya di rumahnya di jalan Arbes, Pangkalan Kerinci beberapa waktu lal, tidak benar, bantahnya. 

Rumah yang di jalan Arbes itu adalah rumah saya. Wanita yang tinggal di rumah itu, orang yang mengontrak rumah saya. Sekarang wanita itu telah pergi bersama suaminya karena merasa terganggu oleh rekan-rekan (wartawan). Sebab suaminya sedang kerja, sementara istrinya didatangi kawan-kawan media. Makanya dia pergia, ucap Widodo.

Sayangnya ketika ditanya siapa nama dan apa pekerjaan suami wanita itu, Widodo menolak memberitahukan, karena itu hak prifasinya, jawabnya memberi alasan. Dia juga membantah pernyataan sejumlah tetangga rumahnya di jalan Arbes tempat wanita simpanannya tersebut, yang mengatakan bahwa suami wanita tersebut bernama Widodo seorang PNS yang menjabat sebagai kepala sekolah di Kualo, kota Pangkalan Kerinci. Jangan percaya dengan itu, pintanya. (Sona)
(410) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved