Kamis, 01 Oktober 2020
  Gubri: Penambahan Kasus Positif Lebih Banyak dari Swab Mandiri Perusahaan | Pejuang Kebaikan , Yuk Perberat Pahala Kita Dengan ber-Zakat di Rumah Yatim Riau | Sekda Kampar Tinjau Posko Kesiapan Lokasi PSBM di Tiga Kecamatan | Ketuk Palu, APBD Perubahan Riau Rp8,7 Triliun di Sahkan | Penanganan Covid-19 Jadi Fokus Anggaran APBD P 2020 Kota Pekanbaru | Hari Ini Pecah Rekor 352 Kasus Baru Covid-19 di Riau, Kota Pekanbaru Tertinggi 227 Orang
 
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB | Sumber : Kompas | Politik
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK

JAKARTA, Riaumadani. com  -  Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa datang secara terpisah ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu [25/6/2014]. Keduanya akan diklarifikasi terkait laporan harta kekayaan masing-masing.

Hatta tiba terlebih dahulu sekitar pukul 08.45 WIB. Dia keluar seorang diri dari mobil Fortuner putih bernomor polisi B 969 DEK. Ketua Umum PAN itu langsung disambut oleh pihak KPK untuk dipersilakan masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, Prabowo baru tiba di lokasi sekitar pukul 09.05 WIB. Dia menumpang mobil Lexus putih bernomor polisi B 17 GRO. Kali ini, Prabowo dan Hatta kompak menggunakan baju batik.

Baik Prabowo maupun Hatta juga kompak tidak berkomentar kepada media yang sudah menunggu. Saat tiba, Prabowo terlihat hormat di hadapan wartawan lalu menangkupkan dua telapak tangannya di dada. Tak lama setelah itu, Prabowo memasuki Gedung KPK dengan disambut sejumlah petinggi KPK.

Sesuai dengan Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 ayat [1] huruf d Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, calon presiden dan wakil presiden wajib melaporkan hartanya ke KPK. Selanjutnya, KPK akan menguji kebenaran laporan harta tersebut. KPK juga menghimpun masukan dari masyarakat mengenai harta kekayaan capres dan cawapres.

Hal ini pertama kalinya capres-cawapres yang mendatangi Gedung KPK untuk diklarifikasi laporan harta kekayaannya. Lima tahun lalu, petugas KPK yang mendatangi para capres-cawapres di kediaman masing-masing.

"Ini agak berbeda karena KPK membuka ruang kepada publik untuk partisipasi memberikan informasi yang berkaitan dengan kekayaan capres dan cawapres. Jadi, tidak sekadar klarifikasi saja, tetapi KPK punya informasi dari masyarakat," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (24/6/2014) malam.

Hasil uji kebenaran laporan harta kekayaan capres dan cawapres ini nantinya akan disampaikan KPK kepada Komisi Pemilihan Umum [KPU]. Hasilnya pun akan diumumkan kepada publik pada 1 Juli mendatang. Jika ditemukan laporan harta yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, kata Johan, KPK menyerahkan tindak lanjutnya kepada KPU.

"Apabila temuan klarifikasi ada hal-hal yang berbeda, akan disampaikan kepada KPU. KPU yang nanti akan putuskan," ujar Johan.

Setelah Prabowo, KPK akan mengundang pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk diklarifikasi laporan hartanya pada 26 Juni mendatang.**
Kamis, 01/10/2020 - 22:50:08 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Gubri: Penambahan Kasus Positif Lebih Banyak dari Swab Mandiri Perusahaan
Kamis, 01/10/2020 - 14:18:27 WIB
ZAKAT ITU BERAT
Pejuang Kebaikan , Yuk Perberat Pahala Kita Dengan ber-Zakat di Rumah Yatim Riau
Rabu, 30/09/2020 - 22:58:41 WIB
Antisipasi Wabah Virus Corona (Covid-19)
Sekda Kampar Tinjau Posko Kesiapan Lokasi PSBM di Tiga Kecamatan
Rabu, 30/09/2020 - 22:48:28 WIB
APBDP RIAU
Ketuk Palu, APBD Perubahan Riau Rp8,7 Triliun di Sahkan
Rabu, 30/09/2020 - 22:35:43 WIB
DPRD Sahkan APBDP 2020 Pekanbaru
Penanganan Covid-19 Jadi Fokus Anggaran APBD P 2020 Kota Pekanbaru
Rabu, 30/09/2020 - 22:30:48 WIB
WABAH VIRUS COVID-19 DI RIAU
Hari Ini Pecah Rekor 352 Kasus Baru Covid-19 di Riau, Kota Pekanbaru Tertinggi 227 Orang
Rabu, 30/09/2020 - 12:06:18 WIB
Kampanye Pilkada Bengkalis
Mayarakat Kecamatan Pinggir Siap Menangkan Kasmarni Untuk Bupati Bengkalis Periode 2021-2026
Rabu, 30/09/2020 - 10:28:40 WIB
KUNKER DINAS LHK RIAU
Kadis LHK Provinsi Riau Kunker ke Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis
Rabu, 30/09/2020 - 06:59:49 WIB
Ada Historis Kebun KT.TD Di Desa Redang Seko
Jumian Koordinator KT.TD Minta Tindak Tegas Pelaku Pematokan Lahan di Blok A7
Selasa, 29/09/2020 - 16:19:16 WIB
Rugikan Negara Rp.50Milyar.
KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan WFC di Kampar,
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved