Senin, 18 Maret 2019
  Sekda H. Bustami HY Tekankan ASN Bengkalis Agar Bijak Gunakan Medsos | Bupati Bengkalis Mengucapkan Tahniah dan Sukses Atas Pelantikan Bupati Siak. | Pemko Pekanbaru Ajak Bupati Siak Bersinergi Sukseskan Pekansikawan | Gubri Ajak Undangan Acara Pelantikan Bupati Siak Doakan Ibunda UAS | Alfedri Resmi Jabat Bupati Siak Masa Bakti 2016-2001 | Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Ibunda Tercinta UAS Meninggal Dunia
 
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB | Sumber : Kompas | Politik
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK

JAKARTA, Riaumadani. com  -  Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa datang secara terpisah ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu [25/6/2014]. Keduanya akan diklarifikasi terkait laporan harta kekayaan masing-masing.

Hatta tiba terlebih dahulu sekitar pukul 08.45 WIB. Dia keluar seorang diri dari mobil Fortuner putih bernomor polisi B 969 DEK. Ketua Umum PAN itu langsung disambut oleh pihak KPK untuk dipersilakan masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, Prabowo baru tiba di lokasi sekitar pukul 09.05 WIB. Dia menumpang mobil Lexus putih bernomor polisi B 17 GRO. Kali ini, Prabowo dan Hatta kompak menggunakan baju batik.

Baik Prabowo maupun Hatta juga kompak tidak berkomentar kepada media yang sudah menunggu. Saat tiba, Prabowo terlihat hormat di hadapan wartawan lalu menangkupkan dua telapak tangannya di dada. Tak lama setelah itu, Prabowo memasuki Gedung KPK dengan disambut sejumlah petinggi KPK.

Sesuai dengan Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 ayat [1] huruf d Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, calon presiden dan wakil presiden wajib melaporkan hartanya ke KPK. Selanjutnya, KPK akan menguji kebenaran laporan harta tersebut. KPK juga menghimpun masukan dari masyarakat mengenai harta kekayaan capres dan cawapres.

Hal ini pertama kalinya capres-cawapres yang mendatangi Gedung KPK untuk diklarifikasi laporan harta kekayaannya. Lima tahun lalu, petugas KPK yang mendatangi para capres-cawapres di kediaman masing-masing.

"Ini agak berbeda karena KPK membuka ruang kepada publik untuk partisipasi memberikan informasi yang berkaitan dengan kekayaan capres dan cawapres. Jadi, tidak sekadar klarifikasi saja, tetapi KPK punya informasi dari masyarakat," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (24/6/2014) malam.

Hasil uji kebenaran laporan harta kekayaan capres dan cawapres ini nantinya akan disampaikan KPK kepada Komisi Pemilihan Umum [KPU]. Hasilnya pun akan diumumkan kepada publik pada 1 Juli mendatang. Jika ditemukan laporan harta yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, kata Johan, KPK menyerahkan tindak lanjutnya kepada KPU.

"Apabila temuan klarifikasi ada hal-hal yang berbeda, akan disampaikan kepada KPU. KPU yang nanti akan putuskan," ujar Johan.

Setelah Prabowo, KPK akan mengundang pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk diklarifikasi laporan hartanya pada 26 Juni mendatang.**
(10703) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Senin, 18/03/2019 - 09:37:09 WIB
Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional
Sekda H. Bustami HY Tekankan ASN Bengkalis Agar Bijak Gunakan Medsos
Senin, 18/03/2019 - 09:21:11 WIB
Pelantikan Bupati Siak
Bupati Bengkalis Mengucapkan Tahniah dan Sukses Atas Pelantikan Bupati Siak.
Senin, 18/03/2019 - 06:51:16 WIB
Pemko Pekanbaru Ajak Bupati Siak Bersinergi Sukseskan Pekansikawan
Senin, 18/03/2019 - 06:46:19 WIB
Pelantikan Bupati Siak
Gubri Ajak Undangan Acara Pelantikan Bupati Siak Doakan Ibunda UAS
Senin, 18/03/2019 - 06:38:06 WIB
Pelantikan Bupati Siak Defenitive
Alfedri Resmi Jabat Bupati Siak Masa Bakti 2016-2001
Senin, 18/03/2019 - 02:27:02 WIB
KABAR DUKA CITA
Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Ibunda Tercinta UAS Meninggal Dunia
Minggu, 17/03/2019 - 23:39:50 WIB
Soal 3 Kartu Sakti Rakyat Terbebani Banyak Kartu
Sandiaga Uno: Banyaknya Kartu Dikeluarkan Pemerintah Menjadi Beban Anggaran Negara.
Minggu, 17/03/2019 - 23:14:21 WIB
DEBAT KANDIDAT CAWAPRES
Cawapres Sandiaga Uno : Pengangguran Tak Butuh Belas Kasihan Tapi Kesempatan
Minggu, 17/03/2019 - 23:05:56 WIB
FPI dan Suporter PSPS Beri Bantuan Makanan Kepada Masyarakat Koto Aman
Minggu, 17/03/2019 - 22:58:00 WIB
GEMPA
Lombok di Goncang Gempa, 2 Orang Tewas dan 40 Orang Terjebak Longsor
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved