Kamis, 26 November 2020
  Jangan Perlahan Untuk Menunaikan Zakat | Terjadi Kecelakaan Lalulintas di Kuok Pelaku Bawa Pil Ekstasi Diamankan Polsek Bangkinang Barat | Pj. Bupati Syahrial Ikuti Tabligh Akbar Bersama UAS di Negeri Junjungan | Gelombang Aksi Penolakan Rizieq Shihab di Sejumlah Daerah, Disusupi Provokator Hingga Berujung Ricuh | KPK Tetapkan Menteri KKP Edhy Prabowo Sebagai Tersangka Korupsi Benih Lobster | Ini 5 Bursa Calon Kapolri, Menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis
 
Selasa, 20/10/2020 - 00:43:11 WIB | Tis | Nasional
Tolak UU Cipta Kerja Omnimbuslaw
Hari Ini Ribuan Mahasiswa Kembali Demo Tolak UU Cipta Kerja, Desak Jokowi Terbitkan Perppu

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (SI) melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). kemaren
TERKAIT:
JAKARTA, RIAUMADANI. COM - Hari ini, Selasa (20/10/2020), sejumlah elemen akan kembali menggelar aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta.

Salah satu elemen yang telah mengonfirmasi kehadiran dalam aksi hari ini adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI).

"Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia," tutur Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Remy Hastian melalui keterangan tertulis, Senin (19/10/2020).

Gelombang protes tolak UU Cipta Kerja belum surut sejak beleid kontoversial itu disahkan pemerintah dan DPR pada 5 Oktober lalu.

Pembahasannya yang dianggap cacat prosedur karena tak transparan hingga pengesahannya, ditambah muatan pasal yang dinilai pro-pengusaha, membuat UU Cipta Kerja jadi bulan-bulanan kaum buruh, mahasiswa, hingga kalangan akademisi dan koalisi sipil.

Selama 2 pekan gelombang protes, demonstrasi beberapa kali berakhir bentrok dengan aparat, tanpa mengubah sikap pemerintah maupun dewan.

Ratusan orang ditahan oleh polisi dan ada 131 di antaranya dijadikan tersangka. Di luar itu, kekerasan aparat menjadi salah satu sorotan dari beberapa episode aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di Jakarta dan berbagai daerah.

Jokowi didesak terbitkan Perppu

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Perppu.

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia menyatakan akan kembali turun aksi untuk mendesak Presiden RI segera mencabut UU Cipta Kerja," tukas Remy soal agenda aksi hari ini.

"Kami tetap menyampaikan #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat," tambahnya.

Remy menyebut, BEM SI menyayangkan reaksi pemerintah terhadap gelombang protes yang bergulir sejak pengesahan UU Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu.

Pemerintah dan DPR yang tak transparan sejak pembahasan hingga pengesahan UU Cipta Kerja malah pilih melempar segala aspirasi warga ke Mahkamah Konstitusi.

"Pemerintah justru menantang masyarakat untuk melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja padahal mereka bisa melakukan tindakan untuk mencabut undang-undang tersebut," katanya.

Aliansi BEM SI juga menilai, prosedur hukum itu tak akan banyak berpengaruh dalam menentukan nasib UU Cipta Kerja, jika menilik preseden-preseden sebelumnya.

"Terlebih lagi sebelumnya Presiden telah meminta Mahkamah Konstitusi untuk mendukung UU Cipta Kerja serta revisi terhadap UU Mahkamah Konstitusi," kata Remy.

Polisi terjunkan 6.000 personel

Remy menyebutkan, aksi hari ini akan dihelat dekat Istana Negara, di kawasan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, sebanyak 6.000 personel akan diterjunkan.

Ia berujar, massa yang akan melaksanakan demonstrasi hari ini merupakan gabungan dari berbagai elemen, seperti buruh, organisasi masyarakat, dan mahasiswa.

Heru menambahkan, massa akan terkonsentrasi di sekitar Patung Kuda.

"Kalau di sekitaran Istana, sudah kami mapping sekitar 6.000 personel," ujar Heru saat dikonfirmasi, Senin.

"Kami sedang melakukan mapping, berapa banyak dari mereka yang akan turun," ucap Heru.
Kompas.com
Kamis, 26/11/2020 - 00:03:49 WIB
Bersihkan Diri dan Harta
Jangan Perlahan Untuk Menunaikan Zakat
Rabu, 25/11/2020 - 23:40:04 WIB
Terjadi Kecelakaan Lalulintas di Kuok Pelaku Bawa Pil Ekstasi Diamankan Polsek Bangkinang Barat
Rabu, 25/11/2020 - 23:19:48 WIB
Tabligh Akbar
Pj. Bupati Syahrial Ikuti Tabligh Akbar Bersama UAS di Negeri Junjungan
Rabu, 25/11/2020 - 23:07:04 WIB
Pro Kontra Rizieq Shihab
Gelombang Aksi Penolakan Rizieq Shihab di Sejumlah Daerah, Disusupi Provokator Hingga Berujung Ricuh
Rabu, 25/11/2020 - 22:26:34 WIB
Resmi Pakai Rompi Oranye, KPK Langsung Edhy Prabowo
KPK Tetapkan Menteri KKP Edhy Prabowo Sebagai Tersangka Korupsi Benih Lobster
Rabu, 25/11/2020 - 15:40:51 WIB
BURSA KAPOLRI.
Ini 5 Bursa Calon Kapolri, Menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis
Rabu, 25/11/2020 - 15:11:29 WIB
Lantik Pengurus Pusat Jaringan JMSI
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Ingatkan Bahaya Informasi Hoax Pandemi Covid-19
Rabu, 25/11/2020 - 08:00:42 WIB
Hukum
Polsek Tapung Hilir Amankan Tersangka Pencabulan Anak Gadis Dibawah Umur
Rabu, 25/11/2020 - 01:48:34 WIB
Komunitas Kelompok Seni Budaya Solo Gelar Umbul Donga Nuswantoro Usir Covid 19
Selasa, 24/11/2020 - 22:56:57 WIB
WABAH VIRUS COVID-19 DI RIAU
Hari Ini Terjadi 138 Kasus Baru Terkonfirmasi Covid-19 di Riau, Kota Pekanbaru 54 Kasus
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved