Rabu, 30 09 2020
  Mayarakat Kecamatan Pinggir Siap Menangkan Kasmarni Untuk Bupati Bengkalis Periode 2021-2026 | Kadis LHK Provinsi Riau Kunker ke Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis | Jumian Koordinator KT.TD Minta Tindak Tegas Pelaku Pematokan Lahan di Blok A7 | KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan WFC di Kampar, | IWO Riau Bagikan 8000 Masker Gratis di Lampu Merah Bundaran Tugu Zapin | Anggota KUD.TS Adukan Dugaan Pembohongan Kebun Plasma Ke- Riau Chanel TV dan Aktivis
 
Jumat, 28/08/2020 - 13:58:30 WIB | Tis | Internasional
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Kasus Infeksi Ulang Virus Corona pada Pasien Sembuh, Ini Penjelasan WHO

JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 termasuk penyakit yang baru. Banyak ahli mengaku masih banyak yang belum diketahui terkait penyakit ini. 

Mulai dari gejala yang masih bertambah, dampak penyakit ini, termasuk juga penelitian vaksin dan obat yang ampuh menyembuhkan. 

Salah satu di antara yang juga masih perlu diteliti adalah potensi infeksi ulang virus corona pada pasien yang telah dinyatakan sembuh. 

Sebelumnya telah ada laporan mengenai adanya kasus infeksi ulang atau orang yang kembali positif virus corona setelah sebelumnya dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19. 

Berikut ini sejumlah hal yang perlu diketahui soal infeksi ulang virus corona.

Kekebalan dari virus

Dilansir dari The Guardian, jika ada yang mengatakan tubuh kita akan kebal virus setelah terpapar, sebenarnya tidak demikian faktanya. Tubuh kita memiliki sistem tertentu yang tidak ramah untuk virus corona masuk untuk kedua kalinya.

Setelah sembuh dari infeksi yang pertama, ada banyak sel-sel dalam tubuh yang tidak akan berubah meski virus telah dibasmi oleh sistem imun.

Salah satunya sel yang menjadi tempat virus menempel dan masuk ke dalam organ tubuh.

Sel-sel ini tidak mengalami perubahan untuk mencegah terjadinya infeksi di waktu yang akan datang.

Jika pun infeksi kembali terjadi, maka virus akan berumur pendek dan infeksi akan berkurag sebelum penderita mengalami gejala lebih lanjut, sehingga bisa jadi seseorang tidak menyadari sama sekali bahwa dirinya tengah terinfeksi untuk kedua kalinya.

Potensi infeksi ulang

Pimpinan teknis untuk Covid-19 dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), Maria Van Kerkhove menyampaikan infeksi ulang masih dimungkinkan terjadi, meski seseorang yang telah sembuh dari Covid-19 sudah memiliki antibodi tersendiri di dalam tubuhnya.

Menurutnya sebagaimana dikutip dari Fox News, tidak diketahui secara pasti berapa kuat imun tubuh dari virus corona dan berapa lama dia akan bertahan.

Terkait hal itu, Kherkove tetap mengimbau orang-orang tetap mempraktikkan penjarakan fisik, etika bersin, dan panduan kesehatan lain yang berlaku.

Laporan pertama yang berhasil tercatat soal infeksi ulang virus corona terjadi pada seorang pria berusia 33 tahun dari Hong Kong.

Pertama, ia menderita Covid-19 pada April lalu yang kemudian dinyatakan sembuh. Lalu, ia kembali terdeteksi positif terinfeksi virus corona saat ada di bandara sepulang dari perjalanan ke Spanyol.

3 kemungkinan infeksi kedua
Jika seseorang kembali terpapar virus corona untuk yang kedua kalinya, maka ada 3 kemungkinan yang mungkin terjadi.

Pertama, muncul gejala yang lebih buruk dari infeksi sebelumnya yang mengarah ke penyakit yang lebih parah.

Namun sejauh ini belum ada bukti yang cukup kuat untuk hipotesis pertama, meski jumlah kasus di seluruh dunia sudah mencapai angka puluhan juta kasus.

Kedua, akan terjadi gejala yang sama seperti infeksi pertama.

Jika ini yang terjadi, kemungkinan besar tubuh tidak menyimpan memori imunologi yang memadai dari infeksi pertama, sehingga tidak ada cukup pertahanan untuk melindungi diri dari infeksi ulang di masa depan.

Terakhir, ada perbaikan gejala yang mengarah ke keluhan yang lebih ringan atau bahkan tidak ada sama sekali keluhan.

Kemungkinan ketiga bisa terjadi ketika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, yang meproduksi antibodi dan respons memori yang bertahan cukup lama. 
Kompas.com
Rabu, 30/09/2020 - 12:06:18 WIB
Kampanye Pilkada Bengkalis
Mayarakat Kecamatan Pinggir Siap Menangkan Kasmarni Untuk Bupati Bengkalis Periode 2021-2026
Rabu, 30/09/2020 - 10:28:40 WIB
KUNKER DINAS LHK RIAU
Kadis LHK Provinsi Riau Kunker ke Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis
Rabu, 30/09/2020 - 06:59:49 WIB
Ada Historis Kebun KT.TD Di Desa Redang Seko
Jumian Koordinator KT.TD Minta Tindak Tegas Pelaku Pematokan Lahan di Blok A7
Selasa, 29/09/2020 - 16:19:16 WIB
Rugikan Negara Rp.50Milyar.
KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan WFC di Kampar,
Selasa, 29/09/2020 - 15:25:17 WIB
Untuk memutus Rantai Wabah Virus Corona (Covid-19)
IWO Riau Bagikan 8000 Masker Gratis di Lampu Merah Bundaran Tugu Zapin
Selasa, 29/09/2020 - 09:15:29 WIB
Wahyudin Duga Ada Patgulipat Kebun Plasma di PT. BRS
Anggota KUD.TS Adukan Dugaan Pembohongan Kebun Plasma Ke- Riau Chanel TV dan Aktivis
Selasa, 29/09/2020 - 07:17:57 WIB
Antisipasi Covid-19 Pemkab Kampar Lakukan PSBM
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Kampar Lakukan PSBM di Tiga Kecamatan.
Selasa, 29/09/2020 - 03:18:55 WIB
Hukum
Polsek Perhentian Raja Ringkus Seorang Pelaku Narkoba di Desa Kampung Pinang
Selasa, 29/09/2020 - 02:57:52 WIB
Hari Pertama Kerja
Pj. Bupati Syahrial Abdi Gelar Silaturahmi dan Ramah Tamah Bersama Forkopimda Bengkalis
Senin, 28/09/2020 - 23:25:00 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19)
257 Kasus Baru Covid-19 di Riau Hari Ini, Pekanbaru Tertinggi 153 Pasien, Berikut Sebarannya
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved